Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda Termasuk Kapolda Sumbar yang Baru 3 Bulan Menjabat

03 October 2026 | October 03, 2026 WIB Last Updated 2026-10-03T05:24:08Z

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda Termasuk Kapolda Sumatera Barat, Peta Kepemimpinan Polda Berubah di Berbagai Daerah



D'On, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Tak hanya sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri, pergantian juga menyentuh 19 jabatan kepala kepolisian daerah (Kapolda) di berbagai wilayah Indonesia.


Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi itu juga berkaitan dengan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1532/X/2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.


Langkah tersebut dilakukan hanya sehari setelah Suyudi resmi menjabat sebagai Kapolri. Dalam keterangan Polri, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan kedinasan, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


Secara keseluruhan, mutasi dalam telegram tersebut mencakup 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru, sementara perubahan juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan Kapolda.


Kapolda Metro Jaya Berganti


Salah satu perubahan paling menonjol terjadi di Polda Metro Jaya, wilayah kepolisian yang memiliki posisi strategis karena mencakup kawasan Ibu Kota dan sekitarnya.


Irjen Pol Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.


Pergantian tersebut menjadi bagian dari pergeseran sejumlah pejabat utama Polri dalam telegram yang sama.


Selain itu, Irjen Pol Suwondo Nainggolan ditugaskan sebagai Kapolda Maluku. Posisi yang sebelumnya ditempati Dadang Hartanto tersebut kini berpindah kepada Suwondo.


Pergeseran Pimpinan di Sumatera hingga Indonesia Timur


Rotasi juga menjangkau sejumlah Polda di Pulau Sumatera.


Di Polda Riau, jabatan Kapolda dipercayakan kepada Irjen Pol Arman Achdiat, menggantikan Irjen Pol Hery Heryawan.


Hery Heryawan selanjutnya mendapat tugas sebagai Kabaharkam Polri, sehingga pergantian di Polda Riau sekaligus berkaitan dengan pengisian jabatan strategis di tingkat Mabes Polri.


Di Polda Kepulauan Riau, posisi Kapolda diisi Irjen Pol Suhendri. Ia menggantikan Irjen Pol Asep Safrudin, yang mendapat tugas baru sebagai Kabareskrim Polri.


Sementara di Sumatera Barat, Kapolri menunjuk Irjen Pol Jawari sebagai Kapolda menggantikan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.


Pergantian juga terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Brigjen Pol Sonny Irawan ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Utara menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.


Sedangkan Brigjen Pol Ronny Samtana, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumatera Selatan, dipercaya menjadi Kapolda Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho.


Di Jambi, Irjen Pol Widodo mendapat penugasan sebagai Kapolda menggantikan Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar. Sementara posisi Kapolda Gorontalo kemudian diisi Irjen Pol Nurworo Danang.


Jawa Barat dan Banten Ikut Berubah


Perubahan signifikan juga terjadi di wilayah Jawa Barat dan Banten.


Irjen Pol Hengki ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Barat. Sebelumnya, Hengki menjabat sebagai Kapolda Banten. Ia menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto.


Posisi Kapolda Banten selanjutnya diisi Brigjen Pol Hendra Kurniawan, yang sebelumnya bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.


Di Jawa Tengah, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.


Sementara itu, di Jawa Timur, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono dipercaya menjadi Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto. Sebelumnya, Dekananto menjabat Wakapolda Metro Jaya.


Rotasi turut menyentuh Bali. Brigjen Pol Pasma Royce, sebelumnya Wakapolda Jawa Timur, ditugaskan menjadi Kapolda Bali menggantikan Brigjen Pol Daniel Adityajaya.


Dua Wakapolda Juga Bergeser


Selain 19 Kapolda, telegram mutasi tersebut juga mencatat pergantian pada dua posisi Wakapolda.


Untuk Wakapolda Jawa Barat, jabatan tersebut dipercayakan kepada Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi, menggantikan Brigjen Pol Adi Vivid.


