-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dispusip Kota Padang Perkuat Tata Kelola, Fokus pada Manajemen Risiko dan Pencegahan Fraud

09 April 2026 | April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T10:23:59Z

Dispusip Kota Padang Perkuat Tata Kelola, Fokus pada Manajemen Risiko dan Pencegahan Fraud



D'On, Padang Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berintegritas, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang mengikuti kegiatan Sosialisasi Manajemen Risiko dan Pelaksanaan Rencana Tindak Pengendalian (RTP) yang digelar oleh Bappeda Kota Padang.


Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan Kota Padang untuk memperkuat pemahaman terkait pengelolaan risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus mendorong terciptanya sistem pengendalian internal yang lebih efektif.


Dalam sosialisasi tersebut, peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai identifikasi, analisis, hingga mitigasi risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan organisasi. Salah satu fokus utama yang disoroti adalah risiko fraud atau kecurangan, yang dinilai masih menjadi tantangan serius dalam tata kelola sektor publik.


Selain itu, aspek kemitraan juga menjadi perhatian penting. Kolaborasi yang belum optimal antar pemangku kepentingan dinilai berpotensi menimbulkan celah risiko, baik dari sisi efektivitas program maupun akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.


Perwakilan Dispusip Kota Padang menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen nyata untuk melakukan pembenahan internal secara berkelanjutan. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap manajemen risiko, Dispusip diharapkan mampu menyusun Rencana Tindak Pengendalian (RTP) yang tepat sasaran dan aplikatif.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Heriza Syafanindalam keterangannya kepada dirgantaraonline, Kamis (9/4/2026) menyampaikan pandangan yang lugas dan bernas terkait pentingnya kegiatan ini.


“Manajemen risiko bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Setiap potensi risiko sekecil apa pun harus diidentifikasi dan dikelola dengan serius. Kami tidak ingin bekerja dalam zona nyaman, tetapi dalam sistem yang terukur dan terkendali,” tegasnya.


Ia juga menyoroti pentingnya integritas dalam mencegah praktik fraud di lingkungan kerja.

 

“Fraud seringkali terjadi bukan karena sistem yang lemah semata, tetapi juga karena lemahnya komitmen moral. Oleh karena itu, penguatan tata kelola harus berjalan beriringan dengan penguatan integritas sumber daya manusia,” tambahnya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemitraan yang kuat menjadi kunci keberhasilan pelayanan publik.


“Kami menyadari bahwa pelayanan publik tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi yang sehat, transparan, dan saling menguatkan adalah fondasi utama untuk menghadirkan layanan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Dispusip Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, menghadirkan pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan birokrasi modern yang adaptif, responsif, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan publik.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update