Breaking News

Ganjar Pranowo Bersuara: Penyalahgunaan Kekuasaan, Dosa yang Ditetapkan sebagai Haram

Ganjar Pranowo Capres Nomor Urut 3 

D'On, Cirebon (Jabar),-
Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, dalam pidatonya di acara Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Cirebon, Sabtu (27/1/2024), mengangkat isu integritas sebagai pokok utama dalam menjalankan jabatan pemerintahan. Dengan penuh keyakinan, Ganjar menyampaikan pandangannya bahwa jabatan merupakan amanah yang memiliki batas waktu, sementara integritas harus menjadi landasan utama dalam melaksanakan tugas sebagai pemimpin.

Ganjar secara tegas menekankan bahwa pejabat yang dipilih oleh rakyat harus menjalankan tugasnya dengan amanah, menghindari segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan, serta bersikap anti terhadap Korupsi, Kolusi & Nepotisme (KKN). Dalam kerangka pemahaman moral dan hukum, Ganjar menyatakan bahwa penyalahgunaan kekuasaan adalah suatu perbuatan yang dianggap haram.

"Menjaga integritas itu penting, Penyalahgunaan kekuasaan itu haram hukumnya," ungkap Ganjar.

Dalam konteks ini, eks Gubernur Jawa Tengah juga memberikan dorongan kepada masyarakat untuk menjalankan demokrasi melalui Pemilu. Dengan suara hati nurani mereka, rakyat diberikan hak untuk memilih pemimpin yang dianggap layak dan berkualitas. Ganjar memandang Pemilu sebagai panggung penting di mana rakyat dapat mengevaluasi dan memilih pemimpin berdasarkan visi, misi, dan integritas yang dimiliki.

Pernyataan Ganjar juga mencakup imbauan kepada pemilih untuk memerhatikan gagasan-gagasan yang disampaikan oleh para kandidat selama debat. Dalam proses pemilihan Presiden, debat menjadi salah satu forum yang dapat memberikan gambaran tentang kompetensi, pemahaman isu-isu penting, dan kemampuan menjawab pertanyaan yang dimiliki oleh calon pemimpin. Ganjar menekankan bahwa debat merupakan sumber referensi yang penting bagi pemilih untuk membuat keputusan yang bijak.

Dengan demikian, dalam keseluruhan pidatonya, Ganjar Pranowo tidak hanya menggarisbawahi pentingnya integritas dan amanah dalam kepemimpinan, tetapi juga merangkai pesannya dengan ajakan partisipasi aktif rakyat dalam proses demokrasi, memberikan wawasan mengenai nilai-nilai yang seharusnya menjadi landasan pemilihan pemimpin, dan menekankan relevansi debat dalam membentuk pandangan pemilih.

(Mond/cnbc)


#GanjarPranowo #Politik #Pilpres2024 #Pemilu2024