-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tragedi Laut Ujung Batu Padang: Tiga Bocah Hanyut Saat Bermain Air, Dua Meninggal Dunia, Satu Masih Hilang

31 January 2026 | January 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T07:20:56Z

Prajurit TNI mengevakuasi salah satu bocah meninggal dunia usai mandi-mandi di kawasan Ujung Batu, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada Sabtu (30/1/2026) siang. (Dok. BPBD)



D'On, Padang – Tragedi memilukan mengguncang kawasan pesisir Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (31/1/2026) siang. Tiga anak laki-laki dilaporkan hanyut saat bermain dan mandi-mandi di laut kawasan Ujung Batu, Pasia Sabalah, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Dalam peristiwa tersebut, dua anak dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian.


Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat kondisi laut dilaporkan dalam keadaan tidak bersahabat dengan arus yang cukup kuat. Kawasan Ujung Batu sendiri dikenal sebagai wilayah pesisir yang kerap dijadikan tempat bermain anak-anak, meski menyimpan potensi bahaya terutama pada jam-jam tertentu.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan ketiga korban merupakan anak-anak yang berasal dari kawasan Talao Sapek, Parupuak Tabiang. Dua korban yang meninggal dunia masing-masing bernama Akmal (7) dan Akbar (7). Sementara satu korban lainnya, Rozi (8), hingga Sabtu sore masih belum ditemukan.


“Lokasi kejadian berada di RT 03 RW 14 Pasia Sabalah. Wilayah ini memang sering menjadi tempat anak-anak bermain air, namun arus laut di kawasan Ujung Batu cukup kuat dan berbahaya,” ujar Hendri.


Awal Kejadian: Warga Melihat Tubuh Anak Mengapung


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah melihat sesosok tubuh anak mengapung di laut. Salah seorang nelayan, Ir (40), warga RT 02 RW 14 Pasia Sabalah, menjadi saksi awal kejadian dan langsung berupaya memberikan pertolongan.


“Saksi dengan sigap mengambil perahu dan berusaha mengevakuasi korban di tengah kondisi laut yang tidak bersahabat,” kata Hendri.


Melihat situasi darurat tersebut, warga lain segera menghubungi aparat terkait, termasuk Babinsa, petugas Puskesmas setempat, serta BPBD Kota Padang. Upaya penyelamatan dilakukan secepat mungkin dengan melibatkan warga sekitar.


Dua anak yang berhasil dievakuasi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, meski telah mendapatkan pertolongan, nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.


Satu Korban Masih Dicari, Warga Turut Menyisir Pantai


Sementara itu, pencarian terhadap korban ketiga, Rozi (8), masih terus dilakukan. Hingga berita ini diturunkan, warga bersama aparat terkait masih menyisir area sekitar lokasi kejadian, baik di sepanjang garis pantai maupun perairan sekitar Ujung Batu.


“Kami masih melakukan koordinasi dan upaya pencarian. Harapannya korban dapat segera ditemukan,” ujar Hendri.


Selain pencarian korban, BPBD dan pihak terkait juga melakukan pendampingan awal terhadap keluarga korban yang terdampak musibah tersebut. Suasana duka menyelimuti keluarga dan warga sekitar, mengingat para korban masih berusia sangat belia.


Peringatan Keras Bahaya Laut bagi Anak-Anak


Hendri menegaskan, kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di kawasan pesisir.


“Kawasan Ujung Batu memiliki karakter arus laut yang kuat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Bermain di laut tanpa pengawasan orang dewasa sangat berisiko, terutama bagi anak-anak,” tuturnya.


Ia juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya di wilayah pesisir, meskipun terlihat tenang di permukaan.


Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan laut yang melibatkan anak-anak di kawasan pantai. Diharapkan, peristiwa duka ini menjadi pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.


(Mond)


#Peristiwa #AnakHanyut #Padang

×
Berita Terbaru Update