
Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo
D'On, DEKAI – Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz kembali menunjukkan komitmennya dalam menindak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan. Empat orang yang disebut sebagai bagian dari jaringan pimpinan Elkius Kobak berhasil diamankan dalam operasi yang digelar di Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Kepala Satgas Humas Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan setelah aparat melakukan serangkaian penyelidikan dan pemantauan intensif terhadap aktivitas kelompok tersebut.
“Empat orang yang diamankan diduga kuat merupakan bagian dari jaringan Elkius Kobak yang selama ini aktif melakukan berbagai aksi kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya,” ujar Yusuf dalam keterangan resminya.
Dua Terlibat Pembakaran SMAN 2 Dekai
Dari empat orang yang ditangkap, dua di antaranya berinisial GW dan EH telah teridentifikasi terlibat langsung dalam aksi pembakaran ruang kelas di SMAN 2 Dekai pada Sabtu (14/2/2026).
Insiden pembakaran tersebut sempat memicu keresahan masyarakat. Beberapa ruang kelas dilaporkan hangus terbakar, mengganggu proses belajar-mengajar dan memaksa pihak sekolah melakukan penyesuaian sementara demi menjaga keberlangsungan pendidikan para siswa.
Menurut penyidik, kedua terduga pelaku memiliki peran aktif dalam perencanaan hingga pelaksanaan aksi tersebut. Aparat kini tengah mendalami motif pembakaran, termasuk kemungkinan adanya upaya menciptakan ketakutan serta mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Dekai.
Dua Lainnya Masih Diperiksa Intensif
Sementara itu, dua orang lainnya berinisial BW (25) dan HM (23) masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam sejumlah kasus lain yang terjadi di wilayah hukum Yahukimo dan sekitarnya.
Satgas Damai Cartenz tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan lebih lanjut dari hasil pemeriksaan tersebut. Aparat juga terus memburu anggota jaringan lain yang diduga masih aktif bergerak di wilayah pegunungan Papua.
“Pendalaman terus dilakukan untuk memastikan peran masing-masing, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam aksi-aksi kekerasan lainnya,” tegas Yusuf.
Penembakan Pesawat Smart Air Masih Diselidiki
Di sisi lain, terkait insiden penembakan terhadap pesawat milik Smart Air di wilayah Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, aparat belum berhasil mengamankan pelaku.
Peristiwa tersebut menambah daftar panjang gangguan keamanan terhadap penerbangan perintis di wilayah Papua yang selama ini menjadi jalur vital distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di daerah terpencil.
Satgas Damai Cartenz memastikan bahwa pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut masih terus dilakukan. Aparat juga meningkatkan patroli serta pengamanan di sejumlah titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Komitmen Penegakan Hukum
Operasi penangkapan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam menekan ruang gerak kelompok bersenjata yang kerap melakukan aksi teror, pembakaran fasilitas umum, hingga penyerangan terhadap aparat dan warga sipil.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pendekatan penegakan hukum akan tetap dikedepankan, dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan masyarakat sipil serta stabilitas keamanan di Papua Pegunungan.
Dengan tertangkapnya empat orang yang diduga bagian dari jaringan Elkius Kobak, aparat berharap dapat mempersempit jaringan operasional kelompok tersebut dan memulihkan rasa aman masyarakat di Dekai dan wilayah sekitarnya.
(B1)
#KKB #SatgasDamaiCartenz