Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

MTQN ke-42 Kecamatan Nanggalo Resmi Dibuka, Maigus Nasir Tegaskan Misi Mencetak Generasi Qurani dan Mengantarkan Padang Juara di Tingkat Provinsi

20 June 2026 | June 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T07:48:30Z

MTQN ke-42 Kecamatan Nanggalo Resmi Dibuka, Maigus Nasir Tegaskan Misi Mencetak Generasi Qurani dan Mengantarkan Padang Juara di Tingkat Provinsi



D'On, PADANGSemangat syiar Islam dan upaya membangun generasi Qurani kembali bergema di Kecamatan Nanggalo. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kecamatan Nanggalo yang berlangsung di halaman Kantor Camat Nanggalo, Sabtu (20/6/2026).


Pembukaan MTQN berlangsung meriah dan penuh nuansa religius. Acara ditandai dengan pemukulan gendang tabuh sebagai simbol dimulainya perhelatan tahunan yang menjadi ajang pembinaan, pengembangan, sekaligus syiar Islam di tengah masyarakat.


Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan kehadiran Bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menampilkan beragam produk unggulan masyarakat setempat, sehingga kegiatan keagamaan tersebut juga mampu mendorong perputaran ekonomi warga.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Anggota DPRD Kota Padang Faisal Nasir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang Amrizal Rengganis, Camat Nanggalo David Ferdinand, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo Syaifuddin Zuhri, unsur Forkopimca Nanggalo, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.


MTQN Bukan Sekadar Perlombaan


Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa MTQN bukan hanya ajang kompetisi mencari qari, qariah, hafiz, maupun hafizah terbaik. Lebih dari itu, MTQN merupakan sarana syiar Islam yang bertujuan menanamkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas karakter dan spiritual masyarakatnya.


"MTQN bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Kita berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ujar Maigus.


Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh kecamatan di Kota Padang yang telah menuntaskan pelaksanaan MTQN tingkat kecamatan dan mulai bersiap menghadapi MTQN tingkat Kota Padang yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang.


Target Besar, Padang Incar Juara Umum Sumbar 2027


Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir juga menyampaikan target besar Pemerintah Kota Padang untuk mengembalikan kejayaan Kota Padang di ajang MTQN tingkat Provinsi Sumatera Barat.


Ia meminta seluruh kecamatan mempersiapkan diri secara maksimal dengan mengikutsertakan peserta pada seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan.


"Kami meminta setiap kecamatan harus mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. Ini bagian dari upaya kita untuk merebut Juara Umum pada MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2027 mendatang," tegasnya.


Menurut Maigus, pencapaian tersebut tidak mungkin diraih secara instan, melainkan membutuhkan pembinaan berkelanjutan sejak tingkat kelurahan hingga kecamatan.


Pelantikan Pengurus LPTQ dan Dewan Hakim


Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelantikan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Nanggalo periode 2026-2030 oleh Maigus Nasir selaku Ketua Umum LPTQ Kota Padang.


Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Hakim MTQN ke-42 Kecamatan Nanggalo yang nantinya bertugas memastikan seluruh perlombaan berjalan secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.


Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pembinaan Al-Qur'an secara berjenjang di Kota Padang.


Visi Kota Padang: Smart City yang Religius dan Berbudaya


Pada kesempatan tersebut, Maigus Nasir kembali menegaskan arah pembangunan Kota Padang di bawah visi besar menjadikan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city), sehat, berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera.


Menurutnya, visi tersebut diterjemahkan ke dalam sembilan program unggulan yang saling terintegrasi.


Salah satunya adalah Program Padang Amanah yang bertujuan menciptakan aparatur pemerintahan yang berintegritas, profesional, dan bebas dari praktik pungutan liar.


Kemudian Program Padang Juara yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bantuan pendidikan bagi para pelajar.


Selain itu, Program Smart Surau juga menjadi salah satu andalan Pemerintah Kota Padang dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan berbasis masjid dan surau.


Maigus meyakini, berbagai program tersebut memiliki keterkaitan erat dengan semangat penyelenggaraan MTQN yang berupaya membangun masyarakat religius, berbudaya, dan berkarakter kuat.


Perkuat Adat dan Budaya Minangkabau


Tidak hanya menitikberatkan pembangunan pada aspek religius, Pemerintah Kota Padang juga terus memperkuat nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.


Hal tersebut diwujudkan melalui Program Unggulan Sinergi Nagari yang bertujuan menghidupkan kembali peran lembaga adat di tengah masyarakat.


"Kita juga memiliki Progul Sinergi Nagari yang bertujuan memperkuat peran adat dan budaya. Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD telah mengesahkan Perda Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau," ungkapnya.


Diikuti 192 Peserta dari Seluruh Kelurahan


Sementara itu, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo, Syaifuddin Zuhri, menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQN berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Juni 2026.


Sebanyak 192 peserta dari seluruh kelurahan di Kecamatan Nanggalo ambil bagian dalam berbagai cabang perlombaan.


"Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Tilawah Al-Qur'an, Hifzil Qur'an, Tartil Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Adzan, dan Khutbah. Para pemenang nantinya akan kami persiapkan untuk mengikuti MTQN Tingkat Kota Padang," katanya.


Ia berharap MTQN dapat menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur'an, sekaligus melahirkan bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama Kecamatan Nanggalo dan Kota Padang pada berbagai jenjang kompetisi di masa mendatang.


Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi, MTQN menjadi pengingat bahwa Al-Qur'an tetap harus menjadi pedoman utama dalam membangun peradaban, mencetak generasi yang berakhlak mulia, dan mewujudkan Kota Padang yang maju tanpa kehilangan jati diri religius dan budayanya.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update