
Jaksa Masuk Sekolah 2026 di Padang: Menanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini untuk Generasi Berintegritas
D'On, PADANG — Upaya membangun generasi muda yang sadar hukum dan berintegritas terus digencarkan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Pada Selasa, 28 April 2026, kegiatan tersebut kembali digelar di SMA Negeri 15 Padang dengan mengusung tema “Membangun Kesadaran Hukum Generasi Muda: Cerdas, Berintegritas, dan Bebas dari Penyimpangan.”
Kegiatan ini dipimpin oleh Benyamin Arsis, S.H., dan menjadi bagian dari strategi edukatif Kejaksaan dalam mendekatkan pemahaman hukum kepada kalangan pelajar. Program JMS tidak sekadar penyuluhan biasa, tetapi dirancang sebagai ruang interaksi yang komunikatif, di mana siswa dapat memahami hukum secara lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, Kejati Sumbar menghadirkan sejumlah pemateri berkompeten, yakni Ardi, S.H., M.H., dan Rifki Riza, S.H., sebagai Jaksa Fungsional, serta Sonia Sanuarija, S.H., M.H., selaku Pranata Humas. Mereka menyampaikan materi dengan pendekatan yang interaktif, sehingga siswa tidak hanya mendengar, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari tugas dan fungsi Kejaksaan Republik Indonesia hingga isu-isu krusial yang kerap dihadapi generasi muda. Salah satu fokus utama adalah bahaya penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi ancaman serius di kalangan remaja. Para pemateri menekankan bahwa dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan dan berujung pada konsekuensi hukum yang berat.
Selain itu, isu perundungan (bullying) di lingkungan sekolah turut menjadi perhatian. Para jaksa mengajak siswa untuk memahami bahwa bullying bukan sekadar tindakan iseng, melainkan perilaku yang dapat berdampak psikologis serius dan memiliki konsekuensi hukum. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan empati serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.
Program JMS sendiri merupakan wujud komitmen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sejak usia dini. Melalui pendekatan humanis, para jaksa hadir langsung di tengah-tengah pelajar untuk memberikan pemahaman bahwa hukum bukan sesuatu yang menakutkan, melainkan pedoman hidup yang harus dipahami dan dijalankan.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Kejaksaan dalam mendukung visi besar pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pembentukan karakter menjadi poin penting yang terus didorong melalui program ini.
Dengan adanya kegiatan seperti Jaksa Masuk Sekolah, diharapkan para pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang kuat, berintegritas tinggi, serta mampu menjauhi berbagai bentuk penyimpangan. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga berkarakter Pancasila dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(Mond)
#JaksaMasukSekolah #Padang #KejatiSumbar