Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Turun dari Steger, Bawa Kabur Outdoor AC: Aksi Nekat RK Berakhir di Tangan Tim Klewang

03 October 2026 | October 03, 2026 WIB Last Updated 2026-10-03T14:14:27Z

Turun dari Steger, Bawa Kabur Outdoor AC: Aksi Nekat RK Berakhir di Tangan Tim Klewang



D'On, Padang - Suara gaduh di sebuah gedung lembaga pendidikan di Jalan Proklamasi, Padang Selatan, Kota Padang, Senin siang, 28 September 2026, ternyata bukan sekadar gangguan biasa.


Kecurigaan muncul ketika seorang pria terlihat turun dari perancah atau steger di sekitar gedung Ganesha Operation.


Pemeriksaan kemudian dilakukan.


Hasilnya mengejutkan. Satu unit outdoor AC merek Panasonic raib dari tempatnya. Tak hanya itu, pipa AC sepanjang sekitar lima meter juga ikut hilang.


Kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta.


Dari sinilah kasus pencurian tersebut mulai terungkap. Rekaman CCTV dari gedung yang berada di sebelah lokasi memperlihatkan aktivitas yang kemudian menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk memburu pelaku.


Empat hari berselang, dugaan pelaku akhirnya dibekuk.


Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang mengamankan pria berinisial RK (44), seorang buruh harian lepas, pada Kamis malam, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.


RK ditangkap di kawasan Jalan Proklamasi, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan.


Yang membuat penyelidikan polisi semakin mengarah kepadanya, satu unit outdoor AC Panasonic yang diduga merupakan barang hasil pencurian ditemukan dalam penguasaannya.


Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Yasin, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi Jumat, 2 Oktober 2026.


"Benar, pelaku berinisial RK berhasil diamankan oleh Tim Klewang di kawasan Jalan Proklamasi, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, beserta barang bukti hasil curiannya," ujar Kompol Yasin.


Berawal dari Suara Gaduh


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, ketika aktivitas di gedung Ganesha Operation berlangsung.


Situasi berubah setelah terdengar suara gaduh.


Pelapor yang merasa curiga kemudian melihat seorang pria turun dari steger. Kecurigaan tersebut mendorong pelapor melakukan pemeriksaan ke lantai atas gedung.


Benar saja, perangkat outdoor AC yang sebelumnya terpasang sudah tidak berada di tempatnya.


Satu unit kondensor AC merek Panasonic raib. Pipa AC dengan panjang sekitar lima meter juga ikut dibawa.


Pihak Ganesha Operation kemudian mengecek situasi sekitar dan menelusuri rekaman CCTV.


Dari kamera pengawas gedung di sebelah lokasi, aktivitas yang diduga berkaitan dengan pencurian tersebut berhasil terekam.


Rekaman inilah yang kemudian menjadi salah satu petunjuk dalam pengungkapan perkara.


Laporan Masuk, Tim Klewang Bergerak


Pihak PT Pendidikan Ganesha Operation kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polresta Padang.


Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/966/X/2026/SPKT/Polresta Padang/Polda Sumbar, tertanggal 1 Oktober 2026.


Tak ingin kasus berhenti sebatas laporan kehilangan, Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang langsung melakukan penyelidikan.


Tim yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Adrian Afandi bersama Kasubnit Opsnal Ipda Ryan Fermana melakukan olah tempat kejadian perkara dan menelusuri petunjuk yang tersedia.


Rekaman CCTV dipelajari.


Informasi dari masyarakat juga dikembangkan.


Dari rangkaian penyelidikan tersebut, polisi akhirnya mengidentifikasi pria yang diduga terlibat dalam pencurian.


Perburuan pun mengarah ke kawasan Alang Laweh.


Dibekuk Malam Hari, Barang Bukti Ikut Ditemukan


Kamis malam menjadi akhir dari pelarian RK.


Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas menemukan keberadaan pria tersebut di kawasan Jalan Proklamasi, Kelurahan Alang Laweh.


RK diamankan tanpa perlawanan.


Polisi kemudian menemukan satu unit outdoor AC merek Panasonic dalam penguasaan tersangka.


Barang tersebut selanjutnya diamankan sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyidikan.


Penangkapan itu sekaligus membuka jalan bagi penyidik untuk mendalami lebih jauh bagaimana perangkat AC tersebut bisa berpindah dari lokasi milik Ganesha Operation hingga berada dalam penguasaan tersangka.


" Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Padang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut," kata Kompol Yasin.


Bukan Sekadar AC yang Hilang


Kasus ini memang bermula dari hilangnya sebuah perangkat outdoor AC dan pipa sepanjang lima meter.


Namun bagi pemilik aset, kehilangan tersebut bukan perkara sepele.


Perangkat yang terpasang di bagian luar gedung memiliki nilai ekonomi. Dalam kasus ini, kerugian yang dialami PT Pendidikan Ganesha Operation ditaksir sekitar Rp3 juta.


Lebih dari itu, kejadian tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah benda yang terpasang di lingkungan gedung dapat menjadi sasaran pencurian ketika situasi memungkinkan.


Rekaman CCTV kemudian menjadi salah satu jejak penting yang membantu polisi mengurai perkara.


Informasi masyarakat juga ikut berperan dalam mengarahkan penyelidikan hingga polisi menemukan keberadaan orang yang diduga sebagai pelaku.


Dijerat Pasal Pencurian


Setelah diamankan, RK beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta Padang.


Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap perkara tersebut untuk melengkapi proses hukum.


Atas dugaan perbuatannya, RK dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian.


Kini, dugaan aksi pencurian yang bermula dari suara gaduh dan sosok yang terlihat turun dari steger itu berujung pada proses hukum.


Satu unit outdoor AC yang sempat raib telah ditemukan. Sementara RK harus menjalani proses penyidikan untuk mempertanggungjawabkan dugaan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.


(Mond)


#Kriminal #Padang

×
Berita Terbaru Update