Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dua Atlet Muda SMPN 25 Padang Lolos ke O2SN Nasional, Siap Harumkan Nama Sumatera Barat

05 August 2026 | August 05, 2026 WIB Last Updated 2026-08-05T09:01:32Z

Dua Atlet Muda SMPN 25 Padang Lolos ke O2SN Nasional, Siap Harumkan Nama Sumatera Barat



D'On, PadangPrestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kota Padang. Dua siswa SMP Negeri 25 Padang berhasil mengukir sejarah dengan menjadi juara pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026. Berkat pencapaian tersebut, keduanya dipastikan mewakili Sumatera Barat pada ajang O2SN tingkat nasional yang akan digelar pada September mendatang.


Dua atlet muda berprestasi itu adalah Veodri Ugraha Marvi, peraih juara pertama cabang olahraga pencak silat nomor jurus tunggal, serta Cinta Early, juara cabang olahraga renang. Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMP Negeri 25 Padang, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di sekolah mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi hingga tingkat nasional.


Kepala SMP Negeri 25 Padang, Herry Susanto, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian kedua siswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan secara konsisten, didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, pelatih, dan pemerintah.


"Veodri berhasil menjadi juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat pada cabang pencak silat, sedangkan Cinta Early menjadi yang terbaik pada O2SN cabang renang tingkat provinsi. Keduanya akan mewakili Sumatera Barat pada O2SN tingkat nasional," ujar Herry di SMP Negeri 25 Padang, Rabu (5/8/2026).


Ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat mereka di berbagai bidang.


Saat ini, SMP Negeri 25 Padang memiliki 19 kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup olahraga, seni, akademik, hingga penelitian. Melalui berbagai kegiatan tersebut, sekolah berupaya membentuk karakter siswa sekaligus menggali potensi terbaik yang dimiliki setiap peserta didik.


Menurut Herry, pembinaan atlet dilakukan secara bertahap. Sekolah memberikan fasilitas, motivasi, serta ruang pengembangan bakat, sedangkan pembinaan teknis dan peningkatan kemampuan atlet dilakukan bersama klub masing-masing agar kualitas latihan tetap optimal.


"Yang terpenting adalah anak-anak memiliki cita-cita tinggi, disiplin, dan semangat juang. Prestasi tidak datang dengan sendirinya, tetapi diraih melalui latihan yang sungguh-sungguh. Nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada seluruh siswa," katanya.


Keberhasilan Veodri dan Cinta juga menjadi cerminan keberhasilan sistem pembinaan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah. Tidak hanya mengejar kemenangan, para siswa didorong memiliki mental tangguh, disiplin tinggi, serta kemampuan mengelola waktu antara belajar dan berlatih.


Bagi Veodri Ugraha Marvi, kesempatan tampil di tingkat nasional merupakan impian yang berhasil diwujudkan melalui perjuangan panjang. Atlet pencak silat muda ini mengaku menjalani latihan enam kali dalam sepekan demi mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat pada tingkat nasional.


"Saya berlatih enam kali dalam seminggu sebagai persiapan menghadapi O2SN tingkat nasional pada September nanti. Terima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, terutama Bapak Kepala Sekolah, yang selalu memberikan dukungan," ungkapnya.


Sementara itu, Cinta Early datang ke O2SN nasional dengan modal prestasi yang sangat impresif. Selain menjadi juara O2SN tingkat kota dan provinsi, siswi kelas IX.1 tersebut juga mencatatkan sederet prestasi pada berbagai kejuaraan renang.


Pada Kejuaraan Daerah (Kejurda), Cinta berhasil meraih tujuh medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Prestasi itu kembali disempurnakan pada ajang Yuyong Series dengan koleksi empat medali emas dan empat medali perak.


Untuk menghadapi O2SN tingkat nasional, intensitas latihan Cinta bahkan meningkat drastis menjadi 15 kali dalam sepekan, menunjukkan keseriusan dan tekadnya untuk memberikan hasil terbaik bagi Sumatera Barat.


"Untuk persiapan nasional, intensitas latihan saya ditingkatkan menjadi 15 kali dalam seminggu. Saya berterima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, Dinas Pendidikan, serta Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang telah memberikan dukungan kepada saya," tuturnya.


Prestasi kedua siswa tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan sekolah, yang didukung oleh Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berjalan secara berkesinambungan dan mampu menghasilkan atlet-atlet muda berdaya saing tinggi.


Keberhasilan Veodri Ugraha Marvi dan Cinta Early diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Dengan semangat, disiplin, serta kerja keras, keduanya kini membawa harapan besar masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat untuk kembali mengukir prestasi pada panggung Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2026, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.


(Mond)


#Padang #Daerah #Olahraga

×
Berita Terbaru Update