-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Terban di Lembah Anai, Jalur Padang–Padang Panjang Lumpuh Sementara, Truk Besar Dilarang Melintas

07 February 2026 | February 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-07T12:50:42Z

Terban di Lembah Anai, Jalur Padang–Padang Panjang Lumpuh Sementara, Truk Besar Dilarang Melintas



D'On, PADANG PANJANG — Jalur utama penghubung Kota Padang dan Padang Panjang di kawasan Lembah Anai mengalami gangguan serius setelah badan jalan terban pada Sabtu (7/2/2026). Peristiwa tersebut terjadi di KM 66+700, tepatnya sebelum jembatan kembar dari arah Padang, dan berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas.


Akibat kerusakan tersebut, Polresta Padang Panjang memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah guna menghindari risiko kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan. Penyempitan badan jalan akibat terban membuat hanya satu jalur yang dapat difungsikan sementara waktu.


Truk Roda Enam Dilarang Total


Satlantas Polres Padang Panjang secara tegas melarang truk roda enam atau kendaraan bertonase berat melintasi jalur tersebut. Larangan ini termasuk terhadap truk yang nekat mengurangi jumlah roda demi tetap bisa melewati kawasan Lembah Anai.


“Kendaraan berat, khususnya truk roda enam, tidak diperbolehkan melintas. Ini demi keselamatan bersama dan mencegah kerusakan jalan yang lebih parah,” tegas Brigadir Bambang, personel Satlantas Polres Padang Panjang.


Sebagai langkah antisipasi, pengemudi kendaraan besar diminta mengalihkan perjalanan melalui jalur Sitinjau Lauik, meskipun jarak tempuh lebih jauh.


Jalur Dibuka Terbatas, Warga Diminta Bersabar


Untuk sementara, jalur Lembah Anai hanya dibuka secara terbatas satu arah dengan pengaturan ketat oleh petugas di lapangan. Kepolisian menjadwalkan pembukaan jalur secara bergantian pada pukul 17.00 WIB, menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan keamanan lokasi.


“Kawasan itu saat ini hanya bisa dilewati satu jalur. Kami mengimbau masyarakat agar bersabar, mengikuti arahan petugas, dan tidak memaksakan diri melintas,” ujar Bambang.


Imbauan tersebut disampaikan mengingat tingginya volume kendaraan di jalur Lembah Anai, terutama menjelang sore hingga malam hari.


Potensi Kemacetan dan Risiko Keselamatan


Peristiwa terban ini memicu antrean kendaraan dari dua arah, terutama kendaraan pribadi dan angkutan umum. Polisi mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan instruksi petugas demi mencegah kecelakaan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun aparat kepolisian bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan kondisi jalan dan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut.


Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari pihak kepolisian dan memilih jalur alternatif hingga kondisi jalan di Lembah Anai dinyatakan benar-benar aman untuk dilalui kembali.


(BP)


#Peristiwa #Infrastruktur #LembahAnai

×
Berita Terbaru Update