Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pascabanjir, PUPR Kota Padang Gerak Cepat Pulihkan Irigasi Pertanian di Kuranji dan Pauh, Pasokan Air Sawah Jadi Prioritas

07 August 2026 | August 07, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T06:56:17Z

Pascabanjir, PUPR Kota Padang Gerak Cepat Pulihkan Irigasi Pertanian di Kuranji dan Pauh, Pasokan Air Sawah Jadi Prioritas



D'On, Padang Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani kerusakan jaringan irigasi pertanian yang terdampak banjir besar pada Senin (3/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan air ke lahan persawahan milik masyarakat segera kembali normal sehingga aktivitas pertanian tidak terganggu dalam waktu yang lama.


Penanganan dilakukan di sejumlah Daerah Irigasi (D.I) yang mengalami kerusakan di wilayah Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh, Jumat (7/8/2026). Berbagai metode penanganan diterapkan, mulai dari kegiatan Operasional Pemeliharaan (OP), perbaikan menggunakan Dana Transfer ke Daerah (TKD), hingga mobilisasi alat berat untuk pembangunan kembali bendungan yang rusak.


Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa pemulihan jaringan irigasi menjadi salah satu prioritas utama pascabanjir karena menyangkut keberlangsungan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.


Menurutnya, salah satu lokasi yang telah mendapatkan penanganan adalah Daerah Irigasi Guo Atas di Kecamatan Kuranji. Sejak Rabu (5/8/2026), personel lapangan telah diterjunkan untuk melakukan kegiatan Operasional Pemeliharaan (OP) guna mengatasi gangguan aliran air yang sebelumnya terputus akibat material banjir.

 

"D.I Guo Atas yang terdampak telah diatensi oleh anggota kita dengan kegiatan Operasional Pemeliharaan (OP) mulai tanggal 5 Agustus. Kegiatan ini untuk mengatasi aliran irigasi sawah yang terdampak di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji," ujar Malvi Hendri.


Selain Guo Atas, PUPR juga mempercepat penanganan di Daerah Irigasi Lolo 1. Proyek ini telah memasuki tahap pelaksanaan setelah resmi terkontrak. Pengerjaan dilakukan oleh CV Erindo Ihsan Persada dengan memanfaatkan pendanaan dari Dana Transfer ke Daerah (TKD), sehingga diharapkan proses rehabilitasi dapat berjalan sesuai target.


Sementara itu, kerusakan cukup berat ditemukan di Daerah Irigasi Ampang Beringin, Kecamatan Kuranji. Saluran irigasi sepanjang kurang lebih 10 meter mengalami kerusakan serius akibat derasnya arus banjir. Untuk mengantisipasi terganggunya distribusi air ke lahan pertanian, Dinas PUPR langsung melakukan pekerjaan perbaikan menggunakan anggaran Operasional Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA).


Di wilayah Kecamatan Pauh, tepatnya Daerah Irigasi Limau Manis, proses rehabilitasi juga terus berjalan. Perbaikan bendungan dilaksanakan oleh rekanan CV Generasi Baru. Saat ini, pihak pelaksana telah mendirikan direksi keet sebagai fasilitas pendukung pekerjaan sekaligus memobilisasi alat berat ke lokasi guna mempercepat proses konstruksi.


Malvi Hendri menegaskan, seluruh perkembangan tersebut merupakan hasil pemantauan intensif yang dilakukan Tim Monitoring PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1 di lapangan. Tim secara rutin mengevaluasi kondisi jaringan irigasi agar setiap kerusakan dapat segera ditangani sesuai tingkat urgensinya.

 

"Laporan hasil tim monitoring PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1 di lapangan mencakup penanganan D.I Lolo 1, perbaikan saluran rusak berat sepanjang kurang lebih 10 meter di D.I Ampang Beringin, serta pengerjaan bendungan di D.I Limau Manis. Kegiatan ini dilaksanakan pascabanjir yang melanda Kota Padang pada Senin, 3 Agustus 2026 lalu," jelasnya.


Melalui percepatan penanganan di sejumlah daerah irigasi tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap aliran air menuju areal persawahan dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin. Pemulihan jaringan irigasi ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya rehabilitasi infrastruktur pascabencana, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menjaga produktivitas pertanian, melindungi mata pencaharian petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah setelah bencana banjir.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update