-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Nenek 80 Tahun Dianiaya Brutal di Warungnya Sendiri, Dipukul, Diinjak, Hingga Jari Patah, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

26 January 2026 | January 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T16:57:42Z



D'On, Payakumbuh – Aksi kejahatan sadis kembali mengguncang rasa kemanusiaan. Seorang nenek berusia 80 tahun bernama Kartini menjadi korban penganiayaan brutal disertai perampokan di warung kecil miliknya yang terletak di Kelurahan Parambahan, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kota Payakumbuh. Kejadian memilukan ini berlangsung pada malam hari, saat korban berada seorang diri tanpa perlindungan.


Korban yang seharusnya menikmati masa tua dengan tenang justru harus dilarikan ke fasilitas kesehatan dengan kondisi jari tangan patah, wajah lebam, serta luka di bagian perut akibat kekerasan yang dilakukan dua orang pelaku berinisial AL dan AF.


Dipukul, Didorong, hingga Diinjak Tanpa Belas Kasihan


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kedua pelaku diduga masuk ke warung korban dengan niat jahat. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung melakukan kekerasan fisik terhadap Kartini. Korban dipukul, didorong hingga terjatuh ke lantai, bahkan tubuh rapuh nenek tersebut diinjak-injak, menyebabkan jari tangannya patah dan mengalami luka serius di wajah serta perut.


Kekerasan itu dilakukan semata-mata untuk menguasai harta benda milik korban. Dalam kondisi tak berdaya dan penuh ketakutan, Kartini tak mampu melawan. Sebuah cincin milik korban dilaporkan hilang, diduga kuat dibawa kabur oleh pelaku sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.


Warga Syok, Korban Dievakuasi dalam Kondisi Mengenaskan


Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan. Mereka mendapati korban dalam kondisi lemah, mengalami luka-luka, dan tampak syok berat akibat kekerasan yang dialaminya. Korban kemudian segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.


Hingga kini, kondisi korban dilaporkan stabil, namun masih harus menjalani perawatan lanjutan dan mengalami trauma psikologis mendalam akibat kejadian tersebut.


Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Ditangkap


Pihak kepolisian langsung bergerak cepat usai menerima laporan. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hasilnya, kedua pelaku berhasil diringkus dalam waktu singkat dan kini telah diamankan di kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Polisi menegaskan akan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku, mengingat korban merupakan lansia dan tindak kejahatan dilakukan dengan unsur kekerasan berat.


Kecaman Warga: Tindakan Tidak Manusiawi


Peristiwa ini menuai kecaman keras dari masyarakat. Warga menyebut aksi pelaku sebagai perbuatan biadab dan tidak berperikemanusiaan, karena menyasar seorang nenek renta yang hidup dari warung kecilnya.


“Korban itu orang tua, hidup sendiri, tidak berdaya. Sangat kejam diperlakukan seperti itu,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.


Alarm Keras Soal Keamanan Lingkungan


Kasus ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak tentang pentingnya penguatan keamanan lingkungan, khususnya di kawasan permukiman dan usaha kecil milik warga lanjut usia. Masyarakat berharap aparat keamanan meningkatkan patroli malam dan kepedulian sosial antarwarga kembali diperkuat.


Warga juga mendesak agar proses hukum berjalan transparan dan tegas, serta pelaku dijatuhi hukuman setimpal agar memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang.

(BP)


#Kriminal #Kekerasan

×
Berita Terbaru Update