Sementara Brigjen Pol Hendra Wirawan ditunjuk sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah, menggantikan Brigjen Pol Yosi Muhamarta.


Pergantian Wakapolda ini melengkapi perubahan struktur kepemimpinan di tingkat kewilayahan yang dilakukan bersamaan dengan rotasi para Kapolda.


Daftar Lengkap 19 Kapolda yang Berganti


Berikut daftar 19 Kapolda yang mendapat penugasan baru berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026:


  1. Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol Dadang Hartanto.
  2. Kapolda Maluku: Irjen Pol Suwondo Nainggolan.
  3. Kapolda Kepulauan Riau: Irjen Pol Suhendri.
  4. Kapolda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat.
  5. Kapolda Nusa Tenggara Timur: Irjen Pol Reza Arief Dewanto.
  6. Kapolda Jawa Barat: Irjen Pol Hengki.
  7. Kapolda Banten: Brigjen Pol Hendra Kurniawan.
  8. Kapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan.
  9. Kapolda Jawa Timur: Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono.
  10. Kapolda Bali: Brigjen Pol Pasma Royce.
  11. Kapolda Sumatera Barat: Irjen Pol Jawari.
  12. Kapolda Sulawesi Selatan: Irjen Pol M. Awal Chairuddin.
  13. Kapolda Jambi: Irjen Pol Widodo.
  14. Kapolda Gorontalo: Irjen Pol Nurworo Danang.
  15. Kapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol Sonny Irawan.
  16. Kapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol Ronny Samtana.
  17. Kapolda Sulawesi Tengah: Irjen Pol Rizal Irawan.
  18. Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol Totok Suharyanto.
  19. Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta: Irjen Pol Langgeng Purnomo.


Bukan Sekadar Pergantian Kapolda


Rotasi 19 Kapolda ini merupakan bagian dari perubahan yang lebih luas di tubuh Polri. Telegram yang sama juga memuat pergeseran sejumlah pejabat utama Mabes Polri.


Di antaranya, Komjen Pol Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, Irjen Pol Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri, Irjen Pol Hery Heryawan sebagai Kabaharkam Polri, dan Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri.


Dengan demikian, mutasi ini tidak hanya mengubah komposisi pimpinan kepolisian di daerah, tetapi juga menggeser sejumlah figur dari tingkat kewilayahan ke posisi strategis di Mabes Polri.


Tantangan bagi Kapolda Baru


Para pejabat yang mendapat penugasan baru akan menghadapi karakteristik persoalan yang berbeda di setiap wilayah.


Kapolda Metro Jaya, misalnya, berada di wilayah dengan kepadatan aktivitas masyarakat dan kompleksitas persoalan keamanan yang tinggi. Di Jawa Barat dan Jawa Timur, tantangannya berkaitan dengan luas wilayah serta besarnya jumlah penduduk.


Sementara Polda di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua memiliki karakter geografis, sosial, dan kebutuhan pelayanan kepolisian yang berbeda.


Karena itu, pergantian Kapolda bukan hanya persoalan pergantian nama di struktur organisasi. Setiap pejabat baru dituntut melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menyesuaikan kebijakan kepolisian dengan kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa personel yang mendapat amanah jabatan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing, melanjutkan tugas yang sudah berjalan, dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.


Rotasi besar ini menjadi salah satu langkah awal kepemimpinan Suyudi Ario Seto setelah resmi memegang tongkat komando Polri. Dengan 19 posisi Kapolda berganti dan puluhan jabatan strategis lainnya mengalami pergeseran, struktur kepemimpinan kewilayahan Polri kini memasuki fase baru.


Publik selanjutnya akan melihat bagaimana para pejabat baru menerjemahkan amanah tersebut ke dalam kinerja konkret, terutama dalam menjaga keamanan, penegakan hukum, serta kualitas pelayanan kepolisian di masing-masing daerah.


(Mond)


#Polri #Nasional

×
Berita Terbaru Update