
Perkuat Sinergi Pertanahan, Fadly Amran dan Maigus Nasir Sambut Kepala Kantor Pertanahan Padang yang Baru
D'On, Padang - Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Kantor Pertanahan Kota Padang dalam menangani berbagai persoalan pertanahan yang selama ini menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi antara Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dengan Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang yang baru, Hasan Basri, di Rumah Makan Sederhana, Jumat (6/11/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat koordinasi lintas kelembagaan sekaligus menyambut kepemimpinan baru di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Padang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang sebelumnya, Hanif, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
Selain menyambut Hasan Basri sebagai pejabat baru, pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum pelepasan Hanif yang memperoleh amanah baru sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan pada akhir Oktober 2026 lalu.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kerja sama yang telah dibangun Hanif selama menjalankan tugas di Kota Padang. Ia juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan Hasan Basri dapat semakin memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemko Padang dan Kantor Pertanahan.
"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Hasan Basri sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang yang baru. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Hanif atas kerja sama dan kontribusinya selama bertugas di Kota Padang," ujar Fadly Amran.
Menurut Fadly, persoalan pertanahan membutuhkan perhatian dan koordinasi yang berkesinambungan karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat serta berbagai agenda pembangunan pemerintah daerah.
Karena itu, Pemko Padang membuka ruang kolaborasi yang lebih erat dengan Kantor Pertanahan, terutama dalam mencari solusi terhadap persoalan yang membutuhkan penyelesaian bersama. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola pertanahan yang semakin baik, memberikan kepastian hukum, serta mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan di Kota Padang.
Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa hubungan kerja yang solid antara pemerintah daerah dan instansi pertanahan merupakan kebutuhan penting bagi Kota Padang.
Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang memiliki dinamika pembangunan dan kebutuhan tata kelola ruang yang kompleks. Berbagai persoalan pertanahan membutuhkan koordinasi yang cermat agar tidak berkembang menjadi hambatan bagi kepentingan masyarakat maupun program pembangunan.
"Kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemko Padang dan Kantor Pertanahan semakin kuat, terutama dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan," ungkap Maigus Nasir.
Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Pertanahan yang baru.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang, Hasan Basri, menyambut baik dukungan dan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat kerja sama antarlembaga.
Hasan menegaskan, dirinya akan melanjutkan berbagai program positif serta capaian yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya. Namun, keberlanjutan program tersebut juga akan diiringi dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelesaian persoalan pertanahan di Kota Padang.
Salah satu perhatian yang menjadi prioritasnya adalah persoalan tumpang tindih lahan. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapatkan penanganan serius melalui koordinasi dan langkah penyelesaian yang tepat agar tidak memunculkan permasalahan serupa di kemudian hari.
"Berbagai program positif yang telah dirintis Bapak Hanif akan kita lanjutkan dan tingkatkan agar Kantor Pertanahan Kota Padang semakin maju, serta mampu meminimalkan berbagai persoalan pertanahan di Kota Padang," kata Hasan Basri.
Komitmen tersebut menjadi penting mengingat persoalan pertanahan tidak hanya menyangkut administrasi kepemilikan tanah, tetapi juga berkaitan dengan kepastian hukum, kepentingan masyarakat, dan keberlangsungan pembangunan daerah.
Penanganan tumpang tindih lahan, misalnya, membutuhkan ketelitian dalam proses administrasi dan pengukuran, kejelasan data pertanahan, serta koordinasi antarpihak yang berkepentingan. Dengan demikian, penyelesaian persoalan dapat dilakukan secara terukur dan tidak menimbulkan persoalan baru.
Di sisi lain, Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang sebelumnya, Hanif, menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama dirinya bertugas di Kota Padang.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Kantor Pertanahan dan Pemerintah Kota Padang dapat terus dipertahankan meskipun dirinya akan melanjutkan pengabdian di Kota Medan.
"Terima kasih kepada Pak Wali dan Pak Wakil Wali Kota beserta jajaran atas sinergi yang telah terjalin selama saya bertugas. Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dan semakin kuat ke depannya," tutur Hanif.
Pergantian kepemimpinan di Kantor Pertanahan Kota Padang ini diharapkan tidak menjadi titik terputusnya berbagai program yang telah berjalan. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat fondasi kerja sama dan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Bagi Kota Padang, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan memiliki arti strategis. Persoalan administrasi dan legalitas tanah yang tertangani dengan baik akan membantu menciptakan kepastian hukum, mengurangi potensi sengketa, serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan.
Pertemuan silaturahmi tersebut pun menjadi penegasan bahwa tantangan pertanahan di Kota Padang tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama agar setiap persoalan dapat ditangani secara profesional dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
Dengan hadirnya Hasan Basri sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang yang baru, Pemko Padang berharap kolaborasi lintas kelembagaan semakin solid, penyelesaian persoalan pertanahan semakin optimal, dan pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan.
(Mond)
#Padang #Daerah