-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

MBG Selama Ramadan Tetap Berjalan, Siswa Padang Ambil Paket Makanan Ringan Dua Kali Sepekan

16 February 2026 | February 16, 2026 WIB Last Updated 2026-02-16T03:26:46Z

Ilustrasi Siswa Santap MBG



D'On, Padang — Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadan di Kota Padang. Meski aktivitas belajar mengajar diliburkan dan siswa difokuskan mengikuti Pesantren Ramadan, pemerintah memastikan hak gizi peserta didik tetap terpenuhi dengan skema penyesuaian mekanisme dan menu.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa kebijakan ini dijalankan sesuai arahan Badan Gizi Nasional. Seluruh siswa tetap terdaftar sebagai penerima MBG dan diwajibkan menjemput paket makanan tersebut langsung ke sekolah.


“Kota Padang sesuai arahan Badan Gizi Nasional tetap memberikan MBG bagi seluruh siswa sekolah selama Ramadan,” ujar Yopi saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).


Libur Sekolah, Pesantren Ramadan Jadi Fokus Utama


Yopi menjelaskan, kegiatan belajar mengajar di sekolah telah diliburkan sejak 14 Februari hingga setelah Hari Raya Idulfitri. Selama masa libur tersebut, siswa diarahkan untuk mengikuti Pesantren Ramadan di masjid dan musala di lingkungan masing-masing.


Namun demikian, libur sekolah tidak menghapus kewajiban siswa sebagai penerima manfaat MBG. Pemerintah Kota Padang menetapkan mekanisme khusus agar distribusi program tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas ibadah.


“Meski siswa fokus mengikuti Pesantren Ramadan, mereka tetap wajib datang ke sekolah untuk mengambil paket MBG,” jelasnya.


Pengambilan MBG Dua Kali Sepekan, Dirapel Tiga Hari


Untuk menyesuaikan dengan kondisi Ramadan, Pemko Padang mengatur pengambilan MBG hanya dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin dan Jumat di sekolah masing-masing.


Menariknya, paket MBG yang dibagikan dirapel sekaligus untuk kebutuhan tiga hari. Dengan sistem ini, siswa tidak perlu datang setiap hari ke sekolah.


“MBG dirapel sekali dalam tiga hari. Silakan datangi sekolah pada hari Senin dan Jumat untuk mengambil MBG dan dibawa pulang,” kata Yopi.


Kebijakan ini dinilai lebih efektif dan efisien, sekaligus tetap menjaga tujuan utama program, yakni pemenuhan gizi anak usia sekolah.


Menu Ramadan: Bukan Makanan Siap Santap


Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menjelaskan bahwa menu MBG selama bulan puasa mengalami perubahan signifikan. Jika pada hari biasa MBG berupa makanan siap santap, maka selama Ramadan menu diganti menjadi makanan ringan dalam kemasan.


“Seperti libur-libur sebelumnya, menu MBG diubah menjadi makanan ringan,” ujarnya.


Menu tersebut antara lain berupa biskuit bergizi, susu kotak, dan produk pangan lainnya yang telah melalui perhitungan nilai gizi, terutama kecukupan protein bagi anak.


Disesuaikan untuk Berbuka dan Tahan Lama


Menurut Alfiadi, pemilihan menu makanan ringan bukan tanpa alasan. Selain praktis, makanan tersebut memiliki daya simpan lebih lama dan aman untuk dibawa pulang serta dikonsumsi saat berbuka puasa.


“Menu ini dirancang agar tahan lama dan bisa dikonsumsi saat berbuka. Kandungan gizinya juga sudah dipertimbangkan agar tetap memenuhi kebutuhan anak,” jelasnya.


Komitmen Pemko Padang Jaga Asupan Gizi Anak


Melalui kebijakan ini, Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga asupan gizi peserta didik meskipun berada di bulan Ramadan. Penyesuaian mekanisme dan menu MBG menjadi bukti bahwa program nasional ini tetap adaptif terhadap kondisi sosial dan keagamaan masyarakat.


Distribusi MBG selama Ramadan juga diharapkan dapat membantu orang tua dalam memastikan anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi seimbang, sekaligus mendukung kelancaran ibadah puasa dan kegiatan keagamaan selama bulan suci.


(Mond)


#MakanBergiziGratis #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update