
Hoaks "Pocong Begal" Bikin Resah di Pessel, Tim Gabungan Turun Gunung! Polisi Tegaskan: Jangan Mau Diadu Domba Informasi Palsu
D'On, Pesisir Selatan – Keresahan warga akibat beredarnya video dan isu liar tentang kemunculan "Pocong Begal" di Kecamatan Batang Kapas akhirnya mendapat respons tegas dari aparat dan pemerintah nagari. Tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Nagari, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat turun langsung ke lapangan menggelar patroli besar-besaran hingga dini hari guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Patroli yang dimulai Jumat malam (29/5) sekitar pukul 22.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Wali Nagari Koto Nan Duo, Mahardicka, S.H., NL.P., didampingi Bhabinkamtibmas Bripka Bayu Satria, S.H., Kanit Intelkam Polsek Batang Kapas Aipda Jolly Stiven, serta personel Babinsa Koramil 05 Batang Kapas.
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk meredam kepanikan masyarakat setelah beredarnya video dan informasi viral yang mengaitkan adanya teror "Pocong Begal" di sejumlah wilayah. Aparat menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sehingga masyarakat diminta tidak mudah percaya apalagi ikut menyebarkannya.
"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi aman sekaligus mengingatkan warga agar tidak terpengaruh informasi yang belum jelas sumber dan faktanya. Jangan sampai masyarakat diadu domba atau dibuat panik oleh konten-konten menyesatkan di media sosial," tegas salah seorang petugas dalam kegiatan tersebut.
Selama patroli berlangsung, tim gabungan menyisir kawasan permukiman warga sembari melakukan dialog langsung dengan masyarakat. Edukasi literasi digital menjadi salah satu fokus utama, mengingat maraknya penyebaran informasi palsu yang berpotensi memicu keresahan, ketakutan, bahkan tindakan yang melanggar hukum.
Aparat juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip "saring sebelum sharing" serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110, daripada mengambil kesimpulan sendiri berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.
Menariknya, patroli tersebut juga membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat. Sejumlah tokoh pemuda dan warga sepakat mengaktifkan kembali pos ronda malam di setiap kampung sebagai langkah nyata menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan warga.
Patroli maraton yang berlangsung hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 03.10 WIB itu berakhir tanpa ditemukan gangguan keamanan. Situasi di Kenagarian Koto Nan Duo terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran aparat bersama pemerintah nagari di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa keamanan tidak boleh dikalahkan oleh isu-isu liar di media sosial. Di saat hoaks berusaha menebar ketakutan, sinergi antara warga, pemerintah, dan aparat justru menjadi kekuatan utama untuk menjaga ketenangan dan stabilitas masyarakat di Batang Kapas.
(Mond)
#Daerah #Peristiwa #KabupatenPesisirSelatan