Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tak Gentar dengan Keterbatasan, PABERSI Dharmasraya Buka Perjuangan Porprov XVI 2026 dengan Tiga Medali Perak

10 October 2026 | October 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-10T11:21:30Z

Tak Gentar dengan Keterbatasan, PABERSI Dharmasraya Buka Perjuangan Porprov XVI 2026 dengan Tiga Medali Perak



D'On, Solok - Dari Gedung Kubung 13 Kota Solok, Yuda Himawan membuktikan bahwa perjuangan, ketekunan, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan Dharmasraya berdiri di podium kehormatan. Tiga medali perak menjadi awal perjuangan tim angkat berat dalam memburu prestasi di Porprov XVI Sumatera Barat 2026.


Perjuangan kontingen Kabupaten Dharmasraya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 mulai membuahkan hasil. Di tengah persaingan ketat dan keterbatasan yang dihadapi, cabang olahraga angkat berat di bawah naungan PABERSI Dharmasraya berhasil membuka langkah dengan torehan tiga medali perak pada hari pertama pertandingan, Sabtu (10/10/2026).


Bertempat di Gedung Kubung 13, Kota Solok, arena pertandingan angkat berat menjadi saksi perjuangan atlet-atlet yang membawa harapan daerah. Di tempat inilah, kekuatan fisik, ketahanan mental, konsentrasi, serta keberanian menghadapi tekanan diuji untuk membuktikan siapa yang mampu memberikan hasil terbaik bagi kontingennya.


Bagi PABERSI Dharmasraya, tiga medali perak tersebut bukan sekadar angka dalam daftar perolehan medali. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan atlet daerah tetap memiliki arti dan daya saing di tengah kompetisi olahraga tingkat provinsi.


Sosok yang mengawali pencapaian tersebut adalah Yuda Himawan. Turun pada kelas yunior 74+ kilogram, Yuda tampil membawa nama Dharmasraya dan berhasil mengamankan tiga medali perak sekaligus dari tiga kategori, yakni squat, deadlift, dan total angkatan.


Tiga medali dalam satu penampilan menjadi modal berharga bagi kontingen Dharmasraya. Yuda tidak hanya menyumbangkan medali, tetapi juga membuka optimisme bagi rekan-rekannya yang masih akan bertanding pada hari berikutnya.


Yuda Himawan, Tiga Kali Naik Podium untuk Dharmasraya


Dalam olahraga angkat berat, setiap angkatan menuntut lebih dari sekadar tenaga. Atlet harus mampu menjaga teknik, mengendalikan konsentrasi, mengatur strategi, serta mempertahankan ketenangan ketika berhadapan dengan lawan-lawan yang sama-sama mengincar podium tertinggi.


Squat, deadlift, dan total angkatan menjadi tiga nomor yang menguji kemampuan atlet dari sisi berbeda. Setiap keberhasilan merupakan hasil dari perpaduan kekuatan, kesiapan, dan kemampuan menjalankan strategi di bawah tekanan pertandingan.


Yuda Himawan berhasil melewati persaingan tersebut dengan meraih perak pada ketiga kategori. Hasil ini sekaligus mengukuhkan namanya sebagai penyumbang medali pertama bagi cabang olahraga angkat berat Dharmasraya dalam perjuangan Porprov XVI Sumatera Barat 2026.


Meski belum berhasil membawa pulang medali emas, pencapaian Yuda tetap memiliki nilai penting. Medali perak merupakan hasil dari persaingan yang menuntut kemampuan maksimal, sekaligus menjadi pijakan untuk mengevaluasi dan memperbaiki performa pada kompetisi berikutnya.


Bagi kontingen Dharmasraya, keberhasilan ini menjadi suntikan motivasi bahwa perjuangan belum berakhir. Masih ada pertandingan yang harus dijalani, peluang yang perlu diperjuangkan, dan harapan yang terus dijaga.


Keterbatasan Tak Memadamkan Semangat Perjuangan


Di balik keberhasilan meraih tiga medali perak, terdapat perjuangan tim yang harus menghadapi berbagai keterbatasan. Pelatih angkat berat Dharmasraya, Indra, mengaku bersyukur atas hasil yang berhasil dibawa pulang anak asuhnya pada hari pertama pertandingan.


Dengan nada penuh rasa syukur, Indra menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil yang patut diapresiasi, meskipun timnya masih menghadapi keterbatasan dalam persiapan maupun dukungan yang tersedia.


"Dengan segala keterbatasan, alhamdulillah kami hanya bisa menyumbang tiga perak untuk Dharmasraya," ujar Indra kepada media ini.


Pernyataan tersebut menggambarkan sikap realistis sekaligus rasa syukur atas perjuangan yang telah dilalui. Di tengah berbagai tantangan, para atlet tetap berusaha memberikan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Dharmasraya.


Dalam dunia olahraga, kemenangan memang menjadi tujuan utama. Namun, proses menuju podium juga memperlihatkan nilai yang tidak kalah penting: kedisiplinan, ketekunan, keberanian menghadapi persaingan, dan kesediaan untuk terus berjuang meskipun keadaan tidak selalu ideal.


Tiga medali perak yang diraih Yuda menjadi pengingat bahwa prestasi tidak selalu lahir dari situasi yang sempurna. Terkadang, hasil terbaik justru diperjuangkan dengan memaksimalkan kemampuan yang ada, menjaga semangat, dan tidak menyerah sebelum pertandingan berakhir.


Dua Atlet Masih Menyimpan Harapan


Perjuangan PABERSI Dharmasraya belum selesai. Dari empat atlet yang disiapkan untuk mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat 2026, pertandingan pada hari pertama baru melibatkan sebagian atlet sesuai jadwal yang berlangsung.


Indra menyebut peluang untuk menambah koleksi medali masih terbuka. Dua atlet yang dijadwalkan bertanding pada Senin (12/10/2026), yakni Tasima Abidin dan Rozi Sanjaya, diharapkan mampu mengikuti jejak positif yang telah ditorehkan Yuda Himawan.


"Namun besok, Senin tanggal 12 Oktober 2026, masih ada harapan untuk dua atlet kita yang akan bertanding. Karena hari ini baru turun dua atlet, Insyaallah kita masih berpeluang untuk perolehan medali," tutupnya.


Harapan tersebut menjadi alasan bagi tim untuk tetap menjaga optimisme. Dua atlet yang tersisa masih memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik dan memperjuangkan tambahan medali bagi kontingen Dharmasraya.


Tasima Abidin dan Rozi Sanjaya kini menjadi bagian penting dari kelanjutan perjuangan tim. Keduanya diharapkan mampu tampil dengan persiapan matang, menjaga fokus, dan memanfaatkan kesempatan bertanding sebaik mungkin.


Meski hasil pertandingan tidak dapat dipastikan sebelum kompetisi berlangsung, optimisme yang tumbuh setelah keberhasilan Yuda menjadi modal moral yang berharga. Tiga medali perak pada hari pertama setidaknya telah memberikan pesan bahwa Dharmasraya datang ke Porprov bukan hanya untuk berpartisipasi, melainkan juga untuk bersaing dan memperjuangkan prestasi.


Dukungan Daerah Menjadi Bagian dari Perjuangan


Keberhasilan atlet di arena pertandingan juga menjadi perhatian jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Turut hadir menyaksikan pertandingan sekaligus mengalungkan medali perak kepada atlet, Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dharmasraya, Hendri Yamtiko Jati, bersama jajaran.


Kehadiran tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap perjuangan para atlet yang membawa nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi.


Apresiasi terhadap atlet menjadi penting karena perjalanan menuju prestasi tidak berhenti ketika pertandingan dimulai. Pembinaan, pendampingan pelatih, dukungan pemerintah daerah, serta perhatian terhadap kebutuhan atlet merupakan unsur yang dapat membantu menjaga keberlanjutan prestasi olahraga.


Bagi para atlet, dukungan tersebut diharapkan menjadi tambahan semangat untuk terus memberikan yang terbaik. Sebab, setiap medali yang diraih bukan hanya menjadi pencapaian individu, melainkan juga membawa nama daerah dan harapan masyarakat yang menantikan kabar baik dari arena pertandingan.


Pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026 ini, PABERSI Dharmasraya mengutus empat atlet terbaiknya, yakni Yuda Himawan, Tasima Abidin, Dirga Gumendra, dan Rozi Sanjaya. Mereka didampingi oleh Pengurus Cabang (Pengcab), Indra sebagai pelatih, serta Husnul Afra.


Keempat atlet tersebut menjadi representasi perjuangan Dharmasraya dalam cabang olahraga angkat berat. Setiap atlet memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan memberikan kontribusi bagi kontingen, sesuai nomor serta jadwal pertandingan masing-masing.


Tiga Perak sebagai Awal, Bukan Akhir


Porprov merupakan ajang untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Persaingan di dalamnya menuntut kesiapan fisik dan mental, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi atlet untuk memperoleh pengalaman berharga dan meningkatkan kemampuan.


Bagi PABERSI Dharmasraya, tiga medali perak dari Yuda Himawan menjadi awal yang patut disyukuri. Namun, hasil tersebut tidak lantas membuat perjuangan berhenti. Masih ada dua atlet yang diharapkan mampu menambah perolehan medali dan memperkuat posisi Dharmasraya dalam persaingan.


Kini, harapan itu bertumpu pada kerja keras, kesiapan, dan penampilan terbaik para atlet yang akan turun ke arena. Apa pun hasil akhirnya, perjuangan mereka menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun olahraga daerah yang lebih berprestasi.


Dari Gedung Kubung 13 Kota Solok, Yuda Himawan telah mengirimkan pesan melalui tiga medali peraknya: keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang. Selama kesempatan masih terbuka, harapan tetap layak diperjuangkan.


Bagi Dharmasraya, tiga medali perak tersebut bukan garis akhir, melainkan pembuka perjalanan. Perjuangan masih berlanjut, dan semangat untuk mengharumkan nama daerah tetap menyala bersama langkah para atlet yang akan kembali bertanding.


(Papa Juan)



#PorprovXVISumbar #Olahraga #AngkatBerat

×
Berita Terbaru Update