Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banuaran, Maigus Nasir: Keselamatan dan Kepedulian Harus Jadi Prioritas

07 July 2026 | July 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T14:43:21Z

Pemko Padang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banuaran, Maigus Nasir: Keselamatan dan Kepedulian Harus Jadi Prioritas



D'On, Padang Pemerintah Kota Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada korban kebakaran rumah di Jalan Raya Banuaran, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (7/7/2026).


Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran, BPKAD Kota Padang, unsur Forkopimca Kecamatan Lubuk Begalung, serta perwakilan BAZNAS Kota Padang.


Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada pemilik rumah, Irka Puspa Dewi (45). Selain itu, BAZNAS Kota Padang memberikan bantuan sebesar Rp1.500.000, sementara BPBD Kota Padang menyalurkan bantuan berupa perlengkapan mandi dan berbagai kebutuhan rumah tangga untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban.


Musibah kebakaran yang menimpa rumah Irka Puspa Dewi terjadi pada 12 Mei 2026. Kobaran api menghanguskan bagian lantai dua rumah beserta sejumlah barang berharga seperti kasur, lemari, pintu, hingga sepeda. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting instalasi listrik.


Di hadapan korban dan masyarakat sekitar, Maigus Nasir menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas musibah yang dialami keluarga tersebut. Menurutnya, setiap bencana merupakan ujian yang membutuhkan kesabaran sekaligus momentum untuk memperkuat rasa kepedulian antarsesama.


"Musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT, kehidupan dan kematian diciptakan untuk menguji hamba-Nya. Mari kita berserah diri, bersabar, dan ikhlas dalam menghadapi setiap ujian yang diberikan Allah SWT," ujar Maigus.


Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah memang tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.


Maigus juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, terutama memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Kondisi cuaca yang lebih kering berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila masyarakat lengah terhadap sumber-sumber api maupun instalasi listrik yang tidak layak.


"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan peralatan elektronik yang masih terhubung dengan arus listrik, berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, serta mewaspadai berbagai sumber yang dapat memicu kebakaran," pesannya.


Ia berharap upaya pencegahan dapat dimulai dari lingkungan keluarga dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar keamanan, serta meningkatkan kesadaran seluruh anggota keluarga mengenai langkah-langkah antisipasi kebakaran.


Pada kesempatan itu, Maigus Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat sejak peristiwa kebakaran terjadi hingga proses penyaluran bantuan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, Dinas Sosial, BAZNAS, jajaran kecamatan, unsur Forkopimca, serta masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di Kota Padang.


"Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik moril maupun materiil. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT. Kita berharap ke depan tidak ada lagi musibah serupa yang terjadi di Kota Padang," tutupnya.


Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga memastikan korban memperoleh dukungan sosial agar dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update