Breaking News

Tragedi di Teluk Aden: Pelaut Tewas dalam Serangan Rudal Houthi

Kapal dagang Marlin Luanda terkena serangan rudal anti-kapal Houthi di Teluk Aden, terlihat asap mengepul dari kapal dalam gambar selebaran yang dirilis pada 27 Januari 2024. (via REUTERS/@INDIANNAVY VIA X)

D'On, Yaman,-
Dua pelaut telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan rudal yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap kapal dagang di Teluk Aden. Kejadian ini menandai laporan kematian pertama sejak Yaman, yang bersekutu dengan Iran, memulai serangannya terhadap kapal-kapal di jalur pelayaran Laut Merah.

Kapal dagang Yunani, True Confidence, yang berbendera Barbados, menjadi korban serangan tersebut.

Kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan pada hari Rabu (6/3/2024), yang menyebabkan kapal True Confidence milik Yunani, berbendera Barbados, terbakar sekitar 50 mil laut (93 km) di lepas pantai pelabuhan Aden di Yaman.

Dalam tanggapannya, kedutaan Inggris mengecam keras serangan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan sembrangan yang tidak dapat diterima. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa dua pelaut tewas dalam serangan tersebut, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

Pihak Amerika Serikat juga mengonfirmasi kejadian tersebut, menyebutkan bahwa serangan rudal antikapal yang dilakukan oleh Houthi menewaskan dua awak kapal dan melukai enam lainnya. Serangan tersebut menimpa kapal dagang yang tidak lagi berada di bawah komando awak kapal, seperti yang diberitakan oleh badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris.

Meskipun pada awalnya tidak ada pihak yang mengklaim tanggung jawab, Houthi Yaman akhirnya mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengklaim bahwa serangan dilakukan setelah awak kapal menolak pesan peringatan dari angkatan laut Yaman.

Serangan-serangan semacam ini telah mengganggu pelayaran global, memaksa perusahaan-perusahaan untuk mencari rute alternatif yang lebih panjang dan mahal di sekitar Afrika Selatan.

True Confidence, kapal yang menjadi sasaran serangan, dimiliki oleh perusahaan True Confidence Shipping yang terdaftar di Liberia dan dioperasikan oleh Third January Maritime yang berbasis di Yunani. Namun, sebelumnya perusahaan tersebut dimiliki oleh Oaktree Capital Management, sebuah lembaga dana berbasis di Los Angeles.

Serangan-serangan Houthi terhadap pelayaran komersial internasional telah menimbulkan kekhawatiran, terutama setelah serangan terhadap kapal kargo Rubymar yang tenggelam beberapa waktu lalu. Selain itu, serangan terhadap kapal perang AS menambah ketegangan di kawasan tersebut.

Meskipun AS telah melancarkan serangan udara terhadap Houthi selama lebih dari satu setengah bulan, kelompok tersebut tetap mampu melancarkan serangan yang signifikan. Hal ini menunjukkan eskalasi ketegangan di kawasan tersebut, dengan Houthi bersikeras bahwa mereka tidak akan berhenti sampai agresi terhadap rakyat Palestina dihentikan.

(*)


#Houthi #Internasional #LautMerah #Peristiwa