
Kunjungan Strategis Tanah Datar ke Dispusip Padang: Perkuat Inovasi Galeri Arsip dan Rancang Diorama Sejarah
D'On, Padang — Upaya memperkuat pengelolaan arsip sebagai sumber pengetahuan publik terus digencarkan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Datar melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang dalam rangka konsultasi pengembangan galeri arsip serta perencanaan pembangunan diorama sejarah.
Kegiatan yang berlangsung di Galeri Arsip Statis, Gedung Balai Kota Lama Padang, Jalan M. Yamin No. 70 pada Selasa (21/4/2026), ini bukan sekadar kunjungan formal. Lebih dari itu, pertemuan menjadi ruang bertukar gagasan strategis tentang bagaimana arsip tidak hanya disimpan, tetapi juga “dihidupkan” agar memiliki nilai edukatif, historis, dan bahkan wisata.
Rombongan dari Tanah Datar disambut langsung oleh jajaran Dispusip Kota Padang yang diwakili Kepala Bidang Kearsipan, Elvi. Diskusi berlangsung dinamis, membahas berbagai aspek penting mulai dari tata kelola arsip statis hingga inovasi penyajian informasi kepada publik.
Menghidupkan Arsip, Mendekatkan Sejarah ke Masyarakat
Salah satu fokus utama pembahasan adalah pengembangan galeri arsip sebagai ruang edukasi publik yang menarik dan interaktif. Tidak lagi sekadar menampilkan dokumen lama, galeri arsip kini diarahkan menjadi media storytelling sejarah yang mampu menggugah minat generasi muda.
Selain itu, rencana pembangunan diorama sejarah menjadi topik yang menyita perhatian. Diorama dinilai sebagai cara efektif menghadirkan peristiwa masa lalu dalam bentuk visual yang konkret, sehingga memudahkan masyarakat memahami konteks sejarah secara lebih utuh.
Tak kalah penting, proses alih media arsip juga menjadi sorotan. Digitalisasi dinilai sebagai langkah krusial untuk menjaga keberlanjutan arsip sekaligus memperluas akses publik di era teknologi saat ini.
Strategi Kearsipan Modern
Dalam diskusi tersebut, sejumlah poin strategis mengemuka:
- Penguatan sistem pengumpulan dan seleksi arsip bernilai guna tinggi
- Digitalisasi sebagai langkah pelestarian dan efisiensi akses
- Penyajian arsip berbasis narasi dan visual interaktif
- Integrasi galeri arsip dengan sektor pendidikan dan pariwisata
Pendekatan ini menunjukkan bahwa kearsipan modern tidak lagi bersifat pasif, melainkan aktif membangun keterhubungan antara masa lalu dan masa kini.
Kepala Dispusip Kota Padang: Arsip Bukan Sekedar Dokumen yang Disimpan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, menegaskan bahwa transformasi pengelolaan arsip menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan zaman.
“Arsip bukan sekadar dokumen yang disimpan, tetapi memori kolektif yang harus dihidupkan. Tantangan kita hari ini adalah bagaimana membuat arsip menjadi relevan, menarik, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya generasi muda.”
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip.
“Kunjungan seperti ini sangat penting karena membuka ruang berbagi praktik baik. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Inovasi lahir dari kolaborasi, dari diskusi yang jujur dan terbuka seperti ini.”
Menurut Heriza, pengembangan galeri arsip dan diorama sejarah merupakan langkah strategis untuk memperkuat literasi sejarah masyarakat.
“Kalau arsip hanya tersimpan di rak, ia akan diam. Tapi ketika kita kemas dalam galeri dan diorama, arsip itu berbicara. Ia memberi pelajaran, membangun identitas, dan bahkan bisa menjadi daya tarik wisata edukasi.”
Menuju Arsip yang Lebih Bermakna
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kearsipan kini bergerak ke arah yang lebih progresif. Tidak hanya menjaga masa lalu, tetapi juga menyajikannya dengan cara yang relevan untuk masa depan.
Dengan sinergi antar daerah dan komitmen terhadap inovasi, galeri arsip diharapkan tidak lagi dipandang sebagai ruang sunyi, melainkan menjadi pusat pembelajaran yang hidup, inspiratif, dan bermakna bagi masyarakat luas.
(Mond)
#DinasPepustakaandanArsipPadang #Daerah #Padang