Roy Suryo Ungkit Jejak Digital Jokowi Terkait 6 Ribu Mobil Esemka

D'On, Jakarta,- Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengungkit kembali jejak digital pernyataan dari Presiden Joko Widodo soal penjualan mobil merek dalam negeri Esemka.


Pernyataan itu disampaikan Roy Suryo saat membalas cuitan Jokowi soal jumlah ekspor mobil dari pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Dalam cuitannya, Jokowi menyebut jumlah ekspor mobil dari Pelabuhan Patimban sejak 17 Desember 2021 sampai 8 Maret mencapai 24 ribu unit.

"Ekspor kendaraan dari Pelabuhan Patimban dimulai 17 Desember 2021. Sampai 8 Maret 2022 ekspor melalui pelabuhan ini mencapai 24.000 unit," kara Jokowi dalam cuitannya, Selasa (8/3).

Roy lantas mempertanyakan pernyataan Jokowi yang pernah berkata jumlah pesanan mobil Essemka sudah mencapai lebih dari enam ribu unit. Dari video yang diunggah Roy, pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam sebuah wawancara dengan stasiun tv swasta.

Namun, eks politikus Partai Demokrat itu tak mengungkap kapan waktu Jokowi menyampaikan pernyataannya.

"Alhamdulillah. Apa berarti termasuk Esemka juga ya, Pak? Ini serius nanya lho, soalnya jejak digital-nya jelas ada lho, Pak," ucap Roy.

"Catatan: Rekaman wawancara tsb ASLI 100% ada, Sumber: Salah satu TV Swasta, Malahan Pewawancaranya kini sudah jadi Dubes di negara tetangga," tambah Roy.

Dalam wawancara itu, Jokowi berkata bahwa produsen mobil Essemka telah menerima lebih dari enam ribu pesanan. Padahal, perusahaan baru bisa memproduksi terbatas 300-400 unit.

Jokowi juga mengatakan bahwa jika sertifikasi uji tipe dipegang, pesanan akan meningkat hingga empat kali lipat.

"Tetapi yang sekarang ini kita juga bingung, pesan kira-kira sudah lebih dari enam ribu. Dan setelah sertifikat uji tipe ini kami pegang, perkiraan bisa tiga sampai empat kali lipat, yang pesan. [Padahal kemampuannya] hanya 300-400," kata Jokowi dalam cuplikan video yang diunggah Roy Suryo.

Merespons hal itu, Istana yang diwakili oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyebut Roy Suryo sedang sakit hati karena tak menjadi menteri di kabinet Jokowi. Pesan itu ia sampaikan merespons sindiran Roy ke Jokowi soal mobil Esemka.

Ngabalin menyebut Roy pernah mengajukan diri sebagai menteri Jokowi. Namun, Roy tidak terpilih sebagai anggota kabinet hingga saat ini.

"Bilang ke Roy Suryo, jangan sakit hati kalau enggak jadi menteri," kata Ngabalin saat dinukil dari CNNIndonesia.com, Selasa (8/3).


(thr/DAL/cnn)


#RoySuryo #Nasional #MobilEsemka

Powered by Blogger.