
Padang Kian Kokoh di Puncak Perolehan Medali Porprov 2026, KONI Bidik Juara Umum
D'On, Padang - Persaingan perebutan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 semakin sengit memasuki hari kelima pelaksanaan pertandingan. Kontingen Kota Padang mulai menunjukkan dominasinya dengan torehan puluhan medali dan semakin mantap membidik posisi sebagai juara umum.
Hingga Senin (5/10/2026), kontingen Kota Padang telah mengoleksi 37 medali emas, 30 medali perak, dan 25 medali perunggu. Perolehan tersebut menjadi modal penting bagi Kota Padang untuk merealisasikan target yang telah dicanangkan sejak awal, yakni membawa pulang predikat juara umum Porprov Sumatera Barat 2026.
Ketua KONI Kota Padang, Erianto Mahmuda, mengatakan perolehan medali tersebut masih sangat mungkin bertambah. Sejumlah cabang olahraga (cabor) masih menjalani pertandingan, termasuk beberapa di antaranya yang telah memasuki babak final dan menjadi tumpuan untuk menambah koleksi emas Kota Padang.
"Alhamdulillah, jumlah emas yang kita dapatkan di Kota Padang totalnya pada hari ini, jam ini, ada sekitar 37 emas, 25 perunggu, dan 30 perak. Alhamdulillah nantinya ini akan bertambah terus untuk hari yang kelima ini," ujar Erianto.
Sejumlah Cabor Masih Berpeluang Tambah Emas
Memasuki hari kelima, sedikitnya sembilan cabang olahraga telah menggelar pertandingan. Kondisi tersebut membuat peta persaingan perolehan medali terus bergerak seiring berakhirnya pertandingan di masing-masing nomor.
Kota Padang tidak hanya tampil sebagai salah satu kontingen peserta, tetapi juga menjadi tuan rumah bagi sejumlah pertandingan sekaligus bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Porprov 2026.
Sejumlah cabor yang telah memasuki fase penting dan diproyeksikan mampu menyumbangkan tambahan medali emas antara lain senam (gymnastic), panahan, tenis meja, muaythai, dan gulat.
Selain kelima cabor tersebut, dayung dan kickboxing juga menjadi tumpuan Kota Padang dalam upaya memperbesar perolehan medali.
KONI Kota Padang menegaskan tidak ada cabang olahraga yang dianggap sekadar pelengkap dalam kontingen. Seluruh cabor yang diikuti Kota Padang dipandang memiliki peluang dan kapasitas untuk menyumbangkan medali, khususnya emas.
Karena itu, perjuangan kontingen tidak hanya bertumpu pada atlet yang telah lebih dahulu naik podium. Atlet yang masih bertanding juga diharapkan mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan terakhir.
Komitmen Wujudkan Target Wali Kota
Erianto Mahmuda menegaskan KONI Kota Padang bersama seluruh pengurus dan cabang olahraga telah menyatukan tekad untuk memenuhi target yang diberikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, yakni menjadikan Kota Padang sebagai juara umum Porprov Sumatera Barat 2026.
Menurutnya, target tersebut bukan sekadar ambisi, melainkan menjadi komitmen bersama seluruh elemen olahraga Kota Padang.
"Kami KONI komitmen untuk menetapkan menjadikan Padang jadi juara umum Porprov 2026 ini. InsyaAllah, mudah-mudahan KONI Kota Padang beserta cabor-cabor yang ada bersepakat untuk jadi juara umum," tegas Erianto.
Target tersebut kini mulai mendapatkan pijakan dari capaian sementara di arena pertandingan. Namun, perjalanan menuju gelar juara umum masih panjang karena sejumlah pertandingan dan perebutan medali masih berlangsung.
KONI pun meminta seluruh atlet tetap fokus dan tidak terlena dengan perolehan sementara. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk memperbesar jarak perolehan medali sekaligus menjaga peluang Kota Padang bertahan di posisi teratas.
Rp23 Miliar Disiapkan untuk Bonus Atlet dan Pelatih
Di tengah perjuangan para atlet di arena Porprov, Pemerintah Kota Padang juga memberikan dukungan melalui penyediaan anggaran bonus bagi para peraih medali.
Pemko Padang telah mengalokasikan anggaran khusus lebih dari Rp23 miliar yang dipersiapkan untuk bonus langsung bagi atlet dan pelatih yang berhasil mempersembahkan prestasi pada Porprov 2026.
Kepastian bonus tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap kerja keras para atlet yang membawa nama Kota Padang dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan bonus tersebut telah disiapkan dan direncanakan dibayarkan pada tahun ini.
"Untuk bonus atlet telah disiapkan, bonusnya lebih kurang Rp23 miliar, itu khusus untuk bonus saja, dan dibayarkan pada tahun ini juga," kata Fadly Amran.
Fadly berharap dukungan tersebut dapat menjadi tambahan motivasi bagi seluruh kontingen Kota Padang agar mampu memberikan penampilan terbaik hingga pertandingan berakhir.
"Semoga jadi tambahan penyemangat bagi kontingen Kota Padang untuk memberikan hasil terbaik dan mempersembahkan juara umum bagi Kota Padang," ujarnya.
Perjuangan Belum Berakhir
Dengan koleksi sementara 37 emas, 30 perak, dan 25 perunggu, perjuangan kontingen Kota Padang masih jauh dari kata selesai.
Justru, fase-fase penentuan mulai dihadapi para atlet. Setiap emas yang diperebutkan akan memiliki arti penting dalam menentukan posisi akhir klasemen Porprov 2026.
KONI Kota Padang kini menaruh harapan besar kepada seluruh cabor yang masih bertanding, terutama mereka yang telah memasuki babak final. Konsistensi, mental bertanding, serta kemampuan menjaga performa akan menjadi kunci untuk mengonversi peluang menjadi medali.
Bagi Kota Padang, Porprov 2026 bukan hanya tentang jumlah medali yang dikumpulkan. Ajang ini juga menjadi pembuktian atas pembinaan atlet, kerja keras pelatih, dukungan pemerintah, serta kolaborasi seluruh insan olahraga.
Dengan target juara umum yang telah ditegaskan, kontingen Kota Padang kini dituntut menjaga tren positif tersebut hingga pertandingan terakhir.
Medali demi medali masih akan diperebutkan. Dan bagi Kota Padang, setiap podium adalah satu langkah lebih dekat menuju gelar juara umum Porprov Sumatera Barat 2026.
(Mond)
#PorprovXVISumbar #Padang #Daerah #Olahraga