
Cafe Diduga Sengaja Dibakar, Tiga Bangunan di Ngalau Indah Payakumbuh Hangus Dilalap Api
D'On, Payakumbuh - Kebakaran hebat yang melanda kawasan Simpang Balai Panjang, Ngalau Indah, Kota Payakumbuh, Minggu (25/5/2026) dini hari, menyisakan kepanikan sekaligus tanda tanya besar. Tiga bangunan hangus dilalap si jago merah, sementara aparat kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Dugaan unsur kesengajaan pun mulai mencuat di tengah masyarakat.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 05.15 WIB saat sebagian besar warga masih terlelap. Api pertama kali disebut-sebut muncul dari sebuah cafe atau Tempat Hiburan Malam (THM) bernama Cafe Beranda milik Galang Ridho. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menjalar ke dua bangunan lain yang berada berdekatan, yakni Warung Pecel Lele milik Japar dan Warung Nasi Ampera milik Melda Susanti.
Suasana di lokasi berubah mencekam. Warga sekitar berhamburan keluar rumah setelah mendengar teriakan kebakaran dan melihat kobaran api membumbung tinggi ke udara. Beberapa warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Salah seorang korban kebakaran mengaku melihat titik api pertama berasal dari bangunan cafe. Api kemudian dengan cepat membakar bagian bangunan yang didominasi material mudah terbakar hingga akhirnya merembet ke bangunan lain.
“Api awalnya terlihat dari cafe itu. Tidak lama kemudian langsung membesar dan menyebar ke warung lainnya,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas Damkar berjibaku selama lebih dari satu jam untuk mengendalikan api agar tidak menjalar ke bangunan lain di kawasan padat tersebut. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.45 WIB.
Di tengah proses pendinginan, aparat kepolisian dari Polres Payakumbuh langsung melakukan penyelidikan intensif. Polisi kemudian mengamankan seorang pria yang diduga mengetahui atau berkaitan dengan insiden kebakaran tersebut.
Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, Andrio Surya Putra Siregar, membenarkan adanya pengamanan terhadap seorang pria pasca kejadian kebakaran.
“Iya, telah kita amankan satu orang pria terkait kebakaran yang terjadi subuh tadi, masih kita minta keterangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu siang.
Namun demikian, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai identitas pria tersebut maupun dugaan motif di balik kebakaran.
Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, beredar informasi di masyarakat bahwa kebakaran diduga dipicu aksi pembakaran sengaja akibat persoalan pribadi yang melibatkan seorang perempuan. Isu tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan warga sekitar lokasi kejadian.
Menanggapi kabar yang berkembang tersebut, Kasat Reskrim belum mau berspekulasi. Ia menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman dan akan menyampaikan perkembangan resmi setelah proses penyelidikan lebih lanjut dilakukan.
“Nanti akan segera kami kabari lebih lanjut,” katanya singkat.
Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Payakumbuh, Dewi Centong, juga menyebut adanya informasi awal mengenai dugaan unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
“Informasinya ada yang sengaja membakar cafe tersebut,” ungkapnya di lokasi kebakaran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan cukup besar. Ketiga bangunan mengalami kerusakan parah dan nyaris rata dengan tanah. Sejumlah barang dagangan, peralatan usaha, hingga perlengkapan cafe tidak sempat diselamatkan.
Hingga Minggu malam, garis polisi masih terpasang di lokasi kebakaran. Aparat kepolisian bersama tim identifikasi terus melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus menelusuri kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat Payakumbuh. Warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kebakaran secara terang-benderang agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.
(Mond)
#Peristiwa #Kebakaran #KotaPayakumbuh