![]() |
| Meski Diguyur Hujan, Semangat Warga Tak Surut: Car Free Day Dharmasraya Tetap Meriah dan Penuh Kehangatan |
D'On Dharmasraya — Langit pagi di kawasan Sport Center Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (7/6/2026), semula tampak mendung. Awan kelabu perlahan menggantung di atas lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang setiap pekannya menjadi ruang berkumpul masyarakat dari berbagai penjuru daerah. Namun cuaca yang kurang bersahabat itu ternyata tak mampu mengurangi semangat warga untuk hadir dan menikmati suasana akhir pekan yang sehat, santai, dan penuh kebersamaan.
Sejak pagi hari, ribuan warga telah memadati kawasan Sport Center. Ada yang datang bersama keluarga, komunitas olahraga, hingga kelompok sahabat yang memanfaatkan momentum CFD untuk berolahraga sekaligus bersosialisasi. Ketika gerimis mulai turun dan berubah menjadi hujan, sebagian besar peserta tidak beranjak pulang. Mereka justru tetap melanjutkan aktivitas masing-masing dengan penuh antusias.
Di lintasan utama CFD, sejumlah pelari tetap berlari menembus rintik hujan. Para pesepeda juga terlihat mengayuh sepeda dengan santai, menikmati udara segar yang terasa semakin sejuk setelah hujan membasahi kawasan Koto Baru. Pemandangan tersebut menjadi bukti bahwa semangat hidup sehat masyarakat Dharmasraya tidak mudah dipatahkan oleh cuaca.
Di sisi lain, deretan tenda dan stan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menjadi tempat favorit warga untuk berteduh. Namun, bukan sekadar menghindari hujan, banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan itu untuk mengenal berbagai layanan yang disediakan pemerintah serta mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Aroma aneka kuliner khas daerah menguar dari sejumlah stan makanan yang ramai dikunjungi warga. Berbagai menu sarapan pagi laris diburu pengunjung yang ingin menghangatkan tubuh sambil menikmati suasana hujan. Di stan kesehatan, petugas tampak sibuk melayani masyarakat yang ingin memeriksa tekanan darah, kadar gula, hingga berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka.
Menariknya, CFD kali ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana edukasi publik. Salah satu stan yang cukup ramai dikunjungi adalah stan BPJS Kesehatan. Di lokasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung terkait layanan dan kepesertaan BPJS.
Salah seorang pengunjung, Erva, mengaku sengaja datang dari Siguntur untuk mengikuti CFD. Namun di sela kegiatan olahraga, ia memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai kepesertaan BPJS bagi anak keempat dalam keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Saya ingin mendapatkan informasi yang jelas mengenai cara mendaftarkan anak keempat agar tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan," ujarnya.
Petugas BPJS Kesehatan yang bertugas di lokasi, Tata, menjelaskan bahwa anak keempat dari peserta ASN memang tidak termasuk dalam tanggungan inti yang otomatis dijamin. Namun demikian, anak tersebut tetap dapat didaftarkan sebagai peserta mandiri atau peserta keluarga tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Melalui kegiatan CFD ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kami memberikan informasi, edukasi, sekaligus membantu warga memahami hak dan kewajiban mereka sebagai peserta BPJS Kesehatan," jelas Tata.
Menurutnya, keberadaan stan pelayanan publik di area CFD menjadi salah satu cara efektif untuk menjangkau masyarakat secara langsung di luar suasana formal perkantoran.
Tak lama kemudian, hujan yang sejak pagi mengguyur kawasan Sport Center mulai mereda. Langit perlahan kembali terang. Seiring cuaca yang membaik, dentuman musik dari pengeras suara menggema ke seluruh area CFD. Suara instruktur senam terdengar lantang mengajak masyarakat berkumpul di lapangan utama.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, tampak bersemangat mengikuti gerakan senam bersama. Gelak tawa dan wajah-wajah ceria kembali menghiasi kawasan CFD yang sebelumnya sempat diguyur hujan. Energi positif seolah mengalir dari setiap gerakan yang dilakukan secara kompak dan penuh semangat.
Di tengah keramaian tersebut, hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison. Dengan sikap ramah dan senyum khasnya, ia menyapa masyarakat yang hadir serta meluangkan waktu untuk berfoto bersama warga.
Kehadiran Sekda menjadi simbol kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat. Di tengah suasana santai CFD, komunikasi antara pemerintah dan warga terasa lebih cair dan hangat. Tidak ada sekat formalitas. Semua berbaur dalam semangat yang sama, yakni membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan bahagia.
Car Free Day Dharmasraya bukan sekadar kegiatan mingguan tanpa kendaraan bermotor. Lebih dari itu, CFD telah menjelma menjadi ruang publik yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu suasana yang penuh kebersamaan. Di sana ada olahraga, layanan kesehatan, edukasi publik, promosi UMKM, hingga ruang interaksi sosial yang memperkuat hubungan antarsesama warga.
Minggu pagi itu, hujan memang sempat turun membasahi Sport Center Koto Baru. Namun hujan tidak mampu menghapus semangat masyarakat Dharmasraya. Justru dari rintik yang turun, terlihat betapa kuatnya antusiasme warga untuk tetap bergerak, berolahraga, belajar, dan menikmati kebersamaan.
Sebuah potret sederhana yang menunjukkan bahwa semangat masyarakat Dharmasraya untuk hidup sehat dan membangun kebersamaan selalu lebih besar daripada cuaca yang datang menghadang.
(Papa Juan)
#CFD #Daerah #KabupatenDharmasraya

