Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT, Fadly Amran: Duka Mereka Adalah Duka Kita Bersama

20 August 2026 | August 20, 2026 WIB Last Updated 2026-08-20T07:53:52Z

Pemko Padang Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT, Fadly Amran: Duka Mereka Adalah Duka Kita Bersama



D'On, Padang Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Di tengah upaya masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah sekitarnya bangkit dari dampak gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026, Pemko Padang menggalang donasi bantuan kemanusiaan.


Penggalangan donasi tersebut menyasar jajaran di lingkungan Pemko Padang dan terbuka bagi masyarakat yang ingin turut ambil bagian membantu para korban.


Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran melalui Surat Edaran Nomor: 000/1/DINSOS-PDG/2026 tentang Pengumpulan Donasi Bantuan Kemanusiaan Bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur dan Sekitarnya.


Fadly mengatakan, penggalangan bantuan bukan sekadar bentuk kepedulian pemerintah daerah, tetapi juga menjadi wujud solidaritas kemanusiaan. Menurutnya, ketika bencana terjadi di suatu daerah, masyarakat di daerah lain sepatutnya tidak menutup mata terhadap penderitaan yang dialami para korban.

 

“Musibah yang terjadi di NTT merupakan duka kita bersama. Karena itu, kami mengajak jajaran Pemko Padang dan masyarakat yang ingin berdonasi untuk memberikan bantuan guna meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Fadly.


Ajakan tersebut memiliki ikatan emosional tersendiri bagi Kota Padang. Kota ini pernah mengalami gempa bumi besar pada 2009 yang meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat.


Saat itu, kata Fadly, bantuan dan dukungan datang dari berbagai penjuru. Solidaritas masyarakat Indonesia menjadi salah satu kekuatan yang membantu warga Padang melewati masa sulit setelah bencana.


Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa bantuan sekecil apa pun dapat memiliki arti besar bagi mereka yang sedang berada dalam situasi sulit.

 

“Kota Padang sendiri adalah salah satu kota yang memiliki potensi bencana cukup tinggi, dan sudah beberapa kali menghadapi bencana. Sehingga kami bisa ikut merasakan kesulitan yang dihadapi saudara-saudara kita di NTT,” katanya.


Fadly menegaskan, pengalaman sebagai daerah yang pernah menghadapi bencana membuat masyarakat Padang memiliki rasa empati yang kuat terhadap korban bencana di daerah lain.


Menurutnya, solidaritas tidak boleh berhenti hanya karena bencana terjadi jauh dari daerah sendiri. Justru, musibah harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan semangat gotong royong.

 

“Ketika Kota Padang dilanda bencana gempa pada 2009 silam, banyak pihak datang membantu dan memberikan dukungan kepada masyarakat kita. Karena itu, hari ini sudah sepatutnya kita menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang sama kepada saudara-saudara kita di NTT,” tutur Fadly.


Donasi Sukarela, Berapa Pun Nilainya Tetap Berarti


Pemko Padang menegaskan bahwa penggalangan donasi tersebut bersifat sukarela. Tidak ada paksaan bagi pihak yang ingin memberikan bantuan.


Fadly berharap partisipasi berbagai pihak dapat memperkuat bantuan kemanusiaan yang nantinya disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa.

 

“Donasi bersifat sukarela tanpa ada paksaan. Sebelumnya LKAAM sudah mengirimkan 700 kilogram rendang. Berapa pun hasil donasi ini nantinya semoga bisa menambah bantuan yang akan dikirimkan,” ujarnya.


Bantuan 700 kilogram rendang yang sebelumnya dikirimkan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat Minangkabau terhadap warga yang terdampak bencana.


Bagi Pemko Padang, bantuan tersebut tidak hanya berbicara mengenai jumlah atau nilai materi. Lebih dari itu, bantuan menjadi pesan bahwa masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak sendirian.


Donasi Disalurkan Melalui BAZNAS Kota Padang


Bagi jajaran Pemko Padang maupun masyarakat yang ingin ikut berdonasi, bantuan kemanusiaan dapat disalurkan melalui rekening Bank Nagari atas nama BAZNAS Kota Padang dengan nomor rekening 1001.0210.04647.4.


Donasi juga dapat diberikan melalui pemindaian QRIS yang tercantum dalam surat edaran penggalangan bantuan tersebut.


Fadly berharap proses pengumpulan donasi berjalan dengan baik dan bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.

 

“Kami berharap kepedulian berbagai pihak dapat memberikan manfaat bagi para korban, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas antarsesama. Mudah-mudahan bantuan yang terkumpul nantinya dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” katanya.


Penggalangan donasi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana pengalaman kebencanaan dapat melahirkan solidaritas lintas daerah. Padang yang pernah merasakan getirnya bencana gempa kini memilih untuk ikut berdiri bersama masyarakat NTT.


Di tengah keterbatasan dan situasi sulit yang dihadapi para korban, bantuan dari berbagai pihak diharapkan menjadi penguat untuk kembali menata kehidupan.


Sebab, bagi Fadly Amran, kepedulian terhadap korban bencana bukan semata tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, melainkan tentang kesediaan untuk hadir dan berbagi ketika sesama sedang membutuhkan.


Dari Padang untuk NTT, semangatnya sederhana: ketika saudara sedang tertimpa musibah, jangan biarkan mereka menghadapi semuanya seorang diri.


(Mond)


#Padang #Daerah #GempaNTT

×
Berita Terbaru Update