-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pesan Prabowo ke KSAD: Anggaran TNI AD Harus Prioritaskan Perbaikan Rumah dan Kesejahteraan Prajurit

11 February 2026 | February 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T09:07:47Z

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).



D'On, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penekanan khusus kepada jajaran TNI Angkatan Darat (AD) agar penggunaan anggaran difokuskan pada peningkatan kesejahteraan prajurit, terutama melalui perbaikan rumah dinas, peningkatan fasilitas satuan, serta pemberian penghargaan bagi prajurit berprestasi.


Pesan tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sebagaimana diungkapkan Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD 2026 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026) pagi.


Menurut Maruli, Presiden menekankan agar setiap rupiah anggaran TNI AD digunakan secara tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi prajurit yang menjadi tulang punggung pertahanan negara.

 

“Presiden sudah memberikan petunjuk bagaimana anggaran-anggaran kami harus tepat. Karena itu kami alokasikan lebih banyak untuk perbaikan rumah prajurit, perbaikan kantor Koramil, serta pemberian penghargaan kepada anggota yang berprestasi,” ujar Maruli kepada awak media.


Fokus pada Rumah Prajurit dan Koramil


Maruli menjelaskan, perbaikan rumah prajurit menjadi salah satu prioritas utama karena menyangkut kualitas hidup dan kenyamanan keluarga prajurit, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kinerja dan loyalitas dalam bertugas.


Selain itu, TNI AD juga akan melakukan pembenahan terhadap kantor-kantor Komando Rayon Militer (Koramil) yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan teritorial TNI di tengah masyarakat.


“Koramil adalah garda terdepan TNI AD di wilayah. Jika fasilitasnya baik, maka pelayanan kepada masyarakat dan tugas kewilayahan bisa berjalan maksimal,” jelasnya.


Penghargaan bagi Prajurit Berprestasi


Tak hanya soal fasilitas fisik, Presiden Prabowo juga memberi perhatian besar terhadap apresiasi dan penghargaan bagi prajurit yang menunjukkan kinerja luar biasa, baik dalam operasi militer, tugas teritorial, maupun penanganan bencana alam.


Menurut Maruli, sistem penghargaan ini akan menjadi motivasi penting bagi prajurit untuk terus mengabdi dengan profesionalisme tinggi.

 

“Kalau memang berprestasi, baik di medan operasi maupun kegiatan teritorial seperti penanggulangan bencana, itu harus diberikan penghargaan. Itu yang benar-benar beliau garis bawahi,” katanya.


Wacana Kenaikan Tunjangan Kinerja


Dalam kesempatan yang sama, Maruli juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menggodok wacana peningkatan tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI AD. Meski belum merinci besarannya, ia memastikan bahwa pembahasan tersebut masih dalam proses dan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran negara.


Namun demikian, Maruli menegaskan bahwa secara umum kesejahteraan prajurit TNI AD saat ini berada dalam kondisi baik, dan kebijakan Presiden Prabowo justru bertujuan untuk memperkuat dan menyempurnakan sistem yang sudah ada.


Penegasan Arah Kepemimpinan


Arahan Presiden Prabowo ini dinilai sebagai penegasan arah kepemimpinan di sektor pertahanan, yakni membangun kekuatan militer yang profesional, sejahtera, dan dihargai. Dengan peningkatan kesejahteraan, diharapkan prajurit dapat bertugas dengan lebih fokus, disiplin, dan penuh dedikasi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


(T)


#TNI #Militer #Nasional

×
Berita Terbaru Update