Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ditkrimsus Polda Sumbar Bongkar Modus Mafia Solar Subsidi di Padang

23 May 2026 | May 23, 2026 WIB Last Updated 2026-05-23T11:38:49Z

Ditkrimsus Polda Sumbar Bongkar Modus Mafia Solar Subsidi di Padang



D'On, Padang Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang terus terjadi di sejumlah wilayah di Padang akhirnya memicu tindakan tegas aparat kepolisian. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Kota Padang selama tiga hari berturut-turut, sejak Kamis hingga Sabtu (21–23 Mei 2026).


Sidak yang dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Andry Kurniawan, mengungkap dugaan praktik mafia BBM subsidi yang selama ini diduga menjadi penyebab langkanya solar subsidi di tengah masyarakat.


Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang diduga melakukan praktik “lansir” atau pembelian BBM subsidi secara berulang untuk kemudian dijual kembali. Modus yang digunakan pun terbilang nekat.


Petugas mendapati kendaraan yang telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas besar di luar standar pabrikan. Selain itu, ditemukan pula kendaraan dengan pelat nomor yang diduga bisa diganti-ganti demi mengelabui petugas agar dapat mengisi solar subsidi berkali-kali di berbagai SPBU.


“Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik penyelewengan distribusi BBM subsidi sehingga menyebabkan kelangkaan BBM di tengah masyarakat,” tegas Kombes Pol Andry Kurniawan.


Tak hanya menyasar kendaraan mencurigakan, Ditkrimsus Polda Sumbar juga memberikan teguran keras kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pengisian BBM subsidi melebihi kuota yang telah ditetapkan pemerintah.


Menurut Andry, dampak kelangkaan BBM subsidi sangat dirasakan masyarakat kecil. Sopir truk, bus angkutan umum, hingga pelaku usaha mikro menjadi pihak paling terdampak akibat sulitnya mendapatkan solar subsidi.


“Antrean panjang terjadi hampir di banyak SPBU dan memicu kemacetan di sejumlah titik. Masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru kesulitan mendapatkan BBM subsidi,” ujarnya.


Lebih jauh, Polda Sumbar juga menyoroti dugaan kuat bahwa solar subsidi justru mengalir ke aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak di sejumlah daerah di Sumatera Barat.


Aktivitas tambang ilegal tersebut disebut membutuhkan pasokan BBM dalam jumlah besar untuk mengoperasikan mesin dan alat berat, sehingga diduga ikut menyedot distribusi solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.


“Kami menduga ada keterkaitan antara penyalahgunaan BBM subsidi dengan aktivitas tambang ilegal. Ini akan terus kami dalami,” kata Andry.


Akibat praktik tersebut, antrean kendaraan di SPBU semakin mengular setiap hari. Banyak sopir harus menunggu berjam-jam demi mendapatkan solar subsidi, sementara distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut terganggu.


Polda Sumatera Barat menegaskan akan terus memperketat pengawasan dan melakukan penindakan terhadap seluruh praktik penyalahgunaan BBM subsidi, mulai dari tingkat distribusi hingga dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan subsidi negara untuk kepentingan ilegal.


(Mond)


#PoldaSumbar #BBMSubsidi

×
Berita Terbaru Update