
Sejumlah warga antusias menghadiri gelar griya atau open house yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Sabtu (21/3/2026)
D'On, JAKARTA — Pemandangan tak biasa terjadi di depan Istana Negara, Sabtu (21/3/2026). Ribuan warga tumpah ruah, rela berdesakan dan antre berjam-jam di bawah terik matahari demi satu tujuan: bertemu langsung Presiden Prabowo Subianto—dan tak sedikit yang terang-terangan mengincar sembako.
Sejak pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, antrean sudah mengular panjang di gerbang Majapahit Kementerian Sekretariat Negara. Ironisnya, pintu Istana baru dibuka pukul 13.00 WIB. Empat jam menunggu di tengah panas bukan halangan, bahkan bagi mereka yang datang sendirian.
“Semuanya paket lengkap. Mau lihat Presiden, pejabat, sekalian kalau dapat sembako,” ujar Wanto, warga Cipinang, tanpa ragu.
Pengakuan serupa datang dari Septi. Ia tak menampik alasan utamanya datang ke Istana bukan sekadar silaturahmi Lebaran.
“Infonya ada sembako. Makanya saya ke sini,” katanya lugas.
Fenomena ini menegaskan satu hal: open house Istana bukan hanya soal tradisi Lebaran, tetapi juga menjadi magnet sosial di mana kebutuhan ekonomi warga ikut bermain. Silaturahmi bercampur dengan harapan bantuan, menciptakan antrean panjang yang lebih mirip “perburuan berkah” di pusat kekuasaan.
Di sisi lain, pihak Istana mencoba meredam situasi dengan menyiapkan tenda dan sistem kunjungan bergiliran. Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menyebut sekitar 5.000 orang diperkirakan hadir.
“Istana terbuka untuk rakyat. Nanti masuk bergantian, kalau di dalam penuh disiapkan di luar,” ujarnya.
Istana juga menjanjikan hidangan khas Lebaran hingga hiburan anak-anak. Namun di balik suguhan itu, fakta di lapangan berbicara lebih keras: ribuan warga rela “berjuang” sejak pagi demi bisa masuk entah untuk berjabat tangan dengan Presiden, atau sekadar membawa pulang sembako.
Gelar griya yang seharusnya penuh kehangatan, kini juga memantulkan realitas lain bahwa bagi sebagian warga, Istana bukan hanya simbol negara, tapi juga harapan bantuan di hari raya.
(L6)
#Nasional #IdulFitri