-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ibu dan Anak Terjebak 45 Menit di Lift Transmart Padang, Pengunjung Soroti Aspek K3

01 March 2026 | March 01, 2026 WIB Last Updated 2026-02-28T18:14:44Z

Ilustrasi 



D'On, PADANG — Momen akhir pekan di pusat perbelanjaan Transmart Padang, Sabtu (26/2), berubah menjadi pengalaman mencekam bagi seorang ibu dan anaknya. Keduanya dilaporkan terjebak di dalam lift selama kurang lebih 45 menit akibat gangguan teknis, sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh teknisi gedung.


Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video pengakuan korban beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, korban menceritakan detik-detik ketika lift yang mereka tumpangi tiba-tiba berhenti saat hendak menuju lantai atas. Pintu tidak terbuka dan sistem tidak merespons perintah, membuat mereka terkurung di ruang sempit tanpa kepastian.


Menurut penuturan korban, situasi semakin menegangkan karena di dalam lift hanya ada dirinya dan sang anak yang masih kecil. Rasa panik tak terhindarkan ketika upaya meminta pertolongan melalui tombol bantuan di dalam lift tidak membuahkan hasil.


“Saya sudah tekan tombol bantuan, tapi tidak ada jawaban. Tidak tahu apakah tersambung atau tidak,” ungkap korban dalam video tersebut.


Minimnya respons dari sistem darurat membuat keduanya harus bertahan di dalam lift yang tertutup rapat. Korban menduga tombol bantuan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu, ia juga mempertanyakan apakah kamera pengawas (CCTV) di dalam lift aktif dan terpantau oleh petugas.


Sekitar 45 menit kemudian, teknisi gedung akhirnya tiba dan melakukan penanganan. Setelah dilakukan perbaikan manual, pintu lift berhasil dibuka dan ibu beserta anaknya keluar dalam keadaan selamat. Meski tidak mengalami cedera fisik, korban mengaku mengalami tekanan psikologis dan trauma akibat kejadian tersebut.


“Jangan sampai ada korban lainnya. Mohon CCTV dan tombol bantuan benar-benar diaktifkan,” ujarnya dalam unggahan yang kini ramai diperbincangkan warganet.


Disaksikan Pengunjung Lain


Sejumlah pengunjung membenarkan adanya insiden tersebut. Ratna, salah seorang saksi mata, mengaku melihat langsung proses evakuasi.


“Benar, tadi ada ibu-ibu dan anaknya terjebak. Lumayan lama juga. Setelah teknisi datang, baru bisa dibuka,” katanya.


Pengunjung lain, Rika, mengatakan sempat mendengar imbauan spontan dari sesama pengunjung agar tidak menggunakan lift tersebut.


“Tadi ada yang bilang jangan masuk ke lift itu, nanti nasibnya sama. Lebih baik naik tangga,” tuturnya.


Ia menilai kejadian tersebut berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang sangat bergantung pada fasilitas lift. Rika juga mempertanyakan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perawatan rutin fasilitas umum di pusat perbelanjaan tersebut.


“Ini sangat berbahaya. Lift itu fasilitas utama. Harusnya dicek rutin dan dipastikan semua sistem daruratnya berfungsi,” tegasnya.


Manajemen Belum Beri Keterangan Resmi


Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak manajemen Transmart Padang belum membuahkan hasil. Salah seorang petugas keamanan menyampaikan bahwa pimpinan tidak berada di tempat dan meminta agar konfirmasi dilakukan di waktu lain untuk mendapatkan pernyataan resmi.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan terkait penyebab pasti gangguan lift, termasuk kepastian apakah sistem tombol darurat dan CCTV dalam kondisi aktif saat kejadian berlangsung.


Insiden ini menjadi pengingat pentingnya perawatan berkala dan pengawasan ketat terhadap fasilitas publik, terutama perangkat transportasi vertikal seperti lift yang setiap hari digunakan ratusan hingga ribuan pengunjung. Keselamatan pengunjung, terlebih anak-anak, menjadi prioritas yang tak bisa ditawar.


(Mond)


#Peristiwa #LiftMati #Transmart #Daerah #Padang

×
Berita Terbaru Update