Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maigus Nasir Tutup Pemuda Muhammadiyah Cup KU-10, 18 SSB Unjuk Bakat dan Sportivitas di Padang

08 November 2026 | November 08, 2026 WIB Last Updated 2026-11-08T15:23:39Z

Maigus Nasir Tutup Pemuda Muhammadiyah Cup KU-10, 18 SSB Unjuk Bakat dan Sportivitas di Padang

D'On, Padang -  Turnamen sepak bola usia dini Pemuda Muhammadiyah Cup Kelompok Usia 10 Tahun (KU-10) resmi berakhir pada Minggu (8/11/2026). Kompetisi yang mempertemukan 18 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Padang tersebut ditutup langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Lapangan Mini Soccer Top Scorer Arena, Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.


Berlangsung selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 November 2026, turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan mengolah si kulit bundar. Lebih dari itu, Pemuda Muhammadiyah Cup menjadi ruang pembinaan, pendidikan karakter, serta pengembangan potensi anak-anak melalui olahraga sepak bola sejak usia dini.


Kehadiran 18 SSB dalam kompetisi tersebut memperlihatkan adanya semangat dan antusiasme pembinaan sepak bola di Kota Padang. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, belajar bekerja sama, serta memahami arti perjuangan dan sportivitas dalam sebuah pertandingan.


Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Padang yang telah menggagas dan menyelenggarakan kompetisi sepak bola usia dini secara konsisten.


Menurutnya, kegiatan seperti Pemuda Muhammadiyah Cup memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar mengejar kemenangan dan memperebutkan gelar juara. Kompetisi tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan yang mengajarkan anak-anak tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, menghargai lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif.


"Pemuda Muhammadiyah Cup ini patut diapresiasi karena bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, menanamkan sportivitas, dan memperkuat kebersamaan di kalangan peserta. Kami berharap kegiatan positif ini terus berlanjut," ujar Maigus.


Padang Balomba, Dorong Pembinaan Olahraga Sejak Usia Dini


Maigus menegaskan, Pemerintah Kota Padang berkomitmen mendukung pembinaan olahraga sejak usia dini sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang sehat, tangguh, berprestasi, dan memiliki karakter positif.


Dukungan tersebut sejalan dengan semangat program Padang Balomba, yang merupakan aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara. Melalui program ini, pengembangan potensi dan bakat generasi muda di berbagai bidang, termasuk olahraga, diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.


Ia menilai, pembinaan sepak bola tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan teknik, strategi permainan, maupun kompetisi. Anak-anak juga membutuhkan lingkungan pendidikan yang mendukung agar kemampuan olahraga dapat berkembang beriringan dengan pembentukan kepribadian.


Menurutnya, Sekolah Sepak Bola (SSB) mempunyai posisi strategis dalam menemukan dan mengembangkan bakat anak-anak. Melalui pembinaan yang terarah, anak-anak dapat belajar mengenai kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kemampuan mengendalikan diri.


Namun, Maigus mengingatkan bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pelatih dan pengelola SSB. Orang tua juga mempunyai peran besar dalam mendampingi perjalanan anak-anak, terutama dalam membangun karakter dan memberikan dukungan terhadap bakat yang mereka miliki.


Ia menekankan pentingnya perhatian, kasih sayang, komunikasi, dan keteladanan keluarga agar anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi atlet yang memiliki kemampuan, tetapi juga pribadi yang berakhlak mulia serta menghormati orang tua.


"SSB berperan penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh sekaligus mencegah perilaku menyimpang dari nilai-nilai penghormatan kepada orang tua. Saya berharap pembinaan sepak bola usia dini dapat melahirkan atlet berprestasi yang tetap mengutamakan pendidikan, kepribadian, dan nilai-nilai keagamaan," tegasnya.


Olahraga Bisa Membuka Jalan Menuju Masa Depan


Di hadapan para peserta turnamen, Maigus juga memberikan motivasi agar anak-anak tidak memandang sepak bola hanya sebagai aktivitas bermain atau sekadar mengejar kemenangan dalam pertandingan.


Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu jalan untuk meraih masa depan yang lebih luas. Anak-anak yang memiliki bakat dan tekad kuat berpeluang mengembangkan kemampuan hingga mencapai jenjang prestasi yang lebih tinggi.


Bahkan, prestasi olahraga dapat membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan maupun membangun karier di luar negeri.


"Mari jadikan olahraga sebagai wadah meraih prestasi sekaligus pemicu semangat belajar. Tidak ada yang tahu masa depan, melalui olahraga kalian bisa meraih cita-cita, bahkan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan maupun berkarier hingga ke luar negeri," ungkap Maigus.


Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan dan olahraga bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya justru perlu berjalan beriringan agar anak-anak memiliki bekal kemampuan, wawasan, serta karakter untuk menghadapi masa depan.


Top Scorer Arena Siap Dukung Turnamen Tahunan


Dukungan terhadap keberlanjutan Pemuda Muhammadiyah Cup juga disampaikan Anggota DPRD Kota Padang sekaligus Owner Top Scorer Arena, Manufer Putra Firdaus.


Ia mengapresiasi panitia penyelenggara dan seluruh tim peserta yang telah mengambil bagian dalam turnamen tersebut. Menurutnya, partisipasi 18 SSB menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola usia dini di Kota Padang.


Manufer juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga jalannya kompetisi dengan mengedepankan solidaritas dan sportivitas.


Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan Pemuda Muhammadiyah Cup agar dapat terus dilaksanakan sebagai agenda tahunan.


Harapannya, kompetisi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi wadah pembinaan yang mampu menjaring bibit-bibit pesepak bola potensial dari berbagai SSB di Kota Padang.


Dengan adanya kompetisi yang berkesinambungan, anak-anak memiliki kesempatan lebih luas untuk mengukur kemampuan, memperoleh pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada tingkatan yang lebih tinggi.


Potensi yang berkembang melalui pembinaan tersebut diharapkan nantinya dapat melahirkan pesepak bola yang mampu membawa nama Kota Padang, bahkan Sumatera Barat, di berbagai ajang olahraga.


Pemuda Muhammadiyah Ambil Peran dalam Pembinaan Generasi Muda


Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Padang, Sintaro Abe, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pemuda Muhammadiyah Cup merupakan salah satu bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini.


Menurutnya, olahraga merupakan salah satu media efektif untuk membangun generasi muda yang memiliki semangat berprestasi, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.


Melalui turnamen ini, PDPM Kota Padang ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan potensi yang mereka miliki.


Tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong anak-anak agar semakin termotivasi dalam menempuh pendidikan.


Sintaro menegaskan, pengembangan kemampuan olahraga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memiliki keterampilan di lapangan, tetapi juga mempunyai bekal pengetahuan dan karakter untuk menghadapi tantangan masa depan.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang serta Anggota DPRD Kota Padang, Manufer Putra Firdaus, atas dukungan terhadap terselenggaranya turnamen tersebut.


"Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang serta Anggota DPRD Kota Padang, Bapak Manufer Putra Firdaus, yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini. Semoga ajang ini terus berlanjut setiap tahun sebagai wadah pembinaan dan peningkatan prestasi anak-anak," tutur Sintaro.


Kolaborasi untuk Melahirkan Generasi Sepak Bola Berprestasi


Penutupan Pemuda Muhammadiyah Cup KU-10 tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Padang sekaligus Ketua DPD KNPI Kota Padang, Argi Putra Finalo; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Eka Putra Buhari; serta Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama.


Kehadiran unsur pemerintah daerah, legislatif, organisasi kepemudaan, dan pengelola fasilitas olahraga memperlihatkan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung kegiatan pembinaan generasi muda melalui olahraga.


Kolaborasi tersebut menjadi penting karena pengembangan sepak bola usia dini membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, mulai dari ketersediaan fasilitas latihan, kompetisi yang terarah, kualitas pembinaan, hingga dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan.


Pemuda Muhammadiyah Cup pun diharapkan menjadi salah satu agenda yang terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pembinaan olahraga di Kota Padang.


Pada akhirnya, keberhasilan sebuah turnamen usia dini tidak semata-mata diukur dari siapa yang keluar sebagai juara. Lebih penting dari itu adalah berapa banyak anak yang memperoleh pengalaman, menemukan kepercayaan diri, belajar menghargai sesama, dan semakin bersemangat mengembangkan potensi yang dimilikinya.


Dari lapangan mini soccer di Tunggul Hitam, harapan terhadap lahirnya generasi pesepak bola masa depan Kota Padang terus dibangun. Sebab, di balik setiap tendangan, operan, dan pertandingan anak-anak tersebut, tersimpan proses panjang pembentukan karakter dan perjalanan menuju prestasi.


Pemuda Muhammadiyah Cup bukan sekadar tentang siapa yang menang hari ini, melainkan tentang bagaimana menyiapkan generasi yang mampu meraih kemenangan dan masa depan yang lebih baik pada hari esok.


(Mond)


#Olahraga #Sepakbola #Daerah #Padang

×
Berita Terbaru Update