-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pria Ditubruk Mobil dan Dipukuli Tetangga Usai Tegur Main Drum, Korban Alami Luka Serius

09 February 2026 | February 09, 2026 WIB Last Updated 2026-02-09T08:39:11Z

video viral pria pukuli tetangga gara-gara ditegur main drum. (istimewa/Instagram)



D'On, Jakarta Niat menegur secara baik-baik justru berujung petaka. Seorang pria bernama Darwin menjadi korban kekerasan brutal oleh tetangganya sendiri setelah memprotes kebisingan suara drum. Insiden ini terekam video dan viral di media sosial, memicu kemarahan publik.


Dalam video yang beredar luas, Darwin terlihat dalam kondisi tak berdaya saat dikeroyok. Beberapa warga sempat berusaha melerai, namun pelaku tetap melampiaskan amarahnya. Bahkan, salah satu pelaku terlihat menendang wajah korban, aksi yang membuat suasana semakin mencekam.


Peristiwa tersebut kini telah resmi dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat. Laporan polisi tercatat dengan nomor LP/B/359/II/2026/SPKT Polres Metro Jakarta Barat, tertanggal 7 Februari 2026. Korban melaporkan dugaan tindak penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 262 KUHP.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan kasus ini sedang ditangani serius oleh aparat kepolisian.

 

“Korban sudah membuat laporan ke Polrestro Jakarta Barat dan saat ini perkara ditangani oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat,” ujar Budi, Senin (9/2/2026).


Teguran Berujung Kekerasan


Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, insiden bermula ketika Darwin mendatangi rumah terlapor yang sedang bermain drum dengan volume keras. Suara bising itu disebut telah berulang kali mengganggu ketenangan rumah korban.


Darwin mengaku sebelumnya sudah beberapa kali menyampaikan keberatan secara persuasif. Bahkan, terlapor sempat berjanji akan membangun tembok peredam suara agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.


Namun janji itu tak pernah direalisasikan.

 

“Suara drum masih terdengar jelas hingga ke rumah pelapor,” demikian isi laporan polisi.


Saat Darwin kembali menegur, situasi justru memanas dan berubah menjadi cekcok mulut. Ketegangan meningkat ketika orang tua terlapor datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil.


Tanpa diduga, mobil tersebut justru menabrak Darwin hingga terjatuh ke aspal.


Ditabrak, Dicekik, dan Dipukuli


Belum sempat bangkit dari jatuh, Darwin kembali menjadi sasaran kekerasan. Terlapor disebut mencekik leher korban, sementara orang tua terlapor menendang tubuh korban. Aksi pemukulan pun terjadi secara bersamaan.


Serangan itu baru berhenti setelah warga sekitar turun tangan melerai.


Akibat kejadian tersebut, Darwin mengalami luka memar dan lebam di leher, luka di bagian belakang kepala dan punggung, serta lecet pada tangan dan kaki. Korban pun harus menjalani perawatan medis.


Sorotan Publik dan Desakan Keadilan


Kasus ini menuai kecaman luas dari warganet. Banyak pihak menilai kekerasan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencerminkan arogansi dan hilangnya rasa empati dalam kehidupan bertetangga.


Masyarakat mendesak kepolisian bertindak tegas dan transparan, mengingat dugaan penganiayaan dilakukan lebih dari satu orang dan melibatkan penggunaan kendaraan sebagai alat kekerasan.


Hingga kini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi dan analisis rekaman video yang viral.


Kasus Darwin menjadi pengingat pahit bahwa konflik kecil di lingkungan tempat tinggal, jika tidak disikapi dengan kepala dingin, dapat berubah menjadi tindak pidana serius yang meninggalkan trauma dan luka mendalam.


(L6)


#Kriminal #Kekerasan

×
Berita Terbaru Update