
Lokasi petani di Mesuji ditembak tetangga
D'On, Mesuji - Aksi kekerasan bersenjata kembali mengguncang ketenangan warga pedesaan. Seorang petani berinisial PE (36) menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri di Desa Wiralaga II, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung. Peristiwa itu terjadi pada Rabu dini hari, 11 Februari 2026, sekitar pukul 00.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak serius di bagian wajah. Proyektil peluru dilaporkan masih bersarang di bawah mata kiri dan belum dapat dikeluarkan karena pertimbangan medis. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kronologi Kejadian
Kasatreskrim Polres Mesuji, AKP M Prenata, mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika istri korban, Nindi Kalsiani (35), tengah tertidur bersama anak-anak mereka di dalam kamar. Sementara itu, korban masih terjaga dan menghabiskan waktu dengan menonton televisi di ruang tengah rumah.
Suasana malam yang semula tenang berubah mencekam ketika terdengar suara sepeda listrik berhenti tepat di depan rumah korban. Merasa curiga, PE kemudian keluar untuk memeriksa keadaan di luar.
“Tak berselang lama setelah korban keluar rumah, saksi mendengar dua kali suara letusan senjata api,” ujar AKP Prenata, Jumat (13/2/2026).
Mendengar bunyi tembakan tersebut, Nindi segera berlari keluar rumah. Ia mendapati suaminya sudah tergeletak di depan rumah dalam kondisi terluka parah dan bersimbah darah.
Pelaku Kabur Gunakan Sepeda Listrik
Menurut keterangan saksi, Nindi sempat melihat secara langsung sosok terduga pelaku yang meninggalkan lokasi kejadian. Pelaku diketahui kabur menggunakan sepeda listrik dan melintas dengan jarak sekitar lima meter dari saksi.
“Untuk saksi mata langsung, hanya istri korban yang melihat pelaku saat melarikan diri dari tempat kejadian perkara,” jelas Prenata.
Teriakan minta tolong dari saksi mengundang perhatian warga sekitar. Beberapa warga kemudian berdatangan dan bersama-sama mengevakuasi korban ke Puskesmas Wiralaga untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Karena kondisi luka yang cukup serius, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Ragab Begawe Caram.
Korban Sempat Sebut Nama Penembak
Menariknya, sebelum mendapatkan penanganan medis, korban masih dalam kondisi sadar. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat menyebutkan nama orang yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan kepada istrinya.
“Korban menyebutkan nama terduga pelaku saat masih sadar. Informasi itu menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik,” kata Prenata.
Hasil pemeriksaan medis sementara menunjukkan terdapat satu luka tembak di bagian bawah mata kiri, dengan proyektil peluru masih tertanam di dalam pipi korban.
Polisi Buru Pelaku
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui merupakan tetangga dekat korban. Polisi juga tengah mendalami motif di balik penembakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya konflik pribadi yang memicu aksi kekerasan.
“Kami masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku. Motif kejadian masih terus kami dalami,” tegas AKP Prenata.
Peristiwa ini menyisakan trauma mendalam bagi keluarga korban dan mengundang keprihatinan warga setempat. Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
(L6)
#Peristiwa #Penembakan #Daerah #Lampung