Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ketahuan Mencuri, Pria Bersenjata Parang Sandera Nenek, Ratusan Warga Kepung Lokasi

Detik-detik penyanderaan nenek di Labusel saat pelaku menodongkan parang ke leher korban terekam video dan viral. (Foto: ist)

D'On, Labusel
- Suasana mencekam terjadi di Jalan Kalapane, Kelurahan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, Selasa (6/1/2026) petang. Seorang pria berinisial NB (33) nekat menyandera perempuan lanjut usia DH (65) dengan menodongkan sebilah parang ke leher korban, setelah aksinya diduga mencuri dipergoki warga.

Peristiwa dramatis ini sontak mengundang kerumunan warga. Ratusan orang mengepung lokasi, sementara pelaku berulang kali berteriak histeris seraya mengancam akan membunuh sandera jika ada yang mencoba mendekat.

Kronologi: Ketahuan mencuri, panik, lalu jadikan lansia sebagai tameng hidup

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku NB diduga hendak membobol rumah korban. Aksinya terlanjur diketahui warga sekitar, sehingga ia panik dan berusaha melarikan diri.

Dalam kepanikan, pelaku justru masuk ke rumah korban melalui pintu dapur. Di dalam rumah, ia menyergap DH yang sedang berada sendirian, lalu mengalungkan parang ke leher nenek tersebut dan menyeretnya menuju teras rumah.

Di teras, pelaku menjadikan korban sebagai tameng hidup sambil menodongkan parang dan meneriakkan ancaman.

“Jangan kalian mendekat, nanti ibu ini mati aku bunuh! Jangan kau bunuh aku, ibu ini harus mati dan aku pun harus mati juga!”
teriak NB dengan suara histeris dalam rekaman video yang viral di media sosial.

Warga yang mengepung rumah tak kuasa mendekat karena khawatir keselamatan korban.

Negosiasi tegang: polisi berhadapan dengan pelaku bersenjata

Tak lama berselang, personel Polsek Kota Pinang tiba di lokasi. Petugas mencoba melakukan negosiasi dengan pendekatan persuasif, berulang kali meminta pelaku menurunkan senjata dan melepaskan sandera.

Namun upaya mediasi berjalan alot. Pelaku tetap bersikap keras dan tidak mudah diajak berbicara. Situasi semakin tegang, sementara korban dalam posisi sangat terancam.

Kesempatan emas datang ketika fokus pelaku buyar sejenak. Warga yang berada di belakangnya bergerak cepat menyergap, dibarengi gerakan polisi mengamankan korban.

Korban berhasil ditarik menjauh dari jangkauan pelaku. Pada saat bersamaan, emosi warga yang sejak awal menahan diri akhirnya meledak. Pelaku menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka-luka.

Pelaku dilarikan ke rumah sakit, korban alami trauma berat

Petugas segera mengevakuasi NB dari kepungan massa dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan sebelum akhirnya digiring ke Mapolsek Kota Pinang guna menjalani proses hukum.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan situasi sudah kembali kondusif.

“Pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan selanjutnya dibawa ke kantor Polsek Kota Pinang untuk diproses secara hukum yang berlaku,”
ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Meski aksi pencurian gagal dan tidak menimbulkan kerugian materi, polisi memberi perhatian khusus pada kondisi korban.

“Lansia yang menjadi korban penyanderaan dalam keadaan selamat secara fisik, namun saat ini dalam kondisi trauma berat atas kejadian menakutkan tersebut,”
tambahnya.

Viral di media sosial, jadi perbincangan soal keamanan lingkungan

Rekaman video penyanderaan ini tersebar luas di media sosial dan menjadi sorotan publik. Warganet ramai-ramai mengecam tindakan pelaku dan mengapresiasi keberanian warga serta kesigapan polisi.

Peristiwa ini juga memantik diskusi soal:

  • keamanan lingkungan permukiman,
  • kewaspadaan terhadap tindak kejahatan,
  • serta perlindungan terhadap kelompok rentan, terutama lansia.

Proses hukum menanti pelaku

NB kini menghadapi proses hukum atas dugaan tindak pencurian sekaligus penyanderaan dengan senjata tajam. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, korban DH tengah mendapatkan pendampingan keluarga dan perawatan untuk memulihkan kondisi psikologisnya setelah mengalami peristiwa mengerikan yang mengancam nyawanya.

(IN)

#Peristiwa #Viral #MalingSanderaNenek