
Diduga Jadi Sarang Narkoba, Rumah di Taeh Baruah Digerebek Polisi: Dua Pria Kabur ke Semak-Semak, Sabu dan Bong Diamankan
D'On, Payakumbuh - Sebuah rumah di Jorong Koto Puji, Kenagarian Taeh Baruah, menjadi sasaran penggerebekan tim gabungan Polres Payakumbuh, Jumat (9/10/2026) siang. Rumah yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika tersebut digerebek setelah aparat turun melakukan upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penggerebekan yang berlangsung di tengah perhatian warga itu berujung pada diamankannya dua pria berinisial IH (21) dan AS (40). Keduanya sempat berupaya melarikan diri ketika petugas tiba di lokasi. Namun, usaha tersebut berakhir setelah tim gabungan berhasil menyergap mereka di kawasan semak-semak di belakang rumah yang menjadi sasaran operasi.
Operasi ini bukan sekadar penindakan biasa. Aparat mengerahkan sejumlah unsur kepolisian dan melibatkan elemen masyarakat serta pemerintahan setempat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merusak kehidupan sosial dan mengancam masa depan generasi muda.
Sempat Kabur, Dua Pria Disergap di Belakang Rumah
Penggerebekan pada Jumat (9/10/2026) siang itu melibatkan personel gabungan dari Satresnarkoba, Satreskrim, Satintelkam, Satsamapta, Satbinmas, dan Provos Polres Payakumbuh.
Selain unsur internal kepolisian, operasi turut mendapat dukungan dari jajaran pemerintahan nagari dan jorong, tokoh agama, tokoh masyarakat, personel Babinsa, serta awak media.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya membutuhkan tindakan penegakan hukum, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar terbebas dari ancaman peredaran barang terlarang.
Suasana di lokasi menjadi perhatian setelah kedua pria yang berada di rumah tersebut diduga berusaha menghindari petugas. Alih-alih bertahan di dalam rumah, keduanya memilih melarikan diri melalui bagian belakang bangunan.
Namun, upaya itu tidak berhasil. Petugas bergerak melakukan pengejaran hingga akhirnya kedua pria tersebut ditemukan dan diamankan di semak-semak yang berada tidak jauh dari lokasi penggerebekan.
Peristiwa itu disaksikan ratusan warga setempat yang berkumpul menyaksikan jalannya operasi.
Bong dan Kaca Pirex Berisi Diduga Sabu Diamankan
Setelah mengamankan kedua pria tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di lokasi dan menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Salah satu barang bukti yang diamankan berupa alat isap sabu atau bong. Alat tersebut ditemukan masih terpasang kaca pirex yang diduga berisi narkotika jenis sabu.
Temuan itu menjadi bagian penting dari proses penyidikan untuk mendalami dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di rumah tersebut, termasuk peran masing-masing pria yang diamankan.
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Gusmanto, S.H., M.H., membenarkan penangkapan kedua pria tersebut beserta penyitaan barang bukti.
"Iya, kedua pelaku dan barang bukti saat ini telah kita amankan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujar AKP Gusmanto.
Pihak kepolisian selanjutnya akan mendalami temuan di lokasi dan keterangan kedua pria tersebut guna mengungkap secara utuh perkara yang sedang ditangani.
Mengaku Membeli Sabu Rp100 Ribu dari AS
Dalam pemeriksaan awal, IH mengaku memperoleh sabu dengan cara membeli dari AS seharga Rp100.000.
Menurut pengakuan tersebut, sabu yang dibeli IH rencananya akan dikonsumsi bersama AS.
Keterangan ini membuka ruang pendalaman lebih lanjut bagi penyidik, terutama untuk memastikan bagaimana transaksi itu berlangsung, asal barang yang diduga narkotika tersebut, serta apakah terdapat keterlibatan pihak lain.
Meski demikian, pengakuan awal tersebut masih harus diuji melalui proses penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi juga perlu mendalami peran masing-masing pihak berdasarkan alat bukti yang ditemukan, sehingga penanganan perkara tidak berhenti hanya pada penangkapan dua orang di lokasi.
Polisi Ungkap Detik-Detik Penggerebekan
AKP Gusmanto menjelaskan, saat petugas tiba di rumah tersebut, kedua pria itu mengaku sedang mengonsumsi sabu-sabu.
Ia juga menerangkan bahwa kedatangan tim gabungan membuat keduanya panik hingga diduga berusaha melarikan diri melalui bagian belakang rumah dan meninggalkan alat isap yang ditemukan petugas.
"Mereka baru akan memulai kesepakatan jahatnya. Kedatangan kami yang disambut dengan lolongan anjing mungkin membuat mereka kelabakan, kemudian mungkin juga memeriksa keadaan hingga memutuskan lari melalui belakang rumah dan meninggalkan alat isap yang sudah terpasang tersebut," beber AKP Gusmanto.
Keterangan tersebut menggambarkan situasi saat operasi berlangsung. Namun, rangkaian peristiwa dan dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika itu tetap menjadi bagian yang harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Pemberantasan Narkoba Tak Cukup Berhenti pada Penggerebekan
Pengungkapan kasus di Taeh Baruah kembali menyoroti pentingnya pengawasan lingkungan dan kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika.
Rumah tinggal yang diduga digunakan untuk aktivitas penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan keresahan, terutama apabila aktivitas tersebut berlangsung di tengah lingkungan permukiman. Karena itu, respons cepat aparat dan partisipasi masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga keamanan wilayah.
Meski dua pria telah diamankan, pekerjaan penyidik belum selesai. Asal-usul barang yang diduga sabu, hubungan antara IH dan AS, serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut masih perlu ditelusuri berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan.
Polisi juga perlu memastikan status hukum masing-masing pihak dan mengembangkan penyidikan sesuai fakta yang ditemukan.
Penggerebekan ini menjadi peringatan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan langkah berkelanjutan: penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat, pengawasan terhadap potensi peredaran, serta keberanian masyarakat melaporkan aktivitas mencurigakan melalui jalur yang aman dan resmi.
Kini, IH dan AS telah diamankan bersama barang bukti untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan berikutnya akan menentukan bagaimana perkara dugaan penyalahgunaan dan transaksi narkotika tersebut ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
(Mond)
#Narkoba #Daerah #KotaPayakumbuh