![]() |
| Warna-Warni Kebersamaan: Parenting Mewarnai Pulau Punjung Tumbuhkan Kreativitas dan Ikatan Orang Tua-Anak |
D'On, Dharmasraya - Suasana ceria dan penuh warna menyelimuti halaman TKN Pembina Pulau Punjung pada Kamis (16/4/2026). Ratusan anak usia taman kanak-kanak tampak duduk berdampingan dengan orang tua mereka, menggenggam krayon, menciptakan goresan warna di atas kertas. Bukan sekadar lomba, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang hangat antara anak dan orang tua.
Sebanyak 226 peserta dari berbagai lembaga TK se-Kecamatan Pulau Punjung ambil bagian dalam kegiatan parenting lomba mewarnai yang diselenggarakan oleh IGTKI PGRI Kecamatan Pulau Punjung. Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukatif yang mengedepankan interaksi positif dalam keluarga.
Sejak pagi, wajah-wajah kecil tampak penuh semangat. Di antara mereka, Rania Adeva Afra, salah satu peserta dari TKN Pembina Pulau Punjung, terlihat begitu antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Didampingi orang tuanya, Rania dengan tekun mengisi gambar dengan warna-warna cerah, sesekali tersenyum saat mendapat arahan.
Bagi orang tua, kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar lomba. Mereka menilai parenting mewarnai sebagai metode yang efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini.
“Parenting mewarnai ini sangat bagus. Anak-anak dilatih menggerakkan tangan, belajar fokus pada objek, serta memahami kerja sama. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kesabaran dan ketekunan anak,” ungkap Husnul Afra salah seorang orang tua peserta.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. “Semoga ini bisa menjadi agenda tahunan di sekolah, karena manfaatnya sangat terasa,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh salah seorang guru TKN Pembina Pulau Punjung, Buk Gus. Ia menilai kegiatan parenting ini memiliki nilai edukasi yang kuat, tidak hanya bagi anak, tetapi juga orang tua.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bagus. Selain meningkatkan motorik dan kreativitas anak, tujuan utama dari parenting ini adalah membangun kerja sama yang baik antara orang tua dan anak. Dari situ, kepercayaan diri anak juga akan tumbuh,” jelasnya.
Yang menarik, dalam kegiatan ini tidak ada anak yang pulang dengan tangan kosong. Seluruh peserta mendapatkan piala dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan usaha mereka. Hal ini menjadi simbol bahwa setiap anak adalah juara dengan caranya masing-masing.
Meski demikian, semangat kompetisi tetap terjaga. Peserta terbaik dari tingkat kecamatan nantinya akan dipilih untuk mewakili Pulau Punjung ke ajang yang lebih tinggi di tingkat kabupaten.
Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya terjadi di dalam kelas. Dukungan, kehadiran, dan keterlibatan orang tua menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri anak.
Di tengah riuh tawa dan warna-warni krayon, terselip harapan besar.bahwa dari kegiatan sederhana seperti ini, akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga penuh kasih, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.
(Papa Juan)
#Parenting #Daerah #KabupatenDharmasraya

