![]() |
| Perbaikan Pipa Bocor DN 250 di Kuranji, Distribusi Air Terganggu: Warga Diminta Antisipasi Sejak Dini |
D'On, Padang — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang kembali mengumumkan adanya gangguan distribusi air bersih akibat pekerjaan perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter DN 250 ACP di kawasan Jalan Raya Guo, Kecamatan Kuranji, Senin (20/4/2026).
Gangguan ini dipastikan berdampak cukup luas karena pipa yang diperbaiki merupakan salah satu jalur distribusi utama yang menyuplai air ke sejumlah kawasan padat penduduk. Selama proses pekerjaan berlangsung, tekanan air ke pelanggan akan mengalami penurunan signifikan, bahkan berpotensi tidak mengalir sama sekali di beberapa titik.
Wilayah yang terdampak meliputi Bukit Belimbing Indah, Taruko 1 dan 2, sebagian Kalumbuk, Balaibaru sebagian, Wahana 6, Buana Indah 3, Rimbo Tarok, serta Tarok Indah 1 dan 2. Kawasan-kawasan ini dikenal sebagai daerah dengan pertumbuhan permukiman yang cukup pesat, sehingga gangguan suplai air berpotensi mengganggu aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil masyarakat.
Perumda mengimbau pelanggan untuk segera melakukan langkah antisipatif dengan menampung air sebagai cadangan. Hal ini dinilai penting agar kebutuhan dasar tetap dapat terpenuhi selama proses perbaikan berlangsung.
Melalui Kepala Subbagian Humas, Adhie Zein, Perumda menyampaikan bahwa pekerjaan ini merupakan langkah krusial untuk menjaga keberlanjutan layanan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa perbaikan tidak bisa ditunda karena berpotensi memperparah kerusakan dan memperluas dampak gangguan di masa mendatang.
“Perbaikan ini memang berdampak sementara, tetapi sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. Jika kebocoran dibiarkan, bukan hanya kehilangan air yang meningkat, tapi juga bisa mengganggu stabilitas jaringan distribusi secara keseluruhan,” ujarnya, kepada dirgantaraonline.co.id.
Lebih lanjut, Andri Satria melalui Adhie Zein menekankan bahwa tim teknis telah disiagakan untuk bekerja secara maksimal agar proses perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin dengan standar kualitas terbaik.
“Direktur Teknik menegaskan bahwa pekerjaan ini dilakukan dengan perhitungan teknis yang matang. Tim di lapangan ditargetkan bekerja cepat namun tetap presisi, sehingga setelah perbaikan selesai, distribusi air bisa kembali normal tanpa menimbulkan gangguan lanjutan,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan air secara bijak, terutama saat terjadi gangguan distribusi seperti ini. Menurutnya, kolaborasi antara penyedia layanan dan pelanggan menjadi kunci dalam menghadapi kondisi darurat.
“Situasi seperti ini seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama. Air adalah kebutuhan vital, dan dalam kondisi terbatas, penggunaan yang efisien sangat diperlukan agar semua pihak tetap bisa terpenuhi kebutuhannya,” ungkapnya lugas.
Di sisi lain, Perumda juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Gangguan ini, meski bersifat sementara, diakui dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan adanya perbaikan ini, Perumda berharap sistem distribusi air di kawasan Kuranji dan sekitarnya dapat kembali optimal dan lebih andal ke depannya, sekaligus meminimalisir potensi gangguan serupa di kemudian hari.
(Mond)
#PerumdaAirMinum #Padang #Daerah
