Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

K9 Temukan Barang Pribadi Agusral, Petunjuk Baru Pencarian Korban Galodo di Solok

24 September 2026 | September 24, 2026 WIB Last Updated 2026-09-24T08:08:15Z

K9 Temukan Barang Pribadi Agusral, Petunjuk Baru Pencarian Korban Galodo di Solok



D'On, Solok -  Upaya pencarian korban bencana galodo atas nama Agusral (59) mulai menemukan titik terang. Tim SAR gabungan yang melibatkan Unit K9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat berhasil menemukan sejumlah barang pribadi yang diduga kuat milik korban di kawasan belakang Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Komplek Perkantoran Bupati Solok, Kamis (24/9).


Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, setelah anjing pelacak K9 bersama personel Subdit Gassum melakukan penyisiran di kawasan yang dipenuhi material akibat bencana galodo.


Barang-barang yang ditemukan menjadi perhatian serius tim pencarian karena sebagian di antaranya memuat identitas korban secara lengkap.


Sejumlah barang tersebut antara lain satu helai celana panjang berbahan katun warna hitam, sebuah dompet yang berisi identitas korban berupa KTP, STNK dan kartu BPJS, uang tunai, satu sandal sebelah kanan, serta pecahan tutup kepala senter berwarna merah.


Keberadaan barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk selanjutnya menjadi bagian dari petunjuk dalam proses pencarian Agusral yang hingga kini masih belum ditemukan.


Direktur Samapta Polda Sumatera Barat, AKBP Andre Anas, mengatakan temuan tersebut memberikan petunjuk penting bagi tim SAR untuk mempersempit wilayah pencarian.


Menurutnya, setelah K9 mendeteksi keberadaan barang-barang milik korban, personel langsung melakukan penyisiran secara lebih teliti di sekitar lokasi penemuan.

 

“Tim K9 kami bersama personel Subdit Gassum berhasil mendeteksi keberadaan barang-barang milik korban di sekitar lokasi perkantoran Bupati Solok. Saat ini fokus kami adalah memaksimalkan area tersebut dengan menyisir secara teliti,” ujar AKBP Andre Anas saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).


Kawasan Penemuan Kembali Disisir


Penemuan barang pribadi tersebut tidak serta-merta menghentikan pencarian. Sebaliknya, temuan itu menjadi dasar bagi tim untuk kembali memusatkan perhatian pada titik-titik di sekitar lokasi.


Medan yang harus dihadapi tim tidak mudah. Material galodo yang menimbun kawasan membuat proses pencarian harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap. Setiap bagian medan perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada petunjuk maupun keberadaan korban yang terlewatkan.


Anjing pelacak K9 juga menjadi salah satu unsur penting dalam operasi tersebut. Sejak pagi, K9 bersama personel kepolisian telah menyisir medan bencana untuk mendeteksi jejak keberadaan korban.


Barang-barang yang ditemukan kemudian untuk sementara disimpan oleh anak korban, Afilka Hazani (21), di lokasi kejadian.


Bagi keluarga, penemuan tersebut menjadi petunjuk yang sangat berarti di tengah ketidakpastian mengenai keberadaan Agusral.


Pencarian Berlanjut dengan Teknologi Modern


Kabidhumas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, memastikan proses pencarian korban akan terus dilakukan secara maksimal. Selain mengandalkan kemampuan personel dan anjing pelacak, kepolisian juga akan menggunakan perangkat teknologi untuk membantu mendeteksi keberadaan korban di bawah material timbunan.


Susmelawati mengatakan kondisi keluarga korban menjadi perhatian tim di tengah proses pencarian yang masih berlangsung.

 

“Keluarga korban saat ini masih dalam kondisi berduka dan syok, sehingga kami mendampingi mereka secara persuasif. Setelah istirahat siang ini, tim akan melanjutkan pencarian dengan mengerahkan teknologi alat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban secara lebih akurat di bawah material timbunan,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Penggunaan alat tersebut diharapkan dapat membantu tim mendapatkan gambaran lebih akurat mengenai kemungkinan keberadaan korban di bawah timbunan material galodo.


Dengan adanya temuan barang pribadi dan dukungan teknologi pencarian, area operasi selanjutnya akan difokuskan pada lokasi yang dinilai memiliki keterkaitan dengan temuan tersebut.


Personel dan K9 Istirahat, Pencarian Dilanjutkan


Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pencarian sempat dihentikan sementara sekitar siang hari. Penghentian dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada personel SAR memulihkan kondisi fisik setelah sejak pagi berjibaku dengan medan bencana.


Anjing pelacak K9 juga mendapat waktu istirahat setelah menyisir medan berat selama berjam-jam.


Kondisi medan yang penuh material galodo membutuhkan tenaga dan konsentrasi tinggi. Karena itu, istirahat menjadi bagian penting sebelum operasi kembali dilanjutkan.


Tim dijadwalkan kembali bergerak setelah waktu istirahat siang selesai.


Penemuan celana, dompet berisi identitas, sandal serta bagian senter tersebut kini menjadi salah satu petunjuk utama dalam pencarian Agusral.


Di tengah material galodo yang masih menutup sejumlah kawasan, tim SAR gabungan terus berupaya menyisir setiap titik dengan kehati-hatian. Harapannya, petunjuk yang berhasil ditemukan Unit K9 dapat mengarahkan pencarian menuju keberadaan korban dan memberikan kepastian bagi keluarga yang hingga kini masih menunggu.


Operasi pencarian pun terus dilakukan dengan menggabungkan kemampuan personel di lapangan, anjing pelacak K9, serta dukungan teknologi modern kepolisian.


(Mond/Ucok)


#K9PoldaSumbar #Galodo #Polri

×
Berita Terbaru Update