-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Truk Batu Bara Rem Blong di Turunan Panorama Satu Indarung, Nyaris Terjun ke Jurang

27 February 2026 | February 27, 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T11:25:34Z

Truk Batu Bara Rem Blong di Turunan Panorama Satu Indarung, Nyaris Terjun ke Jurang



D'On, PADANG – Sebuah truk bermuatan batu bara mengalami kecelakaan tunggal setelah diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan Panorama Satu, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Jumat sore (26/2/2026). Kendaraan berat itu hilang kendali, oleng, lalu rebah di sisi jalan dekat jembatan dan nyaris terjun ke jurang sedalam sekitar lima meter.


Peristiwa tersebut terjadi ketika truk melaju dari arah atas turunan yang dikenal memiliki kontur cukup curam dan panjang. Saat memasuki jalur menurun, truk diduga tidak lagi dapat dikendalikan oleh pengemudi akibat sistem pengereman yang tidak berfungsi optimal.


Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Riko, kejadian berlangsung sangat cepat. Ia melihat truk melaju dengan kecepatan yang tampak tidak normal sebelum akhirnya oleng ke sisi jalan.


“Awalnya truk turun seperti biasa, tapi tiba-tiba lajunya makin cepat dan terlihat tidak terkendali. Tidak lama kemudian kendaraan itu oleng dan langsung rebah dekat jembatan. Kalau tidak ada pembatas jembatan, mungkin sudah jatuh ke jurang,” ujarnya.


Di bawah jembatan tersebut terdapat aliran sungai. Kedalaman jurang diperkirakan mencapai lima meter. Beruntung, pembatas beton jembatan mampu menahan laju truk sehingga kendaraan tidak sampai terperosok ke dasar jurang. Posisi akhir truk berada dalam keadaan miring dan rebah di tepi jalan, dengan sebagian badan kendaraan menutup badan jalan.


Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, baik dari pihak pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.


“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dugaan sementara akibat rem blong saat kendaraan melintasi jalur turunan,” jelasnya.


Petugas Satlantas dari Polresta Padang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Mengingat posisi truk yang memakan sebagian badan jalan, arus kendaraan sempat tersendat, terutama dari dua arah yang melintasi kawasan tersebut.


Polisi menerapkan sistem buka-tutup jalur guna mencegah kemacetan panjang dan menghindari risiko kecelakaan lanjutan. Sementara itu, proses evakuasi dilakukan secara bertahap setelah kondisi dinyatakan aman, termasuk memastikan muatan batu bara tidak tumpah ke badan jalan maupun ke aliran sungai di bawah jembatan.


Kawasan Panorama Satu Indarung sendiri dikenal sebagai salah satu jalur dengan turunan panjang dan cukup tajam di wilayah Lubuk Kilangan. Jalur ini kerap dilintasi kendaraan berat, termasuk truk pengangkut material tambang dan industri.


Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem pengereman, kondisi ban, serta kelayakan kendaraan sebelum melintasi jalur rawan kecelakaan. Pemeriksaan rutin dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa, terutama di kawasan dengan karakteristik jalan menurun dan berkelok.


“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas di jalur seperti ini. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas AKP Riwal.


Insiden ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya standar keselamatan operasional bagi kendaraan berat yang beroperasi di wilayah perbukitan Kota Padang.


(Mond)


#Peristiwa #Kecelakaan #/Padang #SitinjauLauik

×
Berita Terbaru Update