Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Densus 88 Gegerkan Permukiman Antapani Bandung, Rumah Kontrakan Didatangi Petugas: Sejumlah Barang Diamankan

04 October 2026 | October 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T08:37:11Z

Densus 88 Gegerkan Permukiman Antapani Bandung, Rumah Kontrakan Didatangi Petugas: Sejumlah Barang Diamankan



D'On, Bandung - Ketenangan warga di kawasan Cibodas, RW 23, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, mendadak terusik pada Jumat pagi. Sejumlah personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri datang ke sebuah rumah kontrakan dan melakukan penggeledahan setelah seorang pria yang disebut diduga terkait jaringan terorisme lebih dahulu diamankan.


Kehadiran personel Densus 88 berpakaian hitam di tengah permukiman warga sontak menarik perhatian. Aktivitas aparat di rumah kontrakan tersebut berlangsung cukup mencolok dan membuat warga bertanya-tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah yang baru ditempati kurang dari sebulan itu.


Ketua RT setempat, Agus, membenarkan adanya penggeledahan. Ia mengaku mendapat informasi dari petugas dan diminta membantu melakukan koordinasi agar lokasi tetap steril selama proses berlangsung.

 

“Saya mendapat informasi dari petugas bahwa ada penggeledahan di salah satu rumah kontrakan di wilayah kami. Kami juga diminta membantu koordinasi untuk mensterilkan lokasi,” ujar Agus, dilansir Antara.


Baru Sebulan Menetap, Langsung Didatangi Densus 88


Fakta bahwa keluarga tersebut baru tinggal di lingkungan itu kurang dari satu bulan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian warga.


Pria tersebut diketahui menempati rumah kontrakan bersama istri dan dua anaknya. Sejumlah tetangga menyebut keluarga itu relatif tertutup dan tidak banyak berinteraksi dengan masyarakat sekitar.


Namun, sikap tertutup tersebut tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan dugaan tindak pidana atau aktivitas terorisme. Status dan dugaan keterlibatan pria tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat untuk membuktikannya melalui proses penyelidikan dan penyidikan.


Yang pasti, menurut Agus, pria tersebut bukan diamankan di rumah kontrakan.


Ia telah lebih dahulu diamankan oleh petugas. Setelah itu, Densus 88 mendatangi tempat tinggalnya untuk melakukan penggeledahan.


Flashdisk, Ponsel hingga Cairan Dibawa Petugas


Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah barang terlihat diamankan petugas.


Agus menyebut barang yang dilihatnya antara lain flashdisk, kartu telepon seluler, telepon genggam, serta beberapa cairan yang tidak diketahui jenisnya.

 

“Yang saya lihat ada flashdisk, kartu telepon seluler, telepon genggam, dan beberapa cairan yang saya sendiri tidak tahu jenisnya. Barang-barang itu kemudian diamankan petugas,” kata Agus.


Barang-barang tersebut kemudian dibawa petugas untuk kepentingan penanganan perkara.


Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan isi maupun fungsi barang-barang tersebut. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah seluruh barang tersebut memiliki keterkaitan dengan dugaan jaringan terorisme yang sedang ditelusuri.


Keterangan mengenai hasil pemeriksaan barang bukti menjadi penting untuk mengungkap apa sebenarnya yang ditemukan petugas di rumah kontrakan tersebut.


Penggeledahan Berakhir, Keluarga Pergi


Setelah proses penggeledahan selesai, istri pria tersebut disebut meninggalkan rumah kontrakan bersama kedua anaknya.


Situasi di lingkungan sekitar kemudian kembali berangsur normal. Namun, peristiwa tersebut meninggalkan tanda tanya di tengah warga yang sebelumnya tidak mengetahui adanya aktivitas aparat terhadap penghuni rumah tersebut.


Bagi masyarakat setempat, kedatangan Densus 88 merupakan kejadian yang tidak biasa, terlebih berlangsung di kawasan permukiman.


RT Dorong Pendataan Penghuni Kontrakan Diperketat


Peristiwa tersebut juga memunculkan perhatian baru terhadap sistem pendataan warga pendatang.


Agus mengatakan pihak lingkungan berencana meningkatkan pendataan terhadap penghuni rumah kontrakan. Pemilik kontrakan juga diimbau lebih teliti sebelum menerima penyewa baru.


Identitas calon penghuni, asal daerah, serta administrasi kependudukan diharapkan dapat diketahui dan dilaporkan kepada pengurus lingkungan.


Langkah tersebut bukan berarti mencurigai setiap warga baru, melainkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


Polisi: Penggeledahan Dilakukan Densus 88


Kapolsek Antapani AKP Taufik Hidayat membenarkan adanya penggeledahan di rumah kontrakan tersebut.


Namun, ia menegaskan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Densus 88 Antiteror Polri.

 

“Penggeledahan dilakukan langsung oleh Densus 88,” ujar Taufik.


Hingga kini, identitas lengkap pria yang diamankan serta rincian dugaan keterlibatannya belum disampaikan secara terbuka dalam keterangan yang tersedia.


Begitu pula dengan hasil pemeriksaan terhadap barang-barang yang diamankan dari rumah kontrakan tersebut.


Misteri di Balik Rumah Kontrakan


Penggeledahan di Cibodas menyisakan sejumlah pertanyaan: siapa sebenarnya pria yang diamankan Densus 88 tersebut? Sejauh mana dugaan keterkaitannya dengan jaringan terorisme? Dan apakah barang-barang yang dibawa dari rumah kontrakan memiliki kaitan dengan perkara yang tengah ditangani?


Jawaban atas pertanyaan itu masih menunggu keterangan resmi aparat.


Untuk sementara, warga diminta tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Sebab, dugaan keterlibatan dalam jaringan terorisme merupakan perkara serius yang harus dibuktikan melalui proses hukum dan pemeriksaan aparat berwenang.


Satu hal yang pasti, ketenangan sebuah rumah kontrakan yang baru dihuni kurang dari sebulan mendadak berubah menjadi lokasi penggeledahan Densus 88 pada Jumat pagi. Peristiwa itu kini menjadi perhatian warga Cibodas, sementara publik menunggu penjelasan lebih jauh mengenai kasus yang sedang ditangani aparat.


(B1)


#Densus88 #Teroris #Nasional

×
Berita Terbaru Update