
Hujan Deras Guyur Kota Padang, BWS Sumatera V Operasikan Dua Pompa Banjir Berkapasitas 1.000 Liter per Detik
D'On, Padang – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan genangan air di sejumlah titik. Sebagai langkah cepat untuk mempercepat surutnya genangan dan meminimalkan dampak banjir terhadap aktivitas masyarakat, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang mengoperasikan dua unit pompa banjir di Rumah Pompa belakang PSDA-BK.
Dua unit pompa tersebut memiliki kapasitas total mencapai 1.000 liter per detik, sehingga mampu mempercepat pembuangan air dari kawasan yang terdampak menuju saluran pembuangan utama. Pengoperasian pompa dilakukan secara intensif selama kondisi debit air masih tinggi dan genangan belum sepenuhnya surut.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat BWS Sumatera V Padang dalam mendukung penanganan banjir di Kota Padang. Selain mengoperasikan rumah pompa, petugas juga terus memantau kondisi saluran drainase, tinggi muka air, serta memastikan seluruh peralatan pengendali banjir berfungsi optimal.
Plt. Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan seluruh personel dan infrastruktur pengendali banjir untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
"Hujan dengan intensitas tinggi memang menyebabkan peningkatan debit air sehingga memicu genangan di beberapa kawasan. Sebagai bentuk respons cepat, kami langsung mengoperasikan dua unit pompa banjir dengan kapasitas gabungan 1.000 liter per detik agar air dapat dialirkan lebih cepat dan genangan segera berkurang," ujar Reski Wahyudi.
Ia menjelaskan, rumah pompa merupakan salah satu infrastruktur penting dalam sistem pengendalian banjir, terutama di kawasan perkotaan yang memiliki elevasi rendah dan sistem drainase yang memerlukan bantuan mekanis ketika curah hujan sangat tinggi.
"Kami terus melakukan pemantauan di lapangan dan memastikan seluruh peralatan siap beroperasi kapan pun dibutuhkan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga terus dilakukan agar penanganan banjir berjalan efektif dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman," katanya.
Reski juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fungsi saluran air dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun drainase. Menurutnya, upaya pengendalian banjir tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga memerlukan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
"Pengendalian banjir adalah tanggung jawab bersama. Infrastruktur yang kami bangun dan operasikan akan bekerja lebih optimal apabila saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat sampah. Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi menjaga lingkungan demi mengurangi risiko banjir di masa mendatang," tuturnya.
BWS Sumatera V Padang memastikan seluruh personel tetap bersiaga selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung. Pemantauan terhadap perkembangan cuaca, tinggi muka air, dan kondisi sungai dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan dampak banjir terhadap masyarakat.
Dengan kesiapsiagaan personel, optimalisasi rumah pompa, serta sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat, BWS Sumatera V Padang berharap penanganan banjir dapat berlangsung lebih cepat sehingga dampak yang ditimbulkan dapat ditekan semaksimal mungkin.
(Mond)
#BWSSVPadang #Padang #Peristiwa #Banjir