Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Kebut Pembangunan 183 Huntap Terpusat di Sungkai, Target Rampung Akhir 2026

31 July 2026 | July 31, 2026 WIB Last Updated 2026-07-31T09:35:54Z

Pemko Padang Kebut Pembangunan 183 Huntap Terpusat di Sungkai, Target Rampung Akhir 2026



D'On, Padang Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mempercepat upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana melalui pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Terpusat Sungkai. Program strategis ini menjadi salah satu tonggak penting dalam penyediaan rumah layak huni bagi warga yang selama ini masih menantikan kepastian tempat tinggal permanen.


Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Padang, seluruh persiapan pembangunan kini terus dimatangkan. Kabar baiknya, pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah mengalokasikan bantuan pembangunan sebanyak 183 unit huntap lengkap dengan seluruh fasilitas pendukungnya.


Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya berupa bangunan rumah, tetapi juga telah mencakup pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) yang menjadi syarat utama terciptanya kawasan permukiman yang layak.


"Untuk pembangunan Huntap Sungkai, Alhamdulillah kita mendapat bantuan langsung dari Kementerian PKP sebanyak 183 unit lengkap dengan PSU-nya, mulai dari jalan lingkungan, drainase, jaringan air minum hingga jaringan listrik," ujarnya di Kantor Disperkim Kota Padang, Jumat (31/7/2026).


Menurut Tri, pembagian tugas antara pemerintah pusat dan daerah telah disusun secara jelas. Kementerian PKP bertanggung jawab membangun rumah beserta infrastruktur kawasan, sedangkan Pemko Padang berkewajiban menyiapkan lahan agar siap dibangun.


Saat ini, proses land clearing atau pembersihan lahan di kawasan Sungkai sedang berlangsung. Selain memastikan lahan siap digunakan, Pemko juga tengah mempersiapkan ketersediaan sumber air sebagai bagian dari kebutuhan dasar kawasan permukiman baru tersebut.


"Kewajiban Pemko adalah melakukan land clearing. Alhamdulillah sekarang proses itu sedang berjalan. Selain itu kita juga menyiapkan sumber air agar ketika rumah selesai dibangun, seluruh kebutuhan dasar penghuni sudah tersedia," jelasnya.


Berdasarkan hasil koordinasi terakhir dengan Kementerian PKP, pembangunan fisik rumah dijadwalkan mulai dilaksanakan pada awal September 2026. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, maka seluruh pembangunan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun.


"Informasi terakhir yang kami terima dari kementerian, pembangunan akan dimulai awal September. InsyaAllah tahun ini selesai sehingga pada akhir tahun nanti sudah tersedia 183 unit huntap di Sungkai yang siap ditempati masyarakat," kata Tri optimistis.


Wujud Komitmen Pemulihan Pascabencana


Pembangunan Huntap Terpusat Sungkai merupakan bagian dari program besar Pemko Padang dalam memenuhi kebutuhan rumah permanen bagi masyarakat terdampak bencana sebagaimana tertuang dalam SK 119, yang mencatat kebutuhan sebanyak 523 unit hunian tetap.


Dari total kebutuhan tersebut, sebanyak 183 unit akan dibangun di kawasan Sungkai melalui dukungan Kementerian PKP. Sementara 340 unit lainnya direncanakan berada di kawasan Balai Gadang dengan dukungan pembangunan dari Yayasan Buddha Tzu Chi.


Untuk proyek di Balai Gadang, pemerintah daerah tetap memegang peran penting dengan menyiapkan seluruh infrastruktur dasar kawasan, mulai dari pembangunan jalan lingkungan, sistem drainase, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.


"Total kebutuhan huntap sesuai SK 119 sebanyak 523 unit. Rinciannya 183 unit di Sungkai yang dibantu Kementerian PKP, sedangkan 340 unit di Balai Gadang akan dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Pemko bertanggung jawab menyediakan seluruh PSU agar kawasan benar-benar siap dihuni," terang Tri.


Harapan Baru bagi Penyintas


Keberadaan Huntap Terpusat Sungkai diharapkan menjadi titik awal kehidupan baru bagi ratusan keluarga yang selama ini masih bertahan di hunian sementara maupun tempat tinggal yang belum memenuhi standar kelayakan.


Dengan dukungan penuh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak, pembangunan kawasan ini diharapkan tidak sekadar menghadirkan rumah, tetapi juga membentuk lingkungan permukiman yang aman, nyaman, sehat, dan memiliki akses terhadap infrastruktur dasar yang memadai.


Apabila target pembangunan dapat dipenuhi sesuai jadwal, maka pada penghujung tahun 2026 sebanyak 183 keluarga akan memiliki rumah permanen yang lebih layak. Bersama pembangunan 340 unit di Balai Gadang, langkah tersebut menjadi bagian penting dari percepatan pemulihan pascabencana sekaligus bukti nyata komitmen Pemko Padang dalam memenuhi hak masyarakat atas tempat tinggal yang aman dan bermartabat.


(Mond)


#Daerah #Padang

×
Berita Terbaru Update