-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polresta Padang Sikat Premanisme di Pasar Raya, Puluhan Orang Diamankan Jelang Ramadhan 2026

15 February 2026 | February 15, 2026 WIB Last Updated 2026-02-15T06:12:01Z


Personel Polresta Padang menjaring puluhan terduga pelaku premanisme di kawasan Pasar Raya Padang pada Sabtu (14/2) sore (Istimewa)



D'On, PADANG — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, aparat kepolisian bergerak cepat membersihkan praktik-praktik premanisme di pusat keramaian. Kepolisian Resor Kota Padang (Polresta Padang) menggelar operasi tegas di kawasan Pasar Raya Padang pada Sabtu sore (14/2), menyasar berbagai bentuk pungutan liar dan aksi yang meresahkan pedagang maupun pengunjung.


Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal, Kompol M Yasin. Ia menurunkan personel gabungan, termasuk tim khusus yang selama ini dikenal responsif dalam penindakan lapangan. Aparat dibagi ke sejumlah titik strategis untuk menyisir sudut-sudut pasar terbesar di Kota Padang itu.


50 Lebih Orang Terjaring


Dari hasil penyisiran intensif, lebih dari 50 orang yang diduga kuat terlibat dalam praktik premanisme berhasil diamankan. Mereka langsung dibawa ke Markas Polresta Padang guna menjalani pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.


Modus yang ditemukan di lapangan beragam. Ada yang menjalankan parkir liar tanpa izin resmi, memalak pedagang, meminta uang secara paksa dengan kedok pengamen, hingga menghentikan angkutan kota (angkot) untuk menarik pungutan dari sopir yang melintas menuju pasar.


“Operasi ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan kawasan Pasar Raya bebas dari segala bentuk premanisme,” tegas M Yasin saat dikonfirmasi di Padang, Minggu.


Menurutnya, seluruh pihak yang diamankan akan menjalani proses pendataan terlebih dahulu. Namun, apabila dalam pemeriksaan ditemukan unsur pidana yang cukup, maka proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.


Jaga Stabilitas Jelang Ramadhan


Penindakan ini bukan tanpa alasan. Menjelang Ramadhan, aktivitas ekonomi di Pasar Raya Padang meningkat signifikan. Lonjakan pembeli, pedagang musiman, hingga distribusi kebutuhan pokok membuat kawasan tersebut menjadi pusat perputaran uang yang tinggi  kondisi yang kerap dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.


Polresta Padang menilai, situasi ini harus diantisipasi sejak dini agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas ekonomi dengan rasa aman.


Pasar Raya Padang sendiri merupakan urat nadi perdagangan di ibu kota Sumatera Barat. Setiap hari, ribuan warga datang untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga. Tanpa pengamanan maksimal, potensi gangguan ketertiban sangat terbuka.


Tak Hanya Pasar, Titik Keramaian Lain Jadi Atensi


Kompol M Yasin menegaskan, operasi serupa tidak berhenti di kawasan pasar. Penertiban juga akan menyasar lokasi-lokasi keramaian lain selama Ramadhan, seperti sentra penjualan takjil, area sekitar masjid dan mushalla, hingga jalur distribusi angkutan umum.


“Tidak ada toleransi untuk aksi premanisme maupun pungutan liar. Siapa pun yang mencoba memanfaatkan momen Ramadhan untuk meresahkan masyarakat, akan kami tindak tegas,” ujarnya.


Langkah tegas ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku agar tidak lagi melakukan praktik serupa. Kepolisian memastikan kehadiran negara nyata dirasakan masyarakat, terutama di ruang-ruang publik yang menjadi pusat aktivitas warga.


Dengan operasi ini, aparat berharap pedagang dapat berjualan tanpa tekanan, sopir angkot tidak lagi dipalak, dan masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman. Menjelang bulan penuh berkah, keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama agar suasana Ramadhan di Kota Padang berlangsung khusyuk, tertib, dan damai.


(Mond)


#Premanisme #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update