Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Main di Kandang Sendiri, Semen Padang FC Malah jadi Pecundang, Persis Solo Pulang dengan Poin Penuh

Main Dikandang Semen Padang FC Dikalahkan Persis Solo

D'On, Padang
- Semen Padang FC kembali gagal memanfaatkan dukungan publik sendiri. Bermain di Stadion Gelora Haji Agus Salim, Padang, Minggu (11/1/2026), Kabau Sirah harus mengakui keunggulan tamunya Persis Solo dengan skor tipis 2–3 pada laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Hasil ini terasa menyakitkan karena lahir pada menit-menit krusial dan terjadi dalam duel sesama penghuni papan bawah klasemen.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim yang sama-sama berjuang menjauh dari zona degradasi tampil agresif dan tidak sungkan terlibat duel fisik. Semen Padang yang tampil di hadapan ribuan suporternya sempat unggul lebih dulu melalui titik putih pada menit ke-36. Irsyad Maulana menunaikan tugas sebagai algojo dengan baik, menebus kegagalan Cornelius Stewart yang sebelumnya tidak mampu mengonversi peluang penalti pada menit ke-14.

Keunggulan Semen Padang tidak bertahan lama. Konsentrasi yang mengendur jelang turun minum dimanfaatkan dengan baik oleh Persis Solo. Zanadin Fariz mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time babak pertama (45+3’), membuat skor menjadi 1–1 dan memukul mental tuan rumah yang sudah bersiap masuk ruang ganti dengan keunggulan.

Memasuki babak kedua, Persis Solo tampil lebih percaya diri. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke sektor pertahanan Semen Padang yang terlihat goyah. Hasilnya, Kodai Tanaka membawa Laskar Sambernyawa berbalik unggul pada menit ke-50 setelah memanfaatkan umpan matang dari Cleylton. Gol ini mengubah alur pertandingan: Semen Padang yang semula nyaman memimpin justru dipaksa mengejar.

Semen Padang mencoba merespons. Sejumlah peluang diciptakan lewat skema sayap maupun bola-bola mati, namun eksekusi akhir masih menjadi persoalan utama. Meski menguasai 55% ball possession dengan enam tembakan tiga di antaranya tepat sasaran effektivitas penyelesaian tidak sebaik tim tamu.

Drama memuncak di penghujung laga. Dalam situasi terbuka dan tensi tinggi, Persis Solo justru kembali menusuk jantung pertahanan Semen Padang. Irfan Jauhari menambah gol bagi tim tamu pada menit 90+1’, sebelum Ricki Ariansyah memanfaatkan kelengahan pertahanan di menit 90+6’ untuk memastikan kemenangan Persis Solo menjadi 3–2. Semen Padang sempat memperkecil ketertinggalan, namun waktu tidak cukup untuk menyelamatkan poin.

Secara statistik, Persis Solo tampil lebih efektif. Dari enam percobaan tembakan, empat di antaranya tepat sasaran dan berbuah tiga gol. Kedua tim juga mencatat 14 pelanggaran sepanjang pertandingan, mencerminkan betapa pentingnya laga ini bagi mereka dalam persaingan di papan bawah.

Kekalahan ini menambah daftar hasil negatif Semen Padang di kandang sendiri dan memperberat langkah mereka keluar dari zona degradasi. Sorak dukungan publik yang sejak awal menjadi energi tambahan berubah menjadi keheningan kecewa saat peluit panjang berbunyi. Sebaliknya, Persis Solo berhasil mematahkan puasa kemenangan mereka musim ini, sekaligus membawa pulang tiga poin penting dari Padang.

Pelatih dan pemain Semen Padang kini dituntut melakukan evaluasi menyeluruh—mulai dari disiplin bertahan, penyelesaian akhir, hingga konsentrasi di menit akhir—yang lagi-lagi menjadi titik lemah. Dengan liga yang memasuki paruh kedua musim, setiap kehilangan poin di kandang bisa menjadi mahal dan menentukan nasib tim di akhir kompetisi.

Susunan Pemain

  • Semen Padang: Arthur Agusto; Ricky Ariansyah, Angelo Meneses, Herwin Saputra, Leo Guntara; Rosad Setiawan, Alhassan Wakaso, Irsyad Maulana, Pedro Matos, Firman Juliansyah; Cornelius Stewart.
  • Persis Solo: Muhammad Riyandi; Cleyton Santos, Xandro Schenk, Agung Mannan, Eky Taufik; Zanadin Fariz, Sho Yamamoto, Andriano Castanheira; Kodai Tanaka, Irfan Jauhari, Gervane Kastaneer.
(Mond)

#BRISuperLeague #SemenPadangFC #Sepakbola #Olahraga