Breaking News

Teror KKB: 12 Kios dan 3 Sekolah Dibakar dalam Aksi Balas Dendam

KKB di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, membakar 12 kios dan tiga sekolah di Kampung Madi dan Kopo pada Selasa, 21 Mei 2024.

D'On, Paniai (Papua),-
Kembali terjadi insiden mengerikan di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, di mana kelompok kriminal bersenjata (KKB) dikabarkan melakukan serangan keji yang menyebabkan pembakaran 12 kios dan tiga bangunan sekolah di Kampung Madi dan Kopo pada Selasa, 21 Mei 2024. Aksi kekerasan ini diduga sebagai pembalasan terhadap penangkapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Anan Nawipa dan pemimpin KKB.

Pada malam kejadian, Distrik Paniai Timur menjadi saksi aksi brutal tersebut. Percobaan penembakan terhadap warga sipil yang menjaga kios menjadi awal dari tragedi tersebut. Dua anggota KKB menyamar sebagai pembeli rokok dan mendatangi kios milik Arwin sekitar pukul 21.35 WIT. Namun, rencana keji mereka terbongkar ketika salah satu anggota KKB menembak, meski untungnya tidak ada korban jiwa.

Tak lama setelah itu, sekitar pukul 23.00 WIT, kelompok yang sama diduga melakukan serangan lanjutan dengan membakar kios warga dan bangunan sekolah. Tidak kurang dari 12 kios dan tiga sekolah, termasuk gedung sekolah PAUD, SD, dan SMP YPPGI Kepas Kopo, Paniai, menjadi sasaran. Bahkan, mes guru pun tidak luput dari amukan kobaran api.

Konfrontasi antara aparat keamanan dan KKB berlangsung hingga dini hari, hingga pukul 05.00 WIT. Pasca-kontak tembak, aparat gabungan melakukan penyisiran di lokasi kejadian dan berhasil menemukan seorang anggota KKB terluka yang langsung diamankan dan dilarikan ke RSUD Paniai.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, menduga pelaku aksi kekerasan tersebut adalah anggota KKB gabungan dari beberapa daerah, dipimpin oleh Undius Kogoya. Benny juga menegaskan dugaan bahwa ini merupakan pembalasan atas penangkapan Anan Nawipa dan pimpinan KKB lainnya.

Insiden ini sekali lagi mengingatkan kita akan kekerasan yang masih merajalela di wilayah tersebut dan perlunya langkah-langkah konkret untuk menanggulangi serta mencegah terjadinya aksi serupa di masa mendatang.

(*)

#Peristiwa #KKB #OPM

No comments