Wali Kota Padang Lantik Tujuh Pejabat Eselon II, Dorong Kinerja Baru dan Percepatan Layanan Publik
![]() |
| Walikota Padang Fadly Amran Lantik 7 Pejabat Eselon II (Dok: Noa) |
D'On, Padang — Aula Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang terasa lebih hidup pada Rabu siang, 26 November 2025. Cahaya lampu memantul lembut pada dinding berwarna krem, sementara puluhan tamu undangan mulai dari kepala OPD, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimda mengalihkan perhatian mereka ke depan ruangan. Di sanalah Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin prosesi pelantikan tujuh pejabat eselon II dalam struktur Pemerintah Kota Padang.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus penyegaran birokrasi, sebuah mekanisme rutin namun tetap sarat makna karena berkaitan langsung dengan arah pelayanan publik ke depan. Para pejabat yang dilantik tampak berdiri tegap, sebagian menunjukkan ekspresi tegang yang lirih, sebagian lain mencoba menyembunyikan senyum optimistis.
Tujuh Pejabat, Tujuh Amanah Baru
Tujuh pejabat yang diambil sumpahnya oleh Wali Kota Padang masing-masing adalah:
- Hendrizal Azhar – tetap menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Padang.
- Tarmizi Ismail – dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum (Asisten I), sebelumnya menjabat Kepala Kesbangpol.
- Syahendri Barkah – resmi memimpin Kesbangpol, setelah sebelumnya bertugas sebagai Kepala Dinas Perdagangan.
- Eri Sendjaya – kini menjabat Kepala Dinas Sosial, beralih dari posisinya sebagai Kepala Dinas P3AP2KB.
- Heriza Syafani – menduduki kursi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial.
- Feri Mulyani – ditetapkan sebagai Staf Ahli Wali Kota, berpindah dari jabatan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
- Syahrial Kamat – tetap melanjutkan tugasnya sebagai Staf Ahli Wali Kota.
Perpindahan posisi ini menggambarkan dinamika birokrasi Kota Padang: sebuah rotasi yang bukan sekadar perpindahan kursi, tetapi upaya menempatkan setiap pejabat pada medan yang dinilai paling sesuai dengan rekam jejak dan kompetensi mereka.
Pesan Wali Kota: “Bekerjalah Lebih Maksimal, Kota Ini Menunggu Langkah Anda”
Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan pesan tegas namun hangat. Suaranya menggema lembut dalam ruangan, seakan mengetuk pintu tanggung jawab para pejabat yang baru saja diambil sumpah.
“Saya berharap bapak dan ibu dapat bekerja lebih maksimal. Jabatan adalah amanah, bukan sekadar posisi. Kota Padang membutuhkan energi baru, inovasi, dan kepekaan dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa dinamika pembangunan di Kota Padang membutuhkan aparatur yang sigap, mampu beradaptasi, dan tidak ragu mengambil keputusan. Dunia birokrasi, kata Fadly, tidak boleh berjalan seperti mesin tua yang menanti dorongan; ia harus seperti roda yang berputar serempak, responsif terhadap kebutuhan warganya.
Harapan Publik dan Tantangan ke Depan
Pelantikan ini berlangsung di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Sejumlah OPD yang mengalami rotasi memegang peran vital—seperti Dinas Sosial, Kesbangpol, dan Arsip & Perpustakaan—yang masing-masing berhadapan dengan isu strategis mulai dari penanganan bantuan sosial, penguatan ketahanan daerah, hingga tata kelola dokumentasi pemerintahan.
Dengan penempatan pejabat baru, Pemko Padang berharap terjadi percepatan program, peningkatan kedisiplinan, serta penyegaran ide. Para pejabat yang dilantik pun menyadari bahwa jabatan baru ini datang bersama sorotan publik yang tak pernah padam.
Prosesi Sederhana Namun Penuh Arti
Usai pengucapan sumpah jabatan, para pejabat menandatangani berita acara pelantikan. Tepuk tangan para tamu undangan memecah ketegangan, menciptakan suasana yang terasa seperti lembar pertama dari babak baru birokrasi Kota Padang.
Beberapa pejabat tampak berbincang singkat dengan kolega mereka seusai acara, menyimpan harapan besar terhadap perjalanan yang akan mereka tempuh dari ruang kerja baru masing-masing.
(Mond)
#PemkoPadang #Padang
