![]() |
| mobil terperosok di jalan yang sedang dilakukan perbaikan di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanahdatar. |
D'On, PADANG — Kondisi infrastruktur jalan di Sumatera Barat kembali menjadi sorotan nasional. Data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Bina Marga dari Kementerian Pekerjaan Umum menunjukkan bahwa provinsi ini masuk lima besar wilayah dengan total jalan rusak terpanjang di Indonesia.
Berdasarkan laporan Kondisi Jalan 2025 yang dilansir dari Kompas.com pada Kamis (5/3/2026), panjang jalan rusak di Sumatera Barat mencapai 117,98 kilometer. Kerusakan tersebut mencakup kategori rusak ringan hingga rusak berat, baik yang bersifat struktural maupun fungsional pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah.
Angka tersebut menempatkan Sumatera Barat di peringkat kelima secara nasional, di bawah sejumlah provinsi lain yang juga menghadapi masalah serius dalam pemeliharaan infrastruktur jalan.
Beberapa provinsi dengan total jalan rusak lebih panjang dari Sumbar antara lain Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat, dan Papua Pegunungan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan masih menjadi tantangan besar, baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Infrastruktur jalan yang rusak tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi barang, aktivitas ekonomi, serta konektivitas antarwilayah.
Berikut daftar provinsi dengan panjang jalan rusak terbanyak di Indonesia:
- Kalimantan Tengah – 191,56 km
- Kalimantan Timur – 186,20 km
- Papua Barat – 172,76 km
- Papua Pegunungan – 165,92 km
- Sumatera Barat – 117,98 km
- Papua – 107,67 km
- Sumatera Utara – 106,10 km
- Aceh – 85,73 km
- Nusa Tenggara Timur – 84,30 km
- Lampung – 81,12 km
Data ini menjadi peringatan bagi pemangku kebijakan agar percepatan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan menjadi prioritas, mengingat peran infrastruktur yang sangat vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
(Mond)
#Infrastruktur #SumateraBarat
