Breaking News

Digitalisasi Arsip Statis Meningkat di Padang untuk Pemertahanan Nilai Sejarah

Sosialisasi Digitalisasi Arsip Kamis (1/2/2024)

D'On, Padang (Sumbar),-
Pemerintah Kota Padang secara serius memandang pentingnya arsip sebagai penjaga nilai sejarah. Asisten III Setdako Padang, Corri Saidan, mengungkapkan komitmennya untuk menjadikan Padang sebagai kota dengan arsip autentik, terintegrasi, dan terpercaya.

"Sosialisasi Penataan dan Penyusutan Arsip Pada OPD di Lingkup Pemko Padang" dibuka oleh Corri Saidan pada Kamis, 1 Februari 2024, di Balaikota Padang. Ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengirimkan arsip statisnya kepada Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) guna mencapai tujuan tersebut.

Dari 52 OPD di Pemko Padang, beberapa telah mendapat pengakuan tinggi dalam pengawasan arsip internal dengan nilai AA, termasuk BPKAD, Bappeda, dan Dinas Kesehatan. Namun, masih ada OPD lain yang memiliki nilai rendah, menurut Corri Saidan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, dr. Feri Mulyani Hamid, menegaskan pentingnya mendigitalisasi arsip agar tidak hilang dan tetap menjadi bagian dari memori kolektif pemerintah daerah.

"Sosialisasi penataan dan penyusutan arsip penting untuk memberikan pemahaman dan menerapkan standar kearsipan pada OPD, sehingga dapat menjaga nilai sejarah serta mewujudkan tata kelola pemerintah yang akuntabel," ungkap Kadisperpusip.

Upaya Pemko Padang dalam digitalisasi arsip menunjukkan keseriusan mereka dalam mempertahankan warisan sejarah dan memastikan tata kelola pemerintahan yang efisien. Proses ini tidak hanya sekadar perubahan teknologi, tetapi juga langkah strategis untuk menjaga integritas dan transparansi pemerintahan kota.

(Mond)

#DigitalisasiArsip #Padang #Arsip