D'On, PASAMAN BARAT — Warga di kawasan Jalan KKN, Jorong Simpang Ampek, Nagari Lingkung Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dikejutkan oleh aksi kekerasan dalam rumah tangga yang berujung pembacokan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 18.45 WIB.
Seorang perempuan dilaporkan mengalami luka bacok serius di bagian kepala dan punggung setelah diserang menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban saat ia berada bersama anaknya. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, pelaku tiba-tiba datang menemui korban. Pertemuan itu diduga berubah menjadi pertengkaran yang memicu emosi pelaku.
Dalam kondisi emosi memuncak, pelaku diduga mengambil sebilah parang dan langsung menyerang korban secara brutal.
Korban yang mengalami luka parah langsung mendapat pertolongan dari warga yang berdatangan ke lokasi setelah mendengar keributan. Warga kemudian membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat di Simpang Empat untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah seorang warga setempat, Muslim, mengatakan korban baru sekitar satu bulan tinggal di rumah tersebut.
“Korban baru sekitar sebulan tinggal di sini. Dia berjualan sate bersama anaknya. Informasinya, korban dan pelaku sudah pisah ranjang sekitar satu tahun,” ujarnya.
Situasi di lokasi sempat mencekam saat kejadian berlangsung. Anak korban yang berada di tempat kejadian sempat berusaha menghentikan aksi ayahnya dengan melerai keduanya. Tindakan berani tersebut kemudian mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi.
Melihat banyak warga datang, pelaku akhirnya melarikan diri dari tempat kejadian.
Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut. Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat, IPTU Fuat Habib Alhafsi, mengatakan laporan kejadian sudah diterima dan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan.
“Iya benar, kejadian pembacokan tersebut sudah dilaporkan ke Polres Pasaman Barat,” katanya saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, tim kepolisian saat ini sedang memburu terduga pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.
“Tim sedang melakukan pencarian terhadap diduga pelaku,” tegasnya.
Peristiwa ini membuat warga sekitar Simpang Ampek geger. Hingga kini aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara pasti kronologi dan motif di balik aksi pembacokan tersebut.
(Al)
#Kriminal #Pembacokan #Daerah #KabupatenPasamanBarat
