Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tabligh Akbar Aisyiyah Sumbar di Padang: Hidupkan Kembali Surau, Perkuat Generasi Muda hingga Dekatkan Umat ke Baitullah

14 September 2026 | September 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-14T04:20:07Z

Tabligh Akbar Aisyiyah Sumbar di Padang: Hidupkan Kembali Surau, Perkuat Generasi Muda hingga Dekatkan Umat ke Baitullah



D'On, Padang — Ribuan jemaah Aisyiyah dan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Sumatera Barat memadati Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (13/9/2026). Mereka hadir dalam Tabligh Akbar Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Sumatera Barat yang tidak hanya menjadi ruang memperkuat ukhuwah dan dakwah, tetapi juga membawa pesan penting tentang masa depan generasi muda dan kemudahan masyarakat dalam mempersiapkan ibadah ke Tanah Suci.


Mengusung tema “Aisyiyah dan Muhammadiyah Sumbar Berhaji, Langkah Emas Lebih Dekat ke Baitullah”, kegiatan tersebut berlangsung semarak dengan dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua Umum MUI Sumbar Zulkarnaini, Ketua PW Aisyiyah Sumbar Syur'aini, Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Bachtiar, serta Area Head PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Wilayah Padang dan Sumbar Agung Pramono.


Tabligh akbar tersebut sekaligus dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara PW Aisyiyah Sumbar dan BSI. Kolaborasi ini diarahkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah umrah dan haji khusus.


Surau Jangan Sekadar Jadi Bangunan


Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dalam sambutannya mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Padang sebagai tuan rumah kegiatan pengajian wilayah tahunan Aisyiyah Sumbar.


Menurut Maigus, kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar memiliki posisi strategis karena bukan hanya menyampaikan pesan dakwah, tetapi juga menjadi ruang membangun kepedulian bersama terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota yang berlandaskan agama dan budaya.


Salah satu hal yang menjadi perhatian Maigus adalah bagaimana mengembalikan surau kepada fungsi historisnya dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.


Surau, kata dia, memiliki sejarah panjang sebagai tempat ibadah sekaligus ruang pendidikan dan pembentukan karakter.


“Surau memiliki sejarah penting dalam pendidikan Minangkabau, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai sosial. Karena itu, tantangan generasi muda, mulai dari narkoba hingga berbagai persoalan sosial lainnya membutuhkan perhatian dan penanganan bersama,” ujar Maigus.


Bagi Pemko Padang, penguatan kembali fungsi surau bukan sekadar menghidupkan aktivitas keagamaan. Lebih jauh, surau diharapkan menjadi ruang yang mampu mendekatkan anak-anak dan remaja dengan nilai agama, membangun kepedulian sosial, sekaligus menjadi benteng menghadapi berbagai tantangan zaman.


Smart Surau Jadi Bagian Penguatan Karakter


Maigus menjelaskan, Pemko Padang terus mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku generasi muda.


Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program Unggulan Smart Surau.


Program itu diisi dengan berbagai aktivasi, di antaranya Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi rumah tahfiz, penyediaan ruang belajar digital dengan WiFi gratis, hingga pembaruan kurikulum TQA dan MDTW.


Menurut Maigus, berbagai program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menjadikan surau dan masjid kembali memiliki peran kuat dalam kehidupan generasi muda.


“Pemko Padang terus mendorong pendidikan yang tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui Progul Smart Surau dengan berbagai aktivasi, seperti Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi rumah tahfiz, ruang belajar digital dengan WiFi gratis, serta pembaruan kurikulum TQA dan MDTW,” katanya.


Ia menilai tantangan terhadap generasi muda saat ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah seorang diri.


Dibutuhkan keterlibatan keluarga, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak dan remaja.


Dalam konteks inilah, keberadaan surau dinilai kembali menjadi penting.


Aisyiyah dan BSI Dekatkan Masyarakat ke Baitullah


Selain membahas penguatan nilai agama dan karakter generasi muda, Tabligh Akbar Aisyiyah Sumbar juga menjadi momentum memperluas kerja sama di bidang pelayanan keumatan.


PW Aisyiyah Sumbar bersama BSI menandatangani kerja sama yang dikemas melalui program “Langkah Emas Lebih Dekat ke Baitullah.”


Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan perjalanan ibadah umrah maupun haji khusus.


Ketua PW Aisyiyah Sumbar Syur'aini mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah untuk memperkuat sinergi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses layanan yang baik dalam mempersiapkan ibadah umrah maupun haji khusus,” ujar Syur'aini.


Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya dipandang sebagai hubungan kelembagaan antara Aisyiyah dan BSI, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan yang dapat membantu masyarakat mempersiapkan ibadah secara lebih baik.


BSI Gandeng Biro Perjalanan Mitra


Area Head PT BSI Tbk Wilayah Padang dan Sumbar Agung Pramono mengatakan, kolaborasi dengan Aisyiyah Sumbar menghadirkan layanan BSI bersama biro perjalanan mitra terpilih.


Layanan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan ibadah umrah dan haji khusus.


“Kolaborasi ini menghadirkan layanan BSI bersama biro perjalanan mitra terpilih untuk memudahkan masyarakat merencanakan ibadah umrah dan haji khusus. Kami berharap kerja sama tersebut terus berlanjut dan semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mempersiapkan ibadah umrah maupun haji khusus,” kata Agung.


Ia berharap program tersebut dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata, sekaligus menjadi bentuk kolaborasi berkelanjutan antara lembaga keumatan dan sektor perbankan syariah.


Dari Masjid, Membangun Peradaban


Tabligh Akbar PW Aisyiyah Sumbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi akhirnya tidak hanya menjadi agenda seremonial.


Di balik ribuan jemaah yang hadir, terdapat pesan yang lebih besar: bagaimana agama kembali ditempatkan sebagai kekuatan dalam membangun masyarakat.


Pesan Maigus tentang menghidupkan kembali surau bertemu dengan semangat Aisyiyah dalam memperkuat dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Sementara kolaborasi dengan BSI membuka ruang baru untuk membantu umat mempersiapkan perjalanan ibadah menuju Baitullah.


Dari Padang, tiga pesan itu bertemu dalam satu momentum: menguatkan nilai agama, menjaga generasi muda, dan menghadirkan kemudahan bagi umat.


Sebab, membangun masyarakat yang kuat tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik. Ia membutuhkan karakter, nilai, kepedulian, dan ruang-ruang yang mampu menjaga generasi tetap dekat dengan agama.


Dan bagi masyarakat Minangkabau, salah satu ruang itu bernama surau.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update