
Pemko Padang Kerahkan BPBD, Tim Rescue dan Relawan Bantu Pulihkan Dampak Galodo di Kabupaten Solok
D'On, Kabupaten Solok - Pemerintah Kota Padang kembali menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, personel BPBD, Tim Rescue, serta relawan kebencanaan Kota Padang dikerahkan untuk membantu proses penanganan dan pemulihan di sejumlah lokasi terdampak.
Pada Kamis, 24 September 2026, tim gabungan dari Kota Padang turun langsung ke Arosuka, Kabupaten Solok. Kehadiran mereka difokuskan untuk membantu masyarakat membersihkan material bencana yang masih memenuhi permukiman dan sejumlah fasilitas umum.
Kegiatan lapangan tersebut dipimpin Sekretaris BPBD Kota Padang, Robert Chandra Eka Putra. Bersama personel BPBD, Tim Rescue, dan relawan kebencanaan Kota Padang, tim bergerak membantu membersihkan lingkungan warga yang terdampak material galodo.
Tidak hanya permukiman, pembersihan juga menyasar sejumlah masjid dan musala yang ikut terdampak. Fasilitas ibadah tersebut dibersihkan agar dapat kembali digunakan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan kehidupan warga pascabencana.
Material yang terbawa arus galodo meninggalkan pekerjaan berat bagi masyarakat. Karena itu, dukungan personel dan tenaga dari daerah lain menjadi penting untuk mempercepat proses pembersihan, terutama pada fasilitas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Di tengah kegiatan pemulihan tersebut, Tim Rescue Kota Padang juga mengambil bagian dalam proses pencarian korban yang masih dinyatakan hilang. Upaya pencarian dilakukan bersama unsur terkait di Kabupaten Solok dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Robert mengatakan, pengerahan personel Kota Padang merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Hari ini kami bersama personel BPBD, Tim Rescue, dan relawan kebencanaan Kota Padang kembali turun membantu masyarakat terdampak galodo di Kabupaten Solok. Kami membantu membersihkan permukiman, masjid, dan musala, sekaligus ikut dalam proses pencarian korban yang masih belum ditemukan,” ujar Robert.
Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kerja bersama dan koordinasi lintas daerah. Karena itu, personel Kota Padang terus berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait di Kabupaten Solok agar dukungan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selain membantu proses pembersihan dan pencarian, keberadaan tim Kota Padang juga menjadi bentuk dukungan moril bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Solok tidak sendirian. Kota Padang hadir untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur di lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.
Pemerintah Kota Padang memastikan dukungan terhadap penanganan dampak bencana di Kabupaten Solok akan terus diberikan sesuai kebutuhan dan kemampuan di lapangan.
Bagi Pemko Padang, penanganan bencana bukan hanya tentang membersihkan material atau mencari korban, tetapi juga tentang memastikan masyarakat terdampak mendapatkan dukungan dalam melewati masa-masa sulit.
Kehadiran personel BPBD, Tim Rescue, dan relawan kebencanaan Kota Padang di Kabupaten Solok sekaligus memperlihatkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas antardaerah tetap menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana.
Di tengah kondisi yang masih membutuhkan penanganan, pesan yang dibawa tim Kota Padang sederhana namun kuat: Solok tidak sendirian. Kota Padang hadir, bergerak bersama, dan membantu sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
(Mond)
#Padang #Daerah #BPBDPadang