![]() |
| Truk Batu Bara Terguling di Turunan Ekstrem Sitinjau Lauik, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh |
D'On, Padang – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Panorama Dua, kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (16/2). Sebuah truk bermuatan batu bara dilaporkan kehilangan kendali saat melintasi turunan curam dan tikungan tajam, sebelum akhirnya terguling dan menghantam tebing di sisi kiri jalan.
Peristiwa tersebut terjadi pada jalur yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling ekstrem di Sumatera Barat. Kontur jalan yang menurun tajam dengan kelokan beruntun kerap menjadi tantangan bagi pengemudi, terutama kendaraan bertonase besar.
Diduga Rem Bermasalah Saat Turunan
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, truk terlihat melaju dalam kondisi tidak stabil sesaat sebelum insiden terjadi. Kendaraan tampak berusaha dikendalikan oleh sopir, namun lajunya semakin tak terkendali ketika memasuki turunan panjang.
“Iya, Pak, tadi ada truk muatan batu bara terguling dan menabrak dinding bukit. Sepertinya remnya bermasalah,” ujar salah seorang saksi yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Dugaan awal mengarah pada gangguan sistem pengereman yang tidak berfungsi optimal saat kendaraan menuruni jalur ekstrem tersebut. Beban muatan batu bara yang cukup berat diduga turut memperparah kondisi kendaraan ketika daya cengkeram rem melemah.
Truk Melintang, Arus Dua Arah Tersendat
Akibat benturan keras dengan tebing, truk terguling dan sempat melintang di badan jalan. Posisi kendaraan yang menutup sebagian besar akses membuat arus lalu lintas dari dua arah tersendat. Sejumlah kendaraan pribadi dan truk lain terpaksa berhenti menunggu proses evakuasi.
Kemacetan sempat mengular beberapa ratus meter di kedua sisi jalur. Pengendara yang melintas tampak berhati-hati, sementara sebagian lainnya turun dari kendaraan untuk memastikan situasi aman sebelum melanjutkan perjalanan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir truk dilaporkan selamat, meskipun mengalami syok. Bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup serius akibat benturan dengan tebing batu.
Polisi Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Lalin
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan tak lama setelah kejadian dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.
“Anggota segera melakukan pengamanan di sekitar TKP dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang,” ujarnya.
Petugas kepolisian bersama warga sekitar turut membantu proses evakuasi kendaraan. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara bergantian (buka-tutup) hingga truk berhasil dipindahkan dari badan jalan.
Sitinjau Lauik Kembali Makan Korban Kendaraan
Jalur Sitinjau Lauik memang kerap menjadi lokasi kecelakaan, khususnya bagi kendaraan berat seperti truk dan bus. Kombinasi turunan panjang, tikungan tajam, serta faktor teknis kendaraan sering kali menjadi pemicu insiden.
Kepolisian mengimbau seluruh pengemudi, terutama kendaraan bertonase besar, agar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur tersebut. Pemeriksaan sistem pengereman, tekanan angin, hingga kondisi mesin menjadi faktor krusial untuk menjamin keselamatan.
“Kami mengingatkan agar pengemudi memastikan rem dalam kondisi prima sebelum memasuki jalur menurun seperti Sitinjau Lauik,” tegas AKP Riwal.
Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun dalam perawatan kendaraan dapat berujung pada risiko besar di jalur ekstrem. Meski kali ini tidak menimbulkan korban jiwa, potensi bahaya di lintasan curam Sitinjau Lauik tetap menjadi ancaman nyata bagi para pengguna jalan.
(Obroy)
#Peristiwa #Kecelakaan #SitinjauLauik #Daerah